Tetap Arogan Walau Dipecat Buntut Tampar Balita, Dokter Makmur: Sudah Sering, Nanti Diangkat Lagi

Elvariza Opita

Selasa, 01 Agustus 2023 | 18:58 WIB
Tetap Arogan Walau Dipecat Buntut Tampar Balita, Dokter Makmur: Sudah Sering, Nanti Diangkat Lagi
Tangkapan layar eks Wadir RSU Bahagia Makassar, dokter Makmur, memukul seorang balita 3 tahun akibat papan catur. (Twitter/@muthiastp)

Suara.com - Perbuatan seorang tenaga kesehatan di Makassar, Sulawesi Selatan pada Jumat (28/7/2023) sempat membuat geger masyarakat luas. Pasalnya Dokter Makmur tega menampar seorang balita sampai terluka di sebuah warung kopi.

Kini Polrestabes Makassar telah menetapkan sang dokter sebagai tersangka dugaan kekerasan terhadap anak. Tak main-main, mantan Wakil Direktur RSU Bahagia Makassar tersebut terancam hukuman penjara maksimal 3 tahun 6 bulan.

"(Tersangka) tidak ditahan, tapi yang bersangkutan wajib lapor sambil kita lakukan proses pemberkasan. Tidak dikenakan pasal 170 (pengeroyokan) karena kemudian korbannya anak-anak sehingga kita berlakukan lex specialis, yaitu Undang-undang Perlindungan Anak," ungkap Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib, Senin (31/7/2023).

Bukan cuma itu, pensiunan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan tersebut juga sekarang dipecat dari posisinyna sebagai Wadir RSU Bahagia Makassar.

"Kasus ini sebenarnya sangat kecil, namun sangat luar biasa eksposnya, seluruh dunia mengetahuinya. Saya ini tidak ada niat (memukul anak korban). Melalui kesempatan ini, sekali lagi saya memohon maaf kepada pihak yang merasa dirugikan," katanya.

Namun yang menjadi sorotan, Dokter Makmur tampaknya tidak ambil pusing dengan pemecatannya. Bahkan dia sempat sesumbar bahwa pada akhirnya akan kembali direkrut untuk bekerja.

"Kalau itu (pemecatan) dari rumah sakit, itu kewenangan mereka. Jangankan jabatan, nyawa saja bisa diambil," jelas Dokter Makmur.

"Jadi, mengenai jabatan, itu pinjaman, saya sudah berapa kali dipecat, diberhentikan secara tiba-tiba, sudah sering itu. Tapi, alhamdulillah setelah diberhentikan, saya diangkat lagi (bekerja)," pungkasnya.

Sebagai pengingat, kasus ini bermula dari korban yang masih berusia 3 tahun yang secara spontan mengambil sebuah bidak catur. Padahal saat itu pelaku sedang memainkan catur dengan rekannya.

baca juga

Aksi bocah tersebut sontak membuat Dokter Makmur emosi dan langsung memukulnya. Dari hasil pantauan CCTV, pemukulan tampak dilakukan sekali dan korban kini sudah membaik meski tetap didampingi oleh orangtuanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berawal dari Bidak Catur, Nasib Dokter Berakhir Jadi Tersangka Usai Gampar Balita

Berawal dari Bidak Catur, Nasib Dokter Berakhir Jadi Tersangka Usai Gampar Balita

News | Selasa, 01 Agustus 2023 | 17:29 WIB

Miris! Ayah di Kubu Raya Cabuli Anak Selama 4 Tahun Gegara Ketagihan Film Porno, Warganet: Kebiri Tanpa Bius!

Miris! Ayah di Kubu Raya Cabuli Anak Selama 4 Tahun Gegara Ketagihan Film Porno, Warganet: Kebiri Tanpa Bius!

Kalbar | Selasa, 01 Agustus 2023 | 16:33 WIB

Viral Video Diduga Ritual Aliran Sesat di Gegerkalong, Ridwan Kamil Kena Sundul Warganet

Viral Video Diduga Ritual Aliran Sesat di Gegerkalong, Ridwan Kamil Kena Sundul Warganet

News | Selasa, 01 Agustus 2023 | 15:53 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×