Bentrok Warga Vs Preman Bayaran di Kapuk Muara, Anggota Komisi III DPR: Ada Peran Mafia Tanah

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Rabu, 06 September 2023 | 01:30 WIB
Bentrok Warga Vs Preman Bayaran di Kapuk Muara, Anggota Komisi III DPR: Ada Peran Mafia Tanah
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat mendatangi lokasi bentrok warga dengan kelompok bayaran di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (5/9/2023). [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Santoso menduga ada peran mafia tanah dalam kasus bentrok warga dengan sejumlah massa bayaran yang terjadi di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Senin (4/9) kemarin.

Kecurigaan itu muncul, kata Santoso, lantaran sidang perdata atas sengketa lahan yang ditempati warga tersebut dipercepat jadwalnya.

“Pengajuannya tanggal 29 Augustus, langsung para tergugat dipanggil besok tanggal 6 September. Ini juga bukan satu hal yang lazim, begitu cepat, dan saya menduga ada dibelakang ini mafia tanah yang akan menguasai tanah ini,” kata Santoso, kepada Suara.com di Kapuk Muara, Selasa (5/9/2023).

Tanah yang saat ini ditempati oleh para warga RT 01/03 Kelurahan Kapuk Muara memang tidak memiliki sertifikat. Selama ini para warga hanya menempati lahan yang diakui sebagai tanah milik negara.

Namun meski demikian, selama ini warga tidak memperjual-belikan tanah tersebut atau mengkomersialkan untuk keuntungan pribadi.

“Diduga tanah ini tidak memiliki legalitas surat yang kepemilikannya, pasti sesuai dengan peruntukannya sesuai dengan perundang-undangan. Namun demikian, seharusnya prosedur hukum harus dilakukan. Kalau menguasai tanah ini harus ada surat yang legal dan ada keputusan pengadilan,” ujar Santoso.

Santoso menilai, aksi penyerangan warga oleh sekelompok massa yang diduga sebagai kelompok bayaran ini merupakan strategi dari mafia tanah agar lahan tersebut digaris polisi.

“Saya khawatir juga peristiwa penyerangan kemarin itu merupakan bagian dari skenario, agar tempat ini di police line, karena terjadi keributan,” katanya.

“Padahal kan warga sini tidak merupakan faktor utama terjadinya keributan, kecuali diserang oleh pihak-pihak yang diduga sebagai orang bayaran itu,” tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Bentrok Susulan Antarwarga di Kapuk Muara, 130 Polisi Dikerahkan ke Lokasi

Antisipasi Bentrok Susulan Antarwarga di Kapuk Muara, 130 Polisi Dikerahkan ke Lokasi

News | Selasa, 05 September 2023 | 09:39 WIB

Bentrok Di Penjaringan Diduga Dipicu Sengketa Lahan Bekas Kebakaran, 4 Orang Terluka

Bentrok Di Penjaringan Diduga Dipicu Sengketa Lahan Bekas Kebakaran, 4 Orang Terluka

News | Selasa, 05 September 2023 | 09:14 WIB

Kasus Sengketa Lahan Gedung SD, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Janjikan Uang Rp19 Miliar Dibayarkan November

Kasus Sengketa Lahan Gedung SD, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Janjikan Uang Rp19 Miliar Dibayarkan November

Bekaci | Kamis, 31 Agustus 2023 | 16:07 WIB

Terkini

Timnas Indonesia vs Malaysia Dijaga Super Ketat di GBK, Ada 2.373 Personel Gabungan

Timnas Indonesia vs Malaysia Dijaga Super Ketat di GBK, Ada 2.373 Personel Gabungan

Bola | Senin, 28 September 2026 | 11:59 WIB

Ratusan UMKM Perempuan Ikuti Pelatihan Kewirausahaan di Medan

Ratusan UMKM Perempuan Ikuti Pelatihan Kewirausahaan di Medan

Sumut | Senin, 28 September 2026 | 11:58 WIB

Gara-gara Temuan Fasilitas Mewah Viral, Ferdy Sambo cs Langsung Diperiksa Petugas Lapas Cibinong

Gara-gara Temuan Fasilitas Mewah Viral, Ferdy Sambo cs Langsung Diperiksa Petugas Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 11:57 WIB

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

News | Senin, 28 September 2026 | 11:56 WIB

Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum

Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum

Jakarta | Senin, 28 September 2026 | 11:55 WIB

El Nino Makin Parah, Nunas Nede jadi Pengingat Pentingnya Menjaga Mata Air

El Nino Makin Parah, Nunas Nede jadi Pengingat Pentingnya Menjaga Mata Air

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:52 WIB

Siap Tahan Napas! Film Dont Breathe 3 Resmi dalam Pengerjaan

Siap Tahan Napas! Film Dont Breathe 3 Resmi dalam Pengerjaan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:50 WIB

Setting Powder Bisa Jadi Finishing Powder? Kenali Perbedaannya agar Gak Salah Pakai

Setting Powder Bisa Jadi Finishing Powder? Kenali Perbedaannya agar Gak Salah Pakai

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:49 WIB

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Moisturizer Scora untuk Kulit Apa? Ini 4 Pilihannya Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Jelang Hadapi Malaysia, John Herdman Terima Kabar Buruk dari Jerman

Bola | Senin, 28 September 2026 | 11:47 WIB

×