7 Instruksi Jokowi Atasi Polusi Udara di Jakarta: Perintahkan Awasi PLTU, Kerja Hybrid

Selasa, 15 Agustus 2023 | 11:39 WIB
7 Instruksi Jokowi Atasi Polusi Udara di Jakarta: Perintahkan Awasi PLTU, Kerja Hybrid
Presiden Joko Widodo (Jokowi). [Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sejumlah instruksi sebagai upaya mengurangi polusi udara di Jakarta. Hal ini ia sampaikan dalam Rapat Terbatas (Ratas) yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (14/8/2023).

Sebelumnya, pemantau kualitas udara IQAir menunjukkan kualitas udara di Jabodetabek. Jakarta sendiri berada kategori tidak sehat dengan polusi udara PM2.5. Bahkan, pada Minggu (13/8/2023), Jakarta menjadi kota dengan udara terburuk di dunia.

Jika terus-terusan dibiarkan, maka berisiko meningkatkan penyakit dengan gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Untuk itu, Jokowi mengeluarkan beberapa instruksi demi atasi polusi udara di Jakarta. Berikut poin-poinnya.

1. Perintahkan Rekayasa Cuaca

Jokowi pun memerintahkan rekayasa cuaca di Jabodetabek. Menurutnya, penyebab polusi DKI Jakarta terdiri dari kemarau panjang, konsentrasi polutan tinggi yang meningkat, pembuangan emisi dari transportasi, hingga adanya aktivitas industri.

Oleh karenanya, Jokowi meminta penanganan polusi dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Untuk jangka pendek, ia ingin intervensi perbaikan kualitas udara. Sementara yang menengah dapat diketahui pada poin berikutnya.

2. Menerapkan Sistem Kerja Hybrid

Jokowi menyebut akan mempertimbangkan soal bekerja dari rumah (work from home atau WFH). Ia pun meminta anak buahnya mengkaji kemungkinan ini. Menurutnya, perlu ada dorongan terhadap kantor untuk menerapkan sistem kerja hybrid.

"Jika diperlukan, kita harus berani mendorong banyak kantor melaksanakan hybrid working (work from office, work from home)," ujar Jokowi dalam ratas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/8/2023) pagi.

Baca Juga: Jokowi Batuk Empat Minggu Gegara Polusi Udara, Dampaknya Bisa Mematikan!

3. Emisi Dibatasi

Diketahui bahwa Jokowi menyebut pembuangan emisi menjadi salah satu penyebab polusi di DKI Jakarta. Untuk itu, ia memerintahkan percepatan penerapan pembatasan emisi. Hal tersebut pun disambut baik oleh Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi.

Heru Budi mengatakan Pemprov DKI bakal mendorong peralihan penggunaan bahan bakar untuk kendaraan pribadi. Ia ingin kendaraan cc tinggi menggunakan bahan bakar dengan RON 98. Misalnya saja, 2.400 cc dengan memakai Pertamax Turbo.

4. Warga Diminta Naik Transportasi Massal

Soal jangka menengah yang Jokowi sarankan untuk mengurangi polusi udara di Jakarta yakni dengan mengurangi kendaraan berbasis fosil. Ia lantas meminta warga untuk lebih sering menggunakan transportasi massal, seperti MRT atau LRT.

5. Elektrifikasi Transportasi Publik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI