Silang Pendapat Cak Imin Vs Yenny Wahid Soal Kudeta PKB, Mana yang Benar?

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 06 September 2023 | 13:38 WIB
Silang Pendapat Cak Imin Vs Yenny Wahid Soal Kudeta PKB, Mana yang Benar?
Cak Imin vs Yenny Wahid [kolase/dok.Suara.com]

Suara.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan putri Presiden ke-4 RI Abdurahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid saling melontarkan pendapat mengenai kudeta PKB yang terjadi.

Saat itu, konflik internal PKB terjadi antara barisan pendukung Gus Dur dan jajaran pendukung Cak Imin. Hal ini bahkan sampai berujung pada digelarnya Musyawarah Luar Biasa (MLB) oleh masing-masing kubu.

Jajaran Gus Dur menggelar MLB di Pesantren Ashriyah Nurul Iman, Bogor pada 30 April-1 Mei 2008. Sementara barisan Cak Imin melangsungkan MLB di sebuah hotel kawasan Ancol, Jakarta Utara, satu hari setelahnya pada 2-4 Mei 2008.

Selain itu, konflik tersebut juga mengarah pada kudeta yang turut terjadi dalam internal PKB. Beredar kabar bahwa Cak Imin mengudeta Gus Dur, namun ia membantahnya. Lalu, bantahannya ini ditepis oleh Yenny. Berikut informasi selengkapnya.

Cak Imin Soal Kudeta PKB

Cak Imin membantah pernyataan yang menyebut dirinya berkhianat terhadap Gus Dur karena konflik internal tersebut. Menurutnya, narasi itu tak beralasan dan selalu muncul setiap lima tahun sekali. Tepatnya terus dibesarkan lagi jelang waktu pemilu.

"Selalu muncul, setiap pemilu selalu dimunculkan, dibesarkan, tentu musiman saya bilang. Tetapi tuduhan saya berkhianat (dari Gus Dur) itu sama sekali tidak beralasan," ujar Cak Imin dalam wawancara bersama Mata Najwa, Senin (4/9/2023).

Ia juga menyinggung narasi yang menyebut dirinya mengudeta Gus Dur. Cak Imin pun membantah hal tersebut dan mengklaim bahwa dirinya lah yang merupakan korban kudeta. Di mana setelahnya, ia diberhentikan sebagai Ketua Umum PKB oleh Gus Dur.

"Bahkan ada yang bilang saya kudeta, yang benar justru saya (yang) dikudeta, dikudeta oleh orang-orang yang kemudian Gus Dur memberhentikan saya," ungkapnya.

baca juga

Diketahui bahwa Cak Imin terpilih menjadi Ketum PKB dalam Muktamar yang digelar di Semarang pada 2005. Gus Dur saat itu ditetapkan sebagai Ketua Dewan Syura PKB. Namun, selang tiga tahun, posisinya digantikan oleh Ali Masykur Musa.

Keputusan ini berdasarkan hasil rapat antara Gus Dur selaku Ketua Dewan Syura PKB dan tim asistensi dalam Muktamar Luar Biasa PKB di Parung, Bogor. Sementara posisi Sekjen PKB saat itu diduduki Yenny Wahid. Cak Imin pun mengaku dirinya ikhlas.

"Satu-satunya ketua umum yang dipecat Gus Dur tidak melawan hanya saya, bahkan setelah kepemimpinan diambil alih oleh Ali Masykur sebagai Wakil Ketua Umum dan Yenny sebagai Sekjen," ujar Cak Imin.

"Terjadi kepemimpinan kurang lebih satu tahun dan saya tidak ikut-ikut, (lalu) saya kembali jadi salah satu ketua. Dalam proses kepemimpinan Ali Masykur dan Yenny inilah hasil kudeta terhadap saya," tambahnya.

Meski begitu, KPU saat itu, kata Cak Imin, tidak melegitimasi kepemimpinan Ali saat mendaftarkan PKB sebagai peserta pemilu. Sebab, ia dianggap bukan ketua umum resmi. Adapun tanda tangan yang sah yakni miliknya dan Yenny Wahid selaku Sekjen PKB.

Versi Yenny Wahid

Di sisi lain, Yenny Wahid mengungkap pernyataan yang berbanding terbalik dengan keterangan Cak Imin. Ia menegaskan justru Gus Dur yang dikudeta Cak Imin melalui Muktamar Ancol pada 2008. Saat itu, ayahnya dilengserkan dari jabatannya.

"Muktamar Ancol kurang apa terang benderangnya? Di situ Gus Dur diganti, dikudeta. Kok masih klaim menyatakan sebaliknya. Dan itu jelas sekali dari awal menjadi problem besar bagi kami, karena Gus Dur dilengserkan dari Ketum Dewan Syuro," ungkap Yenny di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (5/9/2023).

Yenny juga menjelaskan proses kudeta yang dilakukan Cak Imin bukan terjadi di belakang layar, melainkan di hadapan publik. Ia pun membantah pernyataan soal dirinya yang mengudeta dan menyebut pesan Gus Dur tentang Cak Imin harus diganti.

"Ini terjadi bukan cuma di belakang layar, tapi Muktamar Ancol ini terjadi di depan publik. Jadi apapun terjadi di belakang layar, layar apa? Layar tancap? Jadi klaim seolah terjadi yang berbeda di belakang layar, enggak usah lihat yang di belakang layar, di depan layar saja," ujar Yenny.

"Gus Dur sampai mengeluarkan surat. Jadi saya rasa bukti-bukti formal menunjukkan bahwa memang telah terjadi pengkudetaan terhadap Gus Dur. Cak Imin boleh saja mengklaim (ia dikudeta), tapi sampai menjelang wafat, bapak masih berwasiat, 'Cak Imin harus diganti'," lanjutnya.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak PA 212 Dukung Anies: Bantu Kemenangan Pilgub DKI, Kini Kecewa Gandeng Cak Imin

Jejak PA 212 Dukung Anies: Bantu Kemenangan Pilgub DKI, Kini Kecewa Gandeng Cak Imin

Kotak Suara | Rabu, 06 September 2023 | 12:38 WIB

Permintaan Alissa Wahid ke PKB: Akui Pernah Menyakiti dan Stop Jualan Nama Gus Dur!

Permintaan Alissa Wahid ke PKB: Akui Pernah Menyakiti dan Stop Jualan Nama Gus Dur!

News | Rabu, 06 September 2023 | 12:18 WIB

Sempat Ditunda, Cak Imin Bakal Diperiksa KPK Kamis Besok!

Sempat Ditunda, Cak Imin Bakal Diperiksa KPK Kamis Besok!

News | Rabu, 06 September 2023 | 10:41 WIB

Yenny Wahid: Saya Saksikan Gus Dur Dikudeta, Kok Cak Imin Klaim Sebaliknya?

Yenny Wahid: Saya Saksikan Gus Dur Dikudeta, Kok Cak Imin Klaim Sebaliknya?

News | Rabu, 06 September 2023 | 10:31 WIB

Cak Imin Dinilai Tak Terlalu Kuat Dongkrak Elektabilitas Anies Baswedan di Massa Pemilih NU, Kenapa?

Cak Imin Dinilai Tak Terlalu Kuat Dongkrak Elektabilitas Anies Baswedan di Massa Pemilih NU, Kenapa?

Video | Rabu, 06 September 2023 | 11:00 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB