Disebut Tak Punya Kuasa Pilih Cawapres, Pengamat Politik: Anies Baswedan Itu Anak Pungut

Chandra Iswinarno

Selasa, 05 September 2023 | 05:00 WIB
Disebut Tak Punya Kuasa Pilih Cawapres, Pengamat Politik: Anies Baswedan Itu Anak Pungut
Pengamat Politik Hasan Nasbi (YouTube)

Suara.com - Pengamat politik Hasan Nasbi menyampaikan pernyataan yang menganalogikan bakal calon presiden (capres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan sebagai anak pungut.

Pernyataan tersebut merujuk kepada penentuan bakal calon wakil presiden (cawapres) yang telah ditetapkan dalam deklarasi di Hotel Majapahit Kota Surabaya pada Sabtu (2/9/2023) lalu. Muhaimin Iskandar yang merupakan Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipasangkan dengan Anies dalam kesempatan itu.

Hasan Nasbi kemudian membandingkan Anies dengan Ganjar Pranowo yang merupakan petugas partai. Menurutnya, Anies Baswedan hanyalah anak pungut.

"Ya kalau Mas Ganjar petugas partai, Mas Anies itu anak pungut bang," ungkap Hasan Nasbi, dikutip melalui podcast Akbar Faizal Uncensored, Senin (4/9).

Namun, dia mengungkapkan harus diakui Anies Baswedan berusaha untuk menaklukan partai-partai politik di dalam koalisinya. Hal itu bisa dilihat dengan keberhasilannya mendapatkan tandatangan Demokrat dan PKS tanpa campur tangan NasDem.

"Harus diakui juga Mas Anies berusaha untuk menaklukan partai-partai. Jadi ketika mendapatkan tanda tangan dari PKS, tanda tangan dari Demokrat, Mas Anies sendiri yang minta kan, tanpa NasDem ikut cawe-cawe," ujarnya.

Menurutnya, selama ini Anies berusaha keluar dari situasi 'anak pungut' itu untuk menjadi capres  yang sebenarnya.

"Jadi dia berusaha tuh keluar dari situasi anak pungut ini untuk menjadi capres (calon presiden) sebenarnya," katanya.

Tetapi akhirnya, Anies bertemu dengan kenyataan. Bila ingin memaksakan keinginannya bersama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dia akan lepas dari NasDem dan berakhir tidak ada solusi.

baca juga

"Tapi akhirnya karena bertemu dengan kenyataan juga, bertemu dengan realitas. Kalau dia ingin memasakan keinginan dia bersama dengan AHY, lepas NasDem tapi nggak ada solusi" ucapnya.

Hasan juga mengemukakan, apabila Anies memaksakan maju pilpres bersama AHY, tiket capres akan hilang. Sementara jika selain dengan AHY, NasDem menyediakan solusi.

"Nah, kalau misalnya yang memaksakan dengan Mas AHY hilang tiket. Kalau nggak dengan Mas AHY ternyata solusi disediakan oleh NasDem, ya dia ikut itu," lanjutnya.

Menurutnya, hal itu menunjukan bahwa Anies Baswedan belum bisa melawan sosok tertinggi yang ada di NasDem yaitu Surya Paloh Ketua Umum NasDem.

"Jadi dia belum bisa menabrak atap yang lebih tinggi ini bang, langit yang lebih tingginya. God father-nya ya masih Pak Surya Paloh," ujarnya.

Kontributor : Ayuni Sarah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Sindiran Gus Yaqut Vs Kubu Anies, Siapa Jualan Agama Buat Politik?

Perang Sindiran Gus Yaqut Vs Kubu Anies, Siapa Jualan Agama Buat Politik?

News | Senin, 04 September 2023 | 17:40 WIB

Nasdem Kota Bekasi Akui Sudah Jalin Komunikasi dengan PKB Sebelum Anies-Muhaimin Dideklarasikan

Nasdem Kota Bekasi Akui Sudah Jalin Komunikasi dengan PKB Sebelum Anies-Muhaimin Dideklarasikan

Bekaci | Senin, 04 September 2023 | 16:42 WIB

AHY Gagal Jadi Cawapres Anies, Demokrat Minta Doa Restu Biar SBY-Megawati Bertemu

AHY Gagal Jadi Cawapres Anies, Demokrat Minta Doa Restu Biar SBY-Megawati Bertemu

News | Senin, 04 September 2023 | 16:22 WIB

Terkini

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 05:40 WIB

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

×