Umat muslim dapat melafalkan niatnya pada siang hari, tepatnya pada pagi hari sebelum tergelincirnya matahari (waktu dzuhur), dengan catatan belum melakukan hal-hal yang bisa membatalkan puasa.
Berikut ini merupakan niat puasa Senin Kamis jika umat Islam lupa melafalkan niat pada malam hari.
Niat puasa Senin Pagi Hari:
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati yaumil itsnaini lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: Aku berniat puasa sunah hari Senin ini karena Allah Taala.
Niat puasa Kamis Pagi Hari:
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati yaumil khamîsi lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: Aku berniat puasa sunah hari Kamis ini karena Allah Taala.
Jika sudah membaca niat berpuasa sejak malam hari, maka hendaknya umat Islam melakukan sahur. Bagi orang sedang puasa, makan makan sahur tidak sekadar sebagai 'bekal' untuk berpuasa seharian, namun juga bagian dari ibadah yang bernilau pahala. Hal ini senagaimana dijelaskan dalam hadits yang artinya:
"Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan." (HR. Bukhari no. 1923 dan Muslim no. 1095).
Keutamaan Puasa Senin-Kamis
Terdapat beberapa keutamaan ibadah puasa Senin Kamis, antara lain yaitu sebagai berikut:
1. Ibadah Puasa yang Dijaga Rasulullah SAW
Puasa Senin dan Kamis merupakan salah satu ibadah puasa sunah yang selalu dijalankan dan dijaga Rasulullah SAW. Diriwayatkan dari hadist Aisyah RA, ia berkata:
"Sesungguhnya Rasulullah senantiasa menjaga puasa Senin dan Kamis." (HR Imam Bukhari, Muslim, At-Tirmidzi, An-Nasa'i, dan Ibnu Majah)
2. Hari Ketika Amal Dipersembahkan
Rasulullah SAW juha pernah menyampaikan alasan ia melakukan puasa di hari Senin dan Kamis. Hal ini sebagaimaba dijelaskan dalam haditsnya:
Beliau bersabda yang artinya: "Sesungguhnya, segala amal perbuatan dipersembahkan pada hari Senin dan Kamis, maka Allah akan mengampuni dosa setiap orang muslim atau setiap orang mukmin, kecuali dua orang yang bermusuhan. Maka Allah berfirman, 'Tangguhkan keduanya'." (HR. Ahmad).
Demikian tadi niat, doa sahur puasa Senin Kamis hingga keutamaannya. Semoga menambah keimanan terhadap Allah SWT!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari