Alasan Caleg PSI Mundur Berjemaah karena Partainya Diduga Dukung Prabowo: Bagi Kami Ganjar Sosok yang Paling Layak

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 22 Agustus 2023 | 17:19 WIB
Alasan Caleg PSI Mundur Berjemaah karena Partainya Diduga Dukung Prabowo: Bagi Kami Ganjar Sosok yang Paling Layak
Sejumlah Caleg PSI menyatakan mundur karena partainya diduga dukung Prabowo Subianto. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Sejumlah kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan mengundurkan diri sebagai kader dan pancalonan anggota legislatif untuk Pemilu 2024. Hal itu tak terlepas dari adanya potensi PSI mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Para kader yang menyatakan mengundurkan diri itu yakni, Andi Tasbih Caleg DPR RI Dapil NTB II, M Afthon Lubbi Caleg DPR RI Dapil Jateng VIII, Lis Sektiyawanti Caleg DPRD Kota Bekasi Dapil 3, Darma Munir Bacaleg DPRD DKI Jakarta Dapil 1, Tulus Borisman Kader PSI Kota Bekasi, dan Alfonsus Simbolon Kader PSI Kota Bekasi.

Salah satu dari mereka yakni Afthon Lubbi, menyatakan, bahwa Prabowo tak layak didukung di Pilpres 2024, lantaran dianggap memiliki rekam jejak yang minor.

"Karena bagi saya Prabowo itu sudah mempunyai rekam jejak pelanggaran hak asasi manusia yang belum jelas sampai sekarang. Karena para korban tragedi 98, tragedi penculikan itu masih mencari, memohon agar pemerintah itu memberikan keadilan dan menghukum pelaku penculikan aktivis 98. Sampai saat ini para keluarga korban itu masih mencari keadilan," kata Afthon dalam konferensi persnya di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (22/8/2023).

Untuk itu, ia mengatakan, pihaknya sangat patah hati dengan partainya membuka ruang bagi Prabowo. Apalagi, sejumlah kader dan caleg sudah bergerakn menyosialisasikan Ganjar Pranowo sebagai bacapres.

"Kami sudah membuat posko kemenangan bagi caleg itu di daerah-daerah yang kami mensosialisasikan Ganjar Pranowo sebagai Presiden Republik Indonesia, sehingga masyarakat bertanya. Dari bawah menanyakan sikap DPP PSI kenapa seperti ini,” tuturnya.

Afthon menyadari bahwa ada keinginan dari Presiden Jokowi melakukan rekonsiliasi sehingga Prabowo masuk ke kabinet agar suasana Indonesia dan program pemerintah bisa berjalan sukses dan tak banyak gangguan dari oposisi.

"Tapi untuk menjadi Presiden Republik Indonesia tunggu dulu, tidak bisa. Bagi kami Ganjar Pranowo sosok yang paling layak dari pengalaman untuk melanjutkan kesuksesan yang dibangun dua periode Jokowi ini," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daerah Pemilihan DKI Jakarta II Jadi 'Dapil Neraka', Tempat Perang Bintang, Seleb Hingga Elite Partai Berebut Suara

Daerah Pemilihan DKI Jakarta II Jadi 'Dapil Neraka', Tempat Perang Bintang, Seleb Hingga Elite Partai Berebut Suara

News | Selasa, 22 Agustus 2023 | 17:05 WIB

Lagi! Kader PSI Berbondong-bondong Nyatakan Resign dari Partai dan Pencalegan, Gegara Dukungan ke Prabowo

Lagi! Kader PSI Berbondong-bondong Nyatakan Resign dari Partai dan Pencalegan, Gegara Dukungan ke Prabowo

News | Selasa, 22 Agustus 2023 | 16:24 WIB

Soal Usulan Ganjar  Anies, PKS : Sangat Mungkin Terjadi Pergeseran

Soal Usulan Ganjar Anies, PKS : Sangat Mungkin Terjadi Pergeseran

Bali | Selasa, 22 Agustus 2023 | 16:11 WIB

Terkini

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

×