Puluhan Warga di Gunungkidul Terjangkit, Kenali Gejala Antraks dan Pengobatannya

Kamis, 06 Juli 2023 | 10:35 WIB
Puluhan Warga di Gunungkidul Terjangkit, Kenali Gejala Antraks dan Pengobatannya
Ilustrasi sapi (Mufid Majnun dari Pixabay)

Suara.com - Sejumlah warga Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terjangkit penyakit antraks. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Bachillus anthracis ini berasal dari daging hewan ternak.

Dari 93 kasus warga yang terjangkit antraks, setidaknya ada 3 orang warga yang meninggal dunia akibat antraks ini. Jenis penyakit antraks ini pun ada beberapa macam, seperti antraks kulit, antraks pernafasan, dan antraks pencernaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari warga menyembelih dan mengonsumsi sapi yang sudah mati. Warga ini pun menjadi salah satu korban meninggal dunia usai terlibat pemotongan sapi yang kena antraks.

Jenis-jenis antraks ini pun memiliki gejala yang berbeda untuk setiap manusia yang terjangkit bakteri ini. Lalu, apa saja gejala dari antraks ini dan bagaimana cara mengobatinya? Simak inilah selengkapnya.

1. Gejala dan obat antraks kulit

Gejala yang ditimbulkan jika seseorang terpapar bakteri antraks kulit ini adalah bintik atau benjolan pada kulit yang menyebabkan gatal dan bisa menjadi berwarna hitam seperti borok.

Penyakit antraks kulit ini dapat disembuhkan dengan obat kulit dan antibiotik. Benjolan yang timbul pun harus segera disembuhkan hingga kering agar tidak menimbulkan nanah.

2. Gejala dan obat antraks pencernaan

Gejala yang disebabkan oleh antraks yang menyerang pencernaan kerap kali dialami pasien seperti mual dan muntah, sakit perut, tidak nafsu makan, diare, hingga BAB berdarah. Hal ini disebabkan karena bakteri antraks ini menyerang sistem pencernaan dan menginfeksi organ dalam sehingga proses pencernaan pun terganggu.

Baca Juga: Puluhan Warga Terpapar Antraks, Sultan Minta Pengawasan Hewan Ternak Lebih Diperketat

Gejala ini pun dapat disembuhkan dengan obat antibiotik seperti penisilin, doxycycline, dan ciprofloxacin. Namun, pengobatan antraks pencernaan ini juga harus disesuaikan dengan kondisi pasien termasuk mempertimbangkan usia hingga penyakit bawaan pasien karena obat antibiotik tidak dapat dikonsumsi tanpa resep dokter.

3. Gejala dan obat antraks pernafasan

Untuk kasus antraks pernafasan, biasanya pasien mengalami nyeri di dada, sesak nafas, lemah otot, hingga yang paling parah adanya radang selaput otak atau meningitis. Penyakit antraks pernafasan ini pun wajib diwaspadai karena mirip dengan gejala asma dan jantung.

Obat dari antraks pernafasan ini ialah pengobatan antitoksin yang mematikan spora antraks yang masuk ke tubuh pasien yang terjangkit.

Hingga kini, pemerintah DIY masih berupaya untuk memberikan perawatan intensif untuk warga sekitar Jogja yang terjangkit antraks.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI