Habib Kribo Tuding Polisi Cari-cari Salah Panji Gumilang: NU sama Muhammadiyah Beda Jauh tapi Damai

Elvariza Opita | Suara.com

Jum'at, 04 Agustus 2023 | 14:28 WIB
Habib Kribo Tuding Polisi Cari-cari Salah Panji Gumilang: NU sama Muhammadiyah Beda Jauh tapi Damai
Habib Kribo (Instagram/@assegafzen)

Suara.com - Penetapan status tersangka atas pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, terus menuai pro dan kontra. Pasalnya tidak semua orang satu suara menilai Panji melakukan penistaan agama sebagaimana ditetapkan oleh pihak berwajib.

Salah satu yang diduga menentangnya adalah Habib Kribo. Pegiat media sosial kontroversial bernama Zein Assegaf tersebut bahkan mendukung supaya pasal penistaan agama dihapuskan.

Bagi Habib Kribo, Panji hanya menerapkan ritual ibadah yang berbeda di Ponpes Al Zaytun. Hal ini, menurutnya, tidak berbeda dari bagaimana Islam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama di Indonesia.

"Jangan kita memaksakan satu keyakinan, kesempurnaan itu hanya milik Tuhan. Kita tidak bisa mengklaim pendapat saya mutlak untuk semua, apalagi soal ritual. Kapan selesai negara ini ribut isu agama?" ucapnya dalam program Catatan Demokrasi, diunggah di kanal YouTube tvOneNews, Jumat (4/8/2023).

"Maksud Anda pihak kepolisian dan pemerintah cari-cari kesalahan Panji?" tanya pembawa acara menegaskan.

Habib Kribo sendiri tidak menjawab dengan gamblang pertanyaan tersebut, meski kemudian dia kembali menegaskan soal Panji yang cuma menerapkan ritual ibadah berbeda di Ponpes Al Zaytun.

"Saya pikir, lha sudah (dianggap) menyimpang kok. Kalau cuma perbedaan ritual kenapa harus dibawa ke polisi? Kasih saja penjelasan. Enggak bisa kita menuduh dia orang kafir," kata Habib Kribo.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang (tengah) berjalan saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/8/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang (tengah) berjalan saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/8/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Maaf saja, NU dan Muhammadiyah sudah beda jauh," lanjutnya, sambil menambahkan bahwa ada beberapa ritual beribadah NU yang sampai dicap musyrik oleh Muhammadiyah dan Wahabi.

Misalnya saja ritual ziarah kubur, yang menurutnya dilakukan NU tetapi tidak oleh Muhammadiyah dan Wahabi. Namun faktanya NU dan Muhammadiyah kini hidup berdampingan di Indonesia.

"Kita harus membuka peluang. Perbedaan itu akan terjadi dan kita nggak perlu merasa yang paling benar," tutur Habib Kribo.

Habib Kribo lantas mencontohkan isu lain, seperti aliran Sunni dan Syiah di negara-negara Arab. "Ini persepsi manusia yang relatif. Isu relatif aja bisa saling bunuh, bukan mustahil akan dibawa kemari," jelasnya.

Karena itulah Habib Kribo menilai masalah agama yang tak kunjung usai di Tanah Air sejatinya sudah didesain oleh pihak tertentu, termasuk perkara dugaan penistaan agama Panji Gumilang di Ponpes Al Zaytun.

"Enggak boleh bawa ranah keimanan ke hukum. Kalau tentang penistaan agama dia dihukum, saya nggak setuju," tegas Habib Kribo.

"Fatwa Majelis Ulama Indonesia itu nggak mutlak. Justru saya dari awal undang-undang penista agama harus dihapus, kalau nggak apa? Gonjang-ganjing isu agama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bareskrim Polri Periksa Panji Gumilang Terkait Kasus TPPU Senin Pekan Depan

Bareskrim Polri Periksa Panji Gumilang Terkait Kasus TPPU Senin Pekan Depan

News | Kamis, 03 Agustus 2023 | 15:46 WIB

Kini Jadi Tersangka, Panji Gumilang Tetap Jemawa Soal Ponpes Al Zaytun: Siapa yang Berani Menutup?

Kini Jadi Tersangka, Panji Gumilang Tetap Jemawa Soal Ponpes Al Zaytun: Siapa yang Berani Menutup?

News | Kamis, 03 Agustus 2023 | 15:27 WIB

Pesan Terakhir Panji Gumilang Sebelum Jadi Tersangka, 'Jangan Khawatir, Nanti Syekh Pulang Lagi'

Pesan Terakhir Panji Gumilang Sebelum Jadi Tersangka, 'Jangan Khawatir, Nanti Syekh Pulang Lagi'

News | Kamis, 03 Agustus 2023 | 12:06 WIB

Terkini

Eks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Buka Praktik Kecantikan Ilegal, Wajah Pasien Bernanah

Eks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Buka Praktik Kecantikan Ilegal, Wajah Pasien Bernanah

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:36 WIB

KSPI Pindahkan Aksi May Day 2026 dari DPR ke Monas Usai Bertemu Prabowo, Ini Hasil Pembicaraannya

KSPI Pindahkan Aksi May Day 2026 dari DPR ke Monas Usai Bertemu Prabowo, Ini Hasil Pembicaraannya

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:20 WIB

KPK Endus Setoran Bos-bos Rokok ke Bea Cukai, Modus Urus Pita Cukai Terbongkar?

KPK Endus Setoran Bos-bos Rokok ke Bea Cukai, Modus Urus Pita Cukai Terbongkar?

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:17 WIB

Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan

Tragedi Kecelakaan KRL Bekasi: Megawati Berduka, Perintahkan Fraksi PDIP Benahi Sistem Keamanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:15 WIB

Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan

Relokasi Korban Little Aresha, Pemkot Jogja Gratiskan Biaya Daycare 3 Bulan

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:06 WIB

Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz

Tak Peduli Tekanan AS, Iran Siapkan Aturan Baru di Selat Hormuz

News | Rabu, 29 April 2026 | 14:05 WIB

Polisi Dalami Duagaan Human Error hingga Gangguan Sistem di Balik Kecelakaan Maut KRL-Argo Bromo

Polisi Dalami Duagaan Human Error hingga Gangguan Sistem di Balik Kecelakaan Maut KRL-Argo Bromo

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:57 WIB

Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer

Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:39 WIB

Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur

Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:33 WIB

Guyon Prabowo ke Menteri Trenggono: Sakti Terus Ya, Gak Boleh Pingsal Lagi!

Guyon Prabowo ke Menteri Trenggono: Sakti Terus Ya, Gak Boleh Pingsal Lagi!

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:33 WIB