Aksi Keji Praka RM Aniaya Imam Masykur Hingga Tewas, Eks Danjen Kopassus Minta Dihukum Setimpal: Jangan Sakiti Rakyat

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 29 Agustus 2023 | 18:19 WIB
Aksi Keji Praka RM Aniaya Imam Masykur Hingga Tewas, Eks Danjen Kopassus Minta Dihukum Setimpal: Jangan Sakiti Rakyat
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Lodewijk F Paulus. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Wakil Ketua DPR yang juga mantan Danjen Kopassus Lodewijk F Paulus berharap Praka RM atau Riswandi Manik, oknum paspampres yang menjadi pelaku penganiayaan Imam Masykur hingga tewas, mendapatkan hukuman yang setimpal.

Lodewijk menyatakan hal tersebut setelah mendengar komitmen Puspom TNI dan Angkatan Darat.

"Kita sudah mendengar bagaimana komitmen dari Puspom TNI maupun Angkatan Darat, kemudian dari Panglima TNI untuk bagaimana menindak para pelaku. Ini ada tiga orang (pelaku) untuk betul-betul mendapat tindakan setimpal hukuman setimpal sesuai peraturan yang berlaku," kata Lodewijk di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/8/2023).

Ia berharap juga, adanya hukuman setimpal bisa jadi peringatan terhadap prajurit TNI lainnya, khususnya yang menjadi Paspampres.

"Itu kita harapakan ini juga menjadi peringatan bagi prajurit-prajurit yang lain tetap betul-betul sebagai prajurit Sapta Marga yang taat terhadap UU yang berlaku karena prajurit itu kan jati diri kita dikatakan kita lahir dari rakyat nah jangan lah kita menyakiti hati rakyat," ujarnya.

Sementara di sisi lain, sebagai mantan prajurit TNI, Lodewijk menilai, tindakan para pelaku tersebut sangat disesalkan.

"Paspampres tentunya tindakan-tindakan itu sangat kita sesalkan saya mantan prajurit ya, tentu apapun alasannya bahwa itu adalah suatu tindakan yang melanggar hukum," katanya.

Dua Kali Diculik

Sebelumnya, Imam Masykur (25) diduga telah dua kali menjadi korban penculikan dan pemerasan. Peristiwa penculikan yang pertama itu terjadi tahun lalu ketika Imam bekerja di toko kosmetik lain.

Kerabat Imam, Said Sulaiman (32) tidak mengetahui apakah pelaku penculikan pertama tersebut juga merupakan Praka RM Cs.

"Tapi sudah lama itu, waktu dia ini, kan dia sudah 1,5 tahun di Jakarta. Jadi belum sampai 2 bulan, sudah pernah diculik juga. Waktu dia kerja di toko orang," kata Said kepada wartawan, Senin (28/8/2023).

Ketika itu, kata Said, Imam dipulangkan usai membayar uang tebusan sebesar Rp15 juta.

"Waktu itu dibayar sekitar Rp15 juta," ujarnya.

Meski begitu menurut Said modus yang dilakukan penculik tersebut sama persis seperti yang dilakukan Praka RM Cs pada Sabtu, 12 Agustus 2023. Para pelaku diduganya memang mengincar para penjaga toko kosmetik.

"Kalau saya lihat motifnya sama, orang itu dihajar dalam mobil baru minta tebusan," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Kasus yang Libatkan Oknum Paspampres Paling Viral, Mas Wali Gibran Rakabuming Pernah Sampai Turun Tangan

3 Kasus yang Libatkan Oknum Paspampres Paling Viral, Mas Wali Gibran Rakabuming Pernah Sampai Turun Tangan

News | Selasa, 29 Agustus 2023 | 18:13 WIB

Sempat Diunggah Ahmad Sahroni, Pomdam Jaya Pastikan Video Orang Dicambuk Dalam Mobil Bukan Imam Masykur

Sempat Diunggah Ahmad Sahroni, Pomdam Jaya Pastikan Video Orang Dicambuk Dalam Mobil Bukan Imam Masykur

News | Selasa, 29 Agustus 2023 | 17:26 WIB

Segini Gaji Paspampres yang Diduga Aniaya Pemuda Aceh Hingga Tewas

Segini Gaji Paspampres yang Diduga Aniaya Pemuda Aceh Hingga Tewas

Lifestyle | Selasa, 29 Agustus 2023 | 17:45 WIB

Terkini

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

News | Senin, 13 April 2026 | 14:22 WIB

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

News | Senin, 13 April 2026 | 14:19 WIB

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

News | Senin, 13 April 2026 | 14:09 WIB

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

News | Senin, 13 April 2026 | 14:08 WIB

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:06 WIB

Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir

Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir

News | Senin, 13 April 2026 | 14:01 WIB

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB

Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik

Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik

News | Senin, 13 April 2026 | 13:58 WIB

Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa

Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa

News | Senin, 13 April 2026 | 13:54 WIB