Sejarah Bus Eka, Pernah Juga Mengalami Tragedi Mengerikan Pada 1981

Farah Nabilla

Kamis, 31 Agustus 2023 | 18:52 WIB
Sejarah Bus Eka, Pernah Juga Mengalami Tragedi Mengerikan Pada 1981
Polisi berada di lokasi kecelakaan Bus Eka Vs Sugeng Rahayu, Kamis (31/8/2023). [Beritajatim.com]

Suara.com - Dua bus penumpang mengalami kecelakaan di Jalan nasional Solo-Madiun pada Kamis (31/8/23). Kedua angkutan tersebut adalah Bus Eka dan Bus Sugeng Rahayu dengan jurusan Surabaya-Yogyakarta yang terjadi pada 04.30 WIB.

Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan, tetapi diduga sementara bahwa penyebabnya adalah laju cepat kedua bus. Kedua bus diduga tidak dapat menghindar saat jarak keduanya semakin dekat.

Kecelakaan maut ini bukan tragedi pertama yang pernah menimpa bus antarprovinsi tersebut.

Sebelumnya, Bus Eka juga pernah mengalami kecelakaan pada 1981. Berkaitan dengan hal tersebut, berikut ini sejarah Bus Eka yang pernah alami tragedi tahun 1981.

Sejarah Bus Eka Mira diawali dari sebuah toko kain yang dinamai “Flores”. Toko tersebut berada di Kota Mojokerto, Jawa Timur. Seiring berjalannya waktu, sang pemilik toko yakni Fendi Haryanto memiliki ide untuk membangun sebuah perusahaan transportasi bus. 

Pada akhirnya, idenya tersebut dapat terwujud pada 1971. Fendi Haryanto berhasil membangun perusahaan transportasi bus dengan nama PO Flores, sesuai dengan nama toko yang dimilikinya. Bus Flores berkembang dengan pesat. Bus ini telah berhasil mengambil hati masyarakat Jawa Timur yang mayoritas menuntut waktu tempuh yang cepat. 

Kesuksesan bus Flores mulai mengalami penurunan setelah beroperasi selama hampir 11 tahun. Hal ini terjadi setelah insiden tragis yang menimpa perusahaan tersebut. 

Insiden itu terjadi ketika sebuah bus Flores yang membawa rombongan wisata siwa-siswa SMP Katolik Wijana Jombang menuju Yogyakarta. Ketika ditengah-tengah perjalanan, tepatnya di Kota Solo, bus Flores mengalami kecelakaan. 

Kecelakaan tersebut terjadi akibat kelalaian pengemudi ketika melewati perlintasan kereta api. Bus Flores yang dikemudikannya tersambar oleh kereta api jurusan Jakarta Pasar Senen-Solo Balapan. 

baca juga

Akibatnya, banyak korban jiwa berjatuhan. Dampaknya, operator bus Flores dilarang untuk melayani trayek dengan tujuan Jawa Tengah dan hanya membatasi trayeknya menjadi Surabaya-Mantingan saja.

Selain pembatasan trayek, keterpurukan perusahaan bus Flores juga disebabkan oleh mulai sepinya peminat dari penumpang karena berpindah ke moda lain. Fendi pun memutar otak dan pada akhirnya memutuskan untuk menggantikan operator bus Flores dengan operator bus Eka-Mira. Nama Eka dan Mira terinspirasi dari nama kedua anak Fendi.

"Bus yang dikemudikan Marwan berisi siswa ditabrak KA yang melintas. Dishub melarang melayani trayek AKAP dan hanya beroperasi hingga Mantingan. Flores mengalami kesulitan pengoperasian kala itu. Banyak konsumen memilih bus lain.

Kemudian, manajemen menyiapkan Eka dan Mira untuk rute Surabaya - Solo. Eka dan Mira nama anak-anak Fendi," jelas informasi dari video berjudul 'Sejarah Bus Eka dan Mira Sampe Sekarang di kanal Youtube Taufik RS'.

Pada awalnya, bus Eka-Mira memiliki rute yang sama dengan bus Flores. Akan tetapi, bus Eka-Mira terbagi menjadi dua keberangkatan. Bus Eka berangkat dari Surabaya pada pagi hingga sore hari, sedangkan bus Mira berangkat dari Surabaya sore hingga malam hari. Sedangkan bus Flores hanya beroperasi Surabaya-Ponorogo. 

Sejak 2007, armada bus ekonomi milik Eka dialihkan ke bus Mira. Tujuannya adalah untuk berfokus pada armada non ekonomi dengan layanan bus Patas. Konsumen pun dapat memilih dengan mudah antara armada kelas Non Ekonomi (Eka) dan armada kelas Ekonomi (Mira).

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Horor Sopir Bus Sugeng Rahayu: Kaki Terputus dan Hilang saat Kecelakaan di Ngawi

Kondisi Horor Sopir Bus Sugeng Rahayu: Kaki Terputus dan Hilang saat Kecelakaan di Ngawi

News | Kamis, 31 Agustus 2023 | 18:34 WIB

Kronologi Kecelakaan Maut Bus Eka Vs Sugeng Rahayu di Ngawi, 4 Penumpang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Bus Eka Vs Sugeng Rahayu di Ngawi, 4 Penumpang Tewas

News | Kamis, 31 Agustus 2023 | 14:21 WIB

Kondisi Terkini Penumpang Bus Eka dan Sugeng Rahayu yang Terlibat Kecelakaan di Ngawi

Kondisi Terkini Penumpang Bus Eka dan Sugeng Rahayu yang Terlibat Kecelakaan di Ngawi

Jatim | Kamis, 31 Agustus 2023 | 12:15 WIB

Terkini

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

×