Relawan Ganjar Pranowo, Chusnul Chotimah, membeberkan perbedaan bakal calon presiden Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Menurutnya, perbedaan antara keduanya terletak pada langkah politik yang dilakukan untuk mencapai kemenangan di Pilpres 2024 mendatang.
Adapun langkah politik yang dilakukan Ganjar adalah terus mendekati rakyat alih-alih dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Ganjar berusaha tidak mau kalah dengan Jokowi untuk dekat dengan rakyat, bahkan Jokowi akui Ganjar lebih andal komunikasi dengan rakyat,” ujar Chusnul, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @ch_chotimah2 pada Senin (26/6/2023).
Sementara itu, Prabowo justru tampak tidak ingin kalah dari Ganjar dalam hal terlihat dekat dengan Presiden Jokowi.
Salah satunya hingga Prabowo meminta kepada Presiden Jokowi untuk diajak melakukan kegiatan bersama. Chusnul pun meminta rakyat untuk menilai.
“Kalo Prabowo berusaha tidak mau kalah dengan Ganjar untuk dekat dengan Jokowi, bahkan sampai ngemis-ngemis minta diajak. Silahkan rakyat menilai,” ujarnya.
Sementara itu, Prabowo Subianto pernah menyatakan rasa bangganya karena bisa bergabung ke kabinet Presiden Jokowi.
Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan di acara Istigasah dan Doa Bersama Rabithah Melayu-Banjar di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) Jumat (17/3/2023). Presiden Jokowi juga hadir dalam acara tersebut.
"Saudara sekalian, sebagai Menteri Pertahanan dalam kabinet Pak Joko Widodo, saya ingin menyampaikan bahwa saya merasa tidak salah saya bergabung dengan Presiden Joko Widodo," ujar Prabowo sebagaimana dilansir dari rekaman pidato yang dibagikan asisten pribadinya pada Jumat (17/3/2023).