Mengenal PLTU Banten yang Dituding Sebagai Penyebab Polusi Udara Jakarta

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 15 Agustus 2023 | 15:52 WIB
Mengenal PLTU Banten yang Dituding Sebagai Penyebab Polusi Udara Jakarta
Profil PLTU Banten Dituding Sebagai Penyebab Polusi Udara Jakarta (youtube KLHK)

Suara.com - Kualitas udara yang sangat buruk di Jakarta tengah menjadi sorotan publik akhir-akhir ini. Berdasarkan laporan dari IQAir, kualitas udara di Jakarta ada di angka 156 dan menjadikan Jakarta menjadi kota dengan udara terkotor di dunia. Posisi Jakarta bahkan berada jauh di atas Dubai, Uni Emirat Arab dengan nilai AQI 140 dan Lahore, Pakistan dengan nilai 134.

Tentunya ada banyak faktor yang menyebabkan polusi udara di Jakarta. Bahkan, banyak yang menuding bahwa PLTU Banten menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan kualitas udara di Jakarta sangat buruk. Benarkah demikian?

Mari temukan jawabannya melalui ulasan mengenai profil PLTU Banten dan fakta-fakta seputar polusi udara di Jakarta, sebagaimana telah berhasil dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.

Penyebab Polusi Udara di Jakarta

Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan berbagai macam upaya untuk menanggulangi polusi udara di Jakarta. Presiden Joko Widodo bersama jajarannya telah menggelar rapat dengan pada hari Senin (14/8/2023) lalu di Istana Merdeka Jakarta, untuk membahas polusi udara di Jabodetabek yang dinilai semakin buruk.

Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo memaparkan ada beberapa faktor yang menyebabkan buruknya udara di Jakarta. Termasuk faktor kemarau panjang selama tiga bulan terakhir ini yang menyebabkan peningkatan konsentrasi polutan tinggi. Selain itu, faktor lainnya berasal dari pembuangan emisi dari transportasi dan aktivitas industri di Jabodetabek, terutama yang menggunakan batu bara di sektor industri manufaktur.

Lantas, bagaimana dengan PLTU Banten?

Profil PLTU Banten

Perlu diketahui, Kawasan PLTU Suralaya Banten adalah Kumpulan Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang terletak di Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon, Banten, Indonesia. Letaknya berada di sebelah selatan Tanjung Pujut atau sekitar 7 km arah timur laut dari Pelabuhan Penyeberangan Merak.

baca juga

PLTU Banten memang santer disebut-sebut sebagai penyebab utama polusi udara di Jakarta. Menanggapi isu ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam media briefing terkait kualitas udara di wilayah Jabodetabek menyatakan bahwa penyebab utama polusi udara di Jakarta diklaim bukanlah berasal dari emisi PLTU di sekitarnya, terutama di Suralaya Banten. Melainkan lebih banyak disebabkan oleh faktor lokal. 

Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK, Sigit Reliantoro menyatakan bahwa klaim ini didukung oleh data dari satelit Sentinel-5P yang menunjukkan distribusi tropospheric column density, termasuk gas nitrogen dioksida (NO2). Pada penjelasannya, Sigit juga sempat menampilkan gambar satelit yang menunjukkan bahwa emisi di sekitar PLTU Suralaya Banten tidak menyebar ke Jakarta. Ia juga menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena angin bertiup ke arah Selat Sunda.

Melalui data yang disampaikan, terungkap pula bahwa penyumbang emisi yang terbanyak adalah sektor transportasi yang mencakup 44 persen. Sementara itu, industri energi berkontribusi 25,17 persen, manufaktur industri 10 persen, sedangkan perumahan 14 persen, dan komersial sebanyak 1 persen.

Menanggapi konten viral yang menyatakan bahwa kontributor utama polusi Jakarta yaitu asap dari PLTU di Banten, maka telah dikonfirmasi bahwa penyebab polusi udara di Jakarta sifatnya adalah lokal, tidak ada yang dari Suralaya ke Jakarta.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Kesehatan Jokowi Terganggu Gegara Udara di Jakarta: Batuk-batuk Sebulan

5 Fakta Kesehatan Jokowi Terganggu Gegara Udara di Jakarta: Batuk-batuk Sebulan

News | Selasa, 15 Agustus 2023 | 15:33 WIB

Inilah Dampak Pembakaran Batu Bara, Jadi Penyebab Polusi Udara Jakarta?

Inilah Dampak Pembakaran Batu Bara, Jadi Penyebab Polusi Udara Jakarta?

News | Selasa, 15 Agustus 2023 | 15:16 WIB

Pro Kontra Kereta Cepat Jakarta Bandung, Kini Jokowi Ingin Beri Subsidi

Pro Kontra Kereta Cepat Jakarta Bandung, Kini Jokowi Ingin Beri Subsidi

News | Selasa, 15 Agustus 2023 | 13:45 WIB

7 Instruksi Jokowi Atasi Polusi Udara di Jakarta: Perintahkan Awasi PLTU, Kerja Hybrid

7 Instruksi Jokowi Atasi Polusi Udara di Jakarta: Perintahkan Awasi PLTU, Kerja Hybrid

News | Selasa, 15 Agustus 2023 | 11:39 WIB

Jakarta Bakal jadi Kota Ekonomi Global, Pemprov DKI Minta BUMD Tak Cuma Fokus Cari Untung

Jakarta Bakal jadi Kota Ekonomi Global, Pemprov DKI Minta BUMD Tak Cuma Fokus Cari Untung

News | Selasa, 15 Agustus 2023 | 11:01 WIB

Polusi Udara Jakarta Berdampak Negatif Pada Pariwisata, Menparekraf Sandiaga Uno: Kita Aktifkan Kembali WFH

Polusi Udara Jakarta Berdampak Negatif Pada Pariwisata, Menparekraf Sandiaga Uno: Kita Aktifkan Kembali WFH

Lifestyle | Selasa, 15 Agustus 2023 | 10:30 WIB

Terkini

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Cara Menata Uang di Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Apakah Jika Baterai Laptop Sudah Penuh Charger Harus Dicabut? Ini Penjelasannya

Apakah Jika Baterai Laptop Sudah Penuh Charger Harus Dicabut? Ini Penjelasannya

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Bahas Gugatan Ijazah Gibran di MK, Anwar Usman: Itu Sepenuhnya Ranah MK!

Bahas Gugatan Ijazah Gibran di MK, Anwar Usman: Itu Sepenuhnya Ranah MK!

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:24 WIB

Esensi Jeda: Bukan Hadiah setelah Lelah, tapi Bagian dari Menjalani Hidup

Esensi Jeda: Bukan Hadiah setelah Lelah, tapi Bagian dari Menjalani Hidup

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Phuwin Tangsakyuen Sukses Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Bikin Fans Ikut Sing Along

Phuwin Tangsakyuen Sukses Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Bikin Fans Ikut Sing Along

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura Berakhir

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura Berakhir

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

×