SUARA TASIKMALAYA - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan bahwa triad nuklir Rusia memungkinkan untuk menjaga keseimbangan kekuasaan global. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Putin saat bertemu dengan lulusan perguruan tinggi militer.
Triad Nuklir Rusia merupakan sistem pertahanan strategis yang terdiri dari tiga komponen utama: rudal balistik darat, kapal selam nuklir, dan pesawat pengebom strategis.
Sistem ini dimaksudkan untuk memastikan keberlanjutan dan keefektifan kemampuan nuklir Rusia dalam menghadapi ancaman potensial dari negara-negara lain.
Awal bulan ini, Departemen Luar Negeri AS juga mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi memberi tahu Rusia tentang status atau lokasi misil dan peluncur seperti yang diwajibkan dalam perjanjian kontrol senjata New START.
Selain itu, AS juga memutuskan untuk menghentikan inspeksi (pemeriksaan seksama) yang biasanya dilakukan oleh para inspektur Rusia di wilayah AS, dengan mencabut visa mereka.
Selanjutnya, Putin menjelaskan bahwa sekitar separuh dari pasukan rudal strategis Rusia dilengkapi dengan sistem rudal balistik antarbenua Yars. Ia juga menyatakan bahwa Rusia akan terus mengembangkan triad nuklir.
![Ilustrasi Nuklir Rusia. [KCNA VIA KNS/AFP]](https://media.suara.com/suara-partners/tasikmalaya/thumbs/1200x675/2023/06/24/1-uji-coba-rudal-korea-utara-rudal-hokkaido-ilustrasi-rudal-ilustrasi-nuklir-korea-utara.jpg)
Kondisi Pasca Pertempuran
Pada topik serangan balik Ukraina, Putin menyatakan bahwa pasukan Ukraina menderita banyak korban selama serangan balik mereka. Ia mengingatkan bahwa serangan Ukraina dimulai pada 4 Juni, dan pasukan Ukraina menggunakan cadangan strategis.
"Keanehan yang patut dicatat adalah kita melihat suatu keadaan yang cukup tenang. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa musuh menderita kerugian yang serius baik dalam hal personel maupun peralatan," ungkap Putin.
Presiden Rusia itu juga mengatakan bahwa Ukraina takut menderita kerugian besar di masa depan yang dapat mengakibatkan hilangnya potensi militer mereka. Ia menyebutkan bahwa beberapa bentuk pertempuran masih terjadi, seperti penembakan dan rekognisi paksa. Namun, operasi ofensif aktif belum dilakukan.
Putin menambahkan bahwa Rusia akan terus memasok sistem robotik serangan dan pesawat tak berawak kepada pasukan nasionalnya, dengan peningkatan dan percepatan produksi peralatan tersebut.
Peningkatan produksi sistem penanggulangan artileri (persenjataan) juga akan terus dilakukan, serta pasokan kendaraan lapis baja terbaru, sistem pertempuran serangan, dan sistem pertahanan udara.
"Memperkuat tentara tetap menjadi prioritas Rusia, tambah Putin, sambil menambahkan bahwa negara tersebut akan terus meningkatkan kekuatan militernya, serta mengembangkan model terbaru kendaraan lapis baja, sistem pertempuran serangan, dan sistem pertahanan udara". tambahnya.
Sekedar informasi, triad nuklir adalah konsep militer yang mengacu pada kemampuan suatu negara untuk meluncurkan serangan nuklir dari tiga platform yang berbeda, yaitu darat, laut, dan udara.
Konsep ini secara tradisional dikaitkan dengan negara-negara yang memiliki kemampuan nuklir yang kuat, seperti Amerika Serikat, Rusia dan kemungkinan juga Tiongkok.
***
Sumber: https://sputnikglobe.com/world/