Sederet Ujaran Kontroversial Rocky Gerung: Terbaru Terang-terangan Hina Jokowi

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Senin, 31 Juli 2023 | 16:53 WIB
Sederet Ujaran Kontroversial Rocky Gerung: Terbaru Terang-terangan Hina Jokowi
Pengamat Politik, Rocky Gerung, mengusulkan agar Partai Ummat mengumumkan diri sebagai partai yang berbasis identitas. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Akademisi politik dan filsafat, Rocky Gerung tak henti-hentinya memicu kontroversi publik berkat pernyataan-pernyataan sensasionalnya.

Sosok dosen yang terkenal mengkritisi Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini kekinian melontarkan komentar miring terhadap sang Presiden.

Bahkan, Rocky tak segan menggunakan istilah bermuatan sumpah serapah untuk mengomentari Jokowi.

Lantas, seperti apa komentar miring tersebut? Simak jawabannya dalam deretan pernyataan kontroversial Rocky Gerung tersebut.

Bilang Kitab Suci itu fiksi

Ketenaran Rocky Gerung disinyalir bermula ketika ia kerap diundang di acara televisi dan melontarkan segudang pernyataan kontroversial.

Rocky pada awal-awal kariernya menjadi pengacara televisi sudah mulai mendulang kontroversi, salah satunya kala ia menjadi bintang tamu acara gelar wicara di stasiun televisi swasta nasional, Selasa (10/4/2018) malam.

Rocky memberi penjelasan ilmiahnya tentang definisi fiksi kala Prabowo Subianto membuat pernyataan Indonesia akan bubar pada 2023 berdasarkan satu novel fiksi "Ghost Fleet".

Rocky yang kala itu menjadi salah satu aktor kampanye Prabowo sontak mencontohkan Kitab Suci sebagai salah satu karya fiksi.

"Fiksi adalah energi yang dihubungkan dengan telos. Itulah sifat fiksi, dan hal tersebut baik. Fiksi berbeda dengan fiktif yang bermakna buruk. Kitab suci adalah fiksi atau bukan? Kalau saya memakai arti bahwa fiksi itu mengaktifkan imajinasi, kitab suci itu adalah fiksi. Menuntun kita menuntun semua berpikir imajinatif," jelasnya.

Sebut Jokowi tak paham Pancasila

Rocky Gerung kembali diundang dalam acara televisi yang sama pada Selasa (3/12/2019).  Kedatangan Rocky untuk yang sekian kalinya dalam acara tersebut juga berujung menuai kontroversi. Pasalnya, Rocky kala itu menyatakan bahwa Presiden Jokowi tak paham Pancasila.

"Saya tidak pancasilais, siapa yang berhak menghukum atau mengevaluasi saya? Harus orang yang pancasilais, lalu siapa? Tidak ada tuh. Jadi sekali lagi, koalisi pancasila, presiden juga tak mengerti pancasila," ungkap Rocky dalam acara tersebut.

Sontak, lini masa media sosial dipenuhi oleh seruan kepada polisi agar memenjarakan sang akademisi.

"Tangkap Rocky Gerung dia menghina Pancasila dan juga presiden. Dia sekaligus menghina perjuangan para pahlawan berarti," cuit warganet menggaet massa untuk menyerukan tangkap Rocky Gerung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung Caci Maki Jokowi, Prabowo Subianto Diminta Pasang Badan: Tunjukkan Loyalitas!

Rocky Gerung Caci Maki Jokowi, Prabowo Subianto Diminta Pasang Badan: Tunjukkan Loyalitas!

News | Senin, 31 Juli 2023 | 16:37 WIB

Makin Lengket dengan RI-1, Elektabilitas Prabowo Kian Menggerus Ganjar di Kalangan Pemilih Jokowi

Makin Lengket dengan RI-1, Elektabilitas Prabowo Kian Menggerus Ganjar di Kalangan Pemilih Jokowi

Kotak Suara | Senin, 31 Juli 2023 | 15:20 WIB

11 Tahun Perjalanan Sodetan Ciliwung, dari Drama Mafia Hingga Diresmikan Jokowi

11 Tahun Perjalanan Sodetan Ciliwung, dari Drama Mafia Hingga Diresmikan Jokowi

Bisnis | Senin, 31 Juli 2023 | 15:07 WIB

Molor 11 Tahun, Biaya yang Dikeluarkan Negara Bangun Sodetan Ciliwung

Molor 11 Tahun, Biaya yang Dikeluarkan Negara Bangun Sodetan Ciliwung

Bisnis | Senin, 31 Juli 2023 | 14:46 WIB

Sempat Mangkrak 6 Tahun, Jokowi Resmikan Sodetan Ciliwung: Bisa Kurangi Banjir di 6 Kelurahan

Sempat Mangkrak 6 Tahun, Jokowi Resmikan Sodetan Ciliwung: Bisa Kurangi Banjir di 6 Kelurahan

Jakarta | Senin, 31 Juli 2023 | 14:10 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB