Sejarah Hutan Kota Cawang: Kini Disebut Jadi 'Sarang' Mesum LGBT

Ruth Meliana

Jum'at, 28 Juli 2023 | 20:34 WIB
Sejarah Hutan Kota Cawang: Kini Disebut Jadi 'Sarang' Mesum LGBT
Ilustrasi hutan. (unsplash/german rodriguez)

Suara.com - Hutan kota yang berlokasi di Cawang UKI di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, kini menjadi perhatian masyarakat. Ini karena lokasi itu disebut-sebut sebagai “sarang” berkumpulnya kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT.

Tak hanya itu, komunitas LGBT juga dituding melakukan kegiatan mesum di hutan kota Cawang. Berdasarkan keterangan warga setempat, komunitas LGBT sering berkeliaran di kawasan itu sejak satu dekade lalu.

Warga juga sempat melakukan penggerebekan pada sekitar tahun 2020. Namun, kaum LGBT kembali di Hutan Kota UKI Cawang karena kondisinya gelap dan juga jauh dari pemukiman warga.

Mengenai itu, Kepala Seksi Taman Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Yanti Rosanna menegaskan, pihaknya akan terus berupaya menjadikan Hutan Kota Cawang menjadi steril dari kaum LGBT.

Komitmen itu, kata Yanti, akan dilakukan dengan bantuan nonstop dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Pihaknya juga akan melakukan koordinasi juga dengan kecamatan untuk memperbaiki, serta meningkatkan fasilitas di lokasi hutan kota tersebut.

Terakhir, Yanti berharap dengan adanya upaya yang dilakukan, kawasan Hutan Kota Cawang tidak lagi memiliki citra yang negatif.

Lantas, seperti apakah sejarah hutan Kota Cawang yang kini menjadi ‘sarang’ LGBT tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Sejarah Hutan Kota Cawang

Menilik sejarah, wilayah Cawang dulunya merupakan bagian dari tanah perkebunan partikelir Tandjoeng Oost yang dikuasai oleh tuan tanah bernama Pieter Van Den Velde. Sosok Van Den Velde saat itu juga menguasai tanah lain, seperti Tanjung Timur, Tanjung Priok, Cikeas, Pondok Terong dan Cililitan.

baca juga

Konon nama Cawang sendiri diambil dari seorang Letnan Melayu yang mengabdikan diri pada kompeni dengan nama Wan Mohammad Anawar.

Para pasukannya diketahui kerap memanggil Letnan Melayu dengan nama Ce’Awang. Nama tersebut pun perlahan berubah menjadi Cawang.

Pada saat itu, Ce’Awang dan para pasukannya tinggal di kawasan tersebut. Kondisi itu membuat nama Cawang semakin dikenal, khususnya di sebuah kelurahan yang ada di Jakarta Timur tersebut.

Tak hanya itu, pada awal abad ke-20, nama Cawang kembali menjadi pembahasan di kalangan masyarakat. Bukan karena kemacetan dan banjir seperti sekarang, tetapi karena ada seorang pesilat beraliran kebatinan bernama Sairin atau Cungok yang tinggal di wilayah tersebut.

Dalam sejarahnya, Sairin sempat mengalami tragedi tidak menyenangkan. Ia dituduh oleh pemerintah Kolonial Belanda sebagai dalang dari berbagai kerusuhan. Atas kejadian tersebutlah nama Cawang semakin dikenal di Jakarta, bahkan sampai saat ini.

Singkat cerita, Cawang yang dulunya merupakan perkebunan, kini menjadi ‘titik simpul’ jaringan transportasi di area Jabodetabek

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Jual Beli Video Gay Anak di Bawah Umur di Medsos, Ini Motifnya

Waspada Jual Beli Video Gay Anak di Bawah Umur di Medsos, Ini Motifnya

Bisnis | Jum'at, 28 Juli 2023 | 16:31 WIB

5 Fakta Baru Mahasiswa UMY Korban Mutilasi: Ternyata Sedang Teliti LGBT, Dibunuh Responden?

5 Fakta Baru Mahasiswa UMY Korban Mutilasi: Ternyata Sedang Teliti LGBT, Dibunuh Responden?

News | Jum'at, 28 Juli 2023 | 13:28 WIB

Diduga Sarang LGBT, Rektor UKI Bantah Hutan Kota Cawang di Wilayah Mereka

Diduga Sarang LGBT, Rektor UKI Bantah Hutan Kota Cawang di Wilayah Mereka

News | Kamis, 27 Juli 2023 | 21:32 WIB

Jadi 'Sarang' Aktivitas LGBT, Pemprov DKI Perketat Keamanan di Hutan Kota Cawang

Jadi 'Sarang' Aktivitas LGBT, Pemprov DKI Perketat Keamanan di Hutan Kota Cawang

Jakarta | Kamis, 27 Juli 2023 | 20:22 WIB

Heboh Oknum Satpol PP Dharmasraya LGBT, Foto dan Video Bermesraan Sesama Cewek Beredar di Medsos

Heboh Oknum Satpol PP Dharmasraya LGBT, Foto dan Video Bermesraan Sesama Cewek Beredar di Medsos

Sumbar | Kamis, 27 Juli 2023 | 11:20 WIB

Sosok Ghizlane Chebbak, Kapten Timnas Putri Maroko yang Ditanya soal Isu LGBT di Piala Dunia Wanita 2023

Sosok Ghizlane Chebbak, Kapten Timnas Putri Maroko yang Ditanya soal Isu LGBT di Piala Dunia Wanita 2023

Bola | Rabu, 26 Juli 2023 | 13:25 WIB

Terkini

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional

Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:01 WIB

×