Sayangkan Butet Kritik Anies dan Prabowo Lewat Pantun, Analis: Awal Kegaduhan

Ria Rizki Nirmala Sari, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 26 Juni 2023 | 12:18 WIB
Sayangkan Butet Kritik Anies dan Prabowo Lewat Pantun, Analis: Awal Kegaduhan
Butet Kertaredjasa membacakan puisi di peringatan Bulan Bung Karno di GBK. [Twitter]

Suara.com - Pengamat politik dari UIN Syarief Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno menilai pantun karya Butet Kertaradjasa menjadi polemik di tengah perayaan puncak Bulan Bung Karno di Stadion Utama GBK, Jakarta, Sabtu (24/6/2023) lalu.

Menurutnya, dalam pantun tersebut, Butet jelas memberikan kritik kepada Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Meskipun kritik dinilai sebagai hal lumrah, Adi menyayangkan hal itu disampaikan di acara PDIP.

"Secara umum, acara puncak Bulan Bung Karno di GBK berjalan cukup baik. Satu-satunya yang kurang oke soal pantun Butet ini," kata Adi saat dihubungi, Senin (26/6/2023).

"Andai Butet kritik Anies dan Prabowo bukan di forum PDIP, mungkin tak soal. Itu biasa, tapi ketika kritik Butet disampaikan di acara PDIP, disitulah kegaduhan berawal," tambah dia.

Perlu diketahui, dalam perayaan puncak Bulan Bung Karno pada Sabtu (24/6/2023) lalu, Butet menyampaikan pantun yang menyebut adanya calon presiden pandir dan si hobi culik.

"Di sini menyebutnya banjir, di sana menyebutnya air yang parkir. Begitulah kalau otaknya pandir," demikian bunyi salah satu pantun yang disampaikan Butet.

Butet kemudian membacakan pantun soal adanya sosok yang diincar oleh KPK karena nyolong, namun malah koar-koar mau dijegal.

"Pepes ikan dengan sambel terong, semakin nikmat tambah daging empal. Orangnya diteropong KPK karena nyolong, eh lha, kok koar-koar mau dijegal," ucap Butet.

Bahkan, Butet menyebut jika hati seluruh rakyat Indonesia akan sedih kalau dipimpin presiden yang hobinya menculik.

baca juga

"Hati seluruh rakyat Indonesia pasti akan sedih, jika kelak ada presiden hobinya kok menculik," kata dia.

Pantun-pantun ini menimbulkan reaksi dari politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon yang menyampaikan perlawanannya terhadap Butet melalui media sosial.

"Di zaman pak SBY dia sangat banyak mengkritik namun dulu aku masih menganggap tinggi mas Butet ini," ketik Jansen pada akun pribadinya di Twitter.

"Namun sekarang sah sudah. Dia ini kelasnya memang bukan Budayawan, tapi sekedar seniman komersil saja dan partisan. Jadi jangan terlalu tinggi lagi kita melihat dia!" tegas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adukan Keluhan Warga Jakarta, Heru Budi saat Ditelepon Ganjar: Saya Lagi jadi Saksi Akad Nikah

Adukan Keluhan Warga Jakarta, Heru Budi saat Ditelepon Ganjar: Saya Lagi jadi Saksi Akad Nikah

News | Senin, 26 Juni 2023 | 12:16 WIB

Eks Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi Jadi Kapolda Sumatera Utara

Eks Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi Jadi Kapolda Sumatera Utara

Riau | Senin, 26 Juni 2023 | 11:51 WIB

Relawan Beberkan Perbedaan Ganjar dan Prabowo, Chusnul Chotimah: Silahkan Rakyat Menilai

Relawan Beberkan Perbedaan Ganjar dan Prabowo, Chusnul Chotimah: Silahkan Rakyat Menilai

Liberte | Senin, 26 Juni 2023 | 11:48 WIB

Profil Butet Kartaredjasa: Rajin Kritik Pemerintahan, Kini Main Sindir-sindiran

Profil Butet Kartaredjasa: Rajin Kritik Pemerintahan, Kini Main Sindir-sindiran

News | Senin, 26 Juni 2023 | 11:45 WIB

Kontroversi Puisi Butet di Acara PDIP, Sindir Capres Hobi Menculik

Kontroversi Puisi Butet di Acara PDIP, Sindir Capres Hobi Menculik

News | Senin, 26 Juni 2023 | 11:30 WIB

Terkini

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:13 WIB

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:08 WIB

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:04 WIB

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:59 WIB

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:49 WIB

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:31 WIB

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:27 WIB

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:12 WIB

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:11 WIB