4 Fakta SDN di Ponorogo Tak Dapat Siswa Baru, Kepsek Diminta Lebih Kreatif

Farah Nabilla

Selasa, 18 Juli 2023 | 16:37 WIB
4 Fakta SDN di Ponorogo Tak Dapat Siswa Baru, Kepsek Diminta Lebih Kreatif
Suasana kelas kosong di SDN desa Jalen Ponorogo. [Ponorogo.suara.com/dedy.s]

Suara.com - Nasib kurang baik dialami beberapa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Ponorogo, Jawa Timur. Pasalnya, sekolah-sekolah tersebut tidak mendapat siswa baru pada tahun ajaran kali ini. Tak ayal, hal itu membuat pihak sekolah merasa sedih.

Nama-nama sekolah yang tak mendapat siswa baru itu pun menuai rasa penasaran. Belum lagi, soal penyebabnya, di mana pihak sekolah diketahui sudah melakukan berbagai upaya. Selengkapnya dapat dilihat melalui fakta-fakta berikut ini.

1. Daftar SD yang Tak Ada Siswa Baru

Ada lima SDN di Ponorogo yang tidak memiliki siswa baru pada hari pertama masuk sekolah. Kelimanya itu terdiri dari SDN 2 Munggu, SDN Jalen, SDN 3 Babadan, SDN 1 Duri Slahung, dan SDN 2 Tegalombo. Hal ini membuat guru-guru di sana tampak pasrah.

Untuk ajaran baru ini, SDN Jalen dipastikan tidak mendapat siswa. Adapun rinciannya, kelas 1 kosong, kelas 2 ada 1 siswa, kelas 3 ada 3 siswa, kelas 4 ada 5 siswa, kelas 5 ada 5 siswa, kelas 6 ada 10 siswa. Jadi, total siswa di sana sebanyak 24 orang.

2. Penyebab Tak Dapat Murid

Kepala Sekolah SDN Jalen Dedy Adi Nugroho mengatakan, sejak lima tahun terakhir jumlah siswa masuk semakin menurun. Ia menduga hal ini disebabkan oleh rata-rata para orang tua yang lebih memilih mendaftarkan anaknya untuk bersekolah di MI.

Dedy menambahkan bahwa sekolahnya itu sempat menerima 2 orang pendaftar. Namun, keduanya mundur karena takut orang tuanya takut sang anak tidak ada teman di sekolah. Ia juga mengatakan pada tahun lalu, hanya mendapat 1 siswa.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Ponorogo Nurhadi Hanuri menduga tidak adanya siswa baru itu karena program Keluarga Berencana atau KB yang sukses. Adapun alasan ini tak sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) Ponorogo.

baca juga

Menurut catatan BPS, selama 5 tahun terakhir, tidak ada penurunan jumlah penduduk di daerah Ponorogo. Meski begitu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko juga sempat memiliki dugaan serupa. Ia menduga tidak adanya siswa baru karena KB yang sukses.

3. Upaya Sekolah Tarik Minat Siswa

Kepala Sekolah SDN Jalen Dedy Adi Nugroho menyebut bahwa para guru telah melakukan berbagai upaya sebelum Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Mulai dari memasang banner PPDB di depan sekolah hingga mendatangi para calon wali murid.

Kedatangan para guru itu mencakup pemberian seragam gratis serta tabungan sebesar Rp100 ribu untuk membeli buku pendamping. Mereka juga mengupayakan uang transportasi senilai Rp150 ribu per bulan yang diambil dari sumbangan para guru.

Namun, hingga akhir PPDB, tetap saja tidak ada orang tua yang mendaftarkan anaknya ke sana. Dedy lantas berharap sekolahnya itu tidak ditutup karena masih ada guru-guru bersertifikasi yang siap memberi ajaran terhadap anak-anak bangsa.

4. Kepala Sekolah Diminta Berinovasi

Selain menyebut suksesnya program KB, Nurhadi juga mengimbau setiap kepala sekolah untuk berinovasi terkait program. Hal ini menurutnya dapat menarik minat masyarakat, khususnya para calon wali murid untuk menyekolahkan anaknya ke SD Negeri.

Nurhadi menuntut kepala sekolah harus bisa menyusun program-program unggulan. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat dapat kembali meningkat. Ia kemudian berharap di tahun ajaran berikutnya, kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Temuan 23 Kasus, Heru Budi Sebut PPDB DKI Masih Kurang 20 Persen dari Keseluruhan Proses

Ada Temuan 23 Kasus, Heru Budi Sebut PPDB DKI Masih Kurang 20 Persen dari Keseluruhan Proses

News | Selasa, 18 Juli 2023 | 15:39 WIB

Membawa Harapan dan Berkah Tahun Baru: Doa Akhir dan Awal Tahun dalam Bahasa Arab Latin dan Terjemahannya

Membawa Harapan dan Berkah Tahun Baru: Doa Akhir dan Awal Tahun dalam Bahasa Arab Latin dan Terjemahannya

Ponorogo | Selasa, 18 Juli 2023 | 13:49 WIB

Prosesi Budaya Grebeg Suro di Kabupaten Ponorogo: Bedol Pusaka Memiliki Makna Mendalam Bagi Pemimpin

Prosesi Budaya Grebeg Suro di Kabupaten Ponorogo: Bedol Pusaka Memiliki Makna Mendalam Bagi Pemimpin

Ponorogo | Selasa, 18 Juli 2023 | 13:23 WIB

Kejati Sulsel Akan Tindaklanjuti Laporan Kerugian Masyarakat Dalam PPDB 2023

Kejati Sulsel Akan Tindaklanjuti Laporan Kerugian Masyarakat Dalam PPDB 2023

Sulsel | Selasa, 18 Juli 2023 | 08:21 WIB

Heboh PPDB Bermasalah Gara-gara Zonasi, Menteri Pendidikan Nadiem Makariem Dirujak Netizen

Heboh PPDB Bermasalah Gara-gara Zonasi, Menteri Pendidikan Nadiem Makariem Dirujak Netizen

Bandung | Selasa, 18 Juli 2023 | 08:00 WIB

Duh, 5 SD Negeri di Ponorogo Tak Dapat Siswa Baru Tahun Ini

Duh, 5 SD Negeri di Ponorogo Tak Dapat Siswa Baru Tahun Ini

Jatim | Senin, 17 Juli 2023 | 22:00 WIB

Berebut Masuk Sekolah Favorit, Orang Tua Murid Mengakali Celah PPDB Jalur Zonasi Lewat Cara Ini

Berebut Masuk Sekolah Favorit, Orang Tua Murid Mengakali Celah PPDB Jalur Zonasi Lewat Cara Ini

Lampung | Senin, 17 Juli 2023 | 16:58 WIB

Dindik Ponorogo Menyoroti Kondisi Sekolah Dasar Negeri Tanpa Siswa Baru: Suksesnya KB atau Perlu Inovasi?

Dindik Ponorogo Menyoroti Kondisi Sekolah Dasar Negeri Tanpa Siswa Baru: Suksesnya KB atau Perlu Inovasi?

Ponorogo | Senin, 17 Juli 2023 | 16:23 WIB

Terkini

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:35 WIB

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Dilema Gaji UMR vs Gaya Hidup: Kenapa Bekerja Keras Rasanya Cuma Buat Numpang Lewat?

Dilema Gaji UMR vs Gaya Hidup: Kenapa Bekerja Keras Rasanya Cuma Buat Numpang Lewat?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:28 WIB

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:27 WIB

Special Day Cream Viva Manfaatnya untuk Apa? Krim Legendaris Cuma Rp7 Ribuan

Special Day Cream Viva Manfaatnya untuk Apa? Krim Legendaris Cuma Rp7 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 14:27 WIB

×