Penyebab Gempa Bumi Maroko Menimbulkan Banyak Korban

Rifan Aditya

Rabu, 13 September 2023 | 19:57 WIB
Penyebab Gempa Bumi Maroko Menimbulkan Banyak Korban
Menara masjid berdiri di belakang rumah-rumah yang rusak atau hancur akibat gempa bumi di Moulay Brahim, provinsi Al-Haouz, Maroko, Sabtu (9/9/2023). [FADEL SENNA / AFP] - Penyebab Gempa Bumi Maroko Menimbulkan Banyak Korban

Suara.com - Gempa bumi dahsyat yang mengguncang sebagian besar wilayah Maroko menyebabkan jatuhny korban cedera hingga tewas di banyak provinsi, termasuk di wilayah  Marrakesh, Taroudant dan Chichaoua. Diketahui, pusat gempa ada di Pegunungan Atlas, sekitar 70 kilometer sebelah selatan Marrakesh di provinsi Al Haouz. Terdapat beberapa penyebab gempa bumi Maroko menimbulkan banyak korban.

Dilansir dari AFP, Rabu (13/9/2023), Kementerian Dalam Negeri Pemerintah Maroko menyatakan, setidaknya ada 2.862 kornan tewas dalam gempa bumi terkuat yang melanda wilayah Maroko tersebut.

Selain itu, sebanyak 2.562 orang lainnya juha mengalami luka-luka. Hingga kini, kementerian dan petugas penyelamat masih berpacu dengan waktu untuk menemukan korban lain yang masih tertimbun reruntuhan bangunan. 

Disebutkan bahwa sebagian besar korban yang terdampak gempa berasal dari Marrakesh, yang merupakan mantan ibu kota Maroko, dan lima provinsi yang dekat dengan pusat gempa tersebut. Hingga hari ini, jumlah korban diperkirakan masih terus bertambah seiring dengan upaya pencarian korban. 

Penyebab Gempa Bumi Maroko Menimbulkan Banyak Korban 

Berikut ini adalah beberapa alasan banyaknya korban jiwa dan kerusakan akibat gempa Maroko

1. Gempa dangkal 

Pusat gempa Maroko yang berkekuatan Magnitodo 6,8 berada di kota Ighil, sekitar 70 km barat daya Marrakesh. Lembaga Survei Geologi AS (USGS) melaporkan bahwa pusat gempa bumi ini ada di sekitar 18,5 km di bawah permukaan Bumi. Sementara itu, badan seismik negara Maroko memperkirakan kedalamannya mencapai 11 km. 

Bagaimanapun juga, gempa yang terjadi pada tengah malam ini terbilang cukup dangkal. Menurut pendapat para ahli, gempa jenis ini pada umumnya lebih berbahaya. Lantaran membawa lebih banyak energi dibandingkan dengan gempa yang muncul ke permukaan, jika dibandingkan dengan jenis gempa yang terjadi jauh di bawah permukaan tanah. 

baca juga

2. Bangunan tak siap 

Meskipun pernah diguncang gempa bumi dahsyat pada tahun 1960 yang menewaskan ribuan orang, yang juga mempengaruhi dan membawa perubahan terhadap peraturan konstruksi bangunan, sebagian besar bangunan yang ada di Maroko, terutama di daerah-daerah pedesaan atau kota-kota tua, tidak dirancang untuk tahan terhadap guncangan dengan kekuatan seperti itu. 

Pada peristiw gempa terbaru ini, banyak rumah di wilayah kota tua Marrakesh yang padat penduduk, sekaligus merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO, runtuh. Dari beberapa rekaman yang beredar, menunjukkan tembok-tembok di kota abad pertengahan mengalami retakan yang cukup besar serta bagian-bagian lainnya yang runtuh. 

Tim penyelamat sampai saat ini masih bekerja untuk menemukan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan. Adapun di desa-desa yang dekat dengan pusat gempa, kondisinya dilaporkan lebih buruk. 

3. Pusat gempa di sesar aktif 

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan bahwa negara Maroko diguncang gempa jenis tektonik. Gempa susulan bahkan masih melanda sampai Sabtu (9/9/2023) pagi dengan kekuatan magnitudo 6,9 di kedalaman yang sangat dangkal, 28 kilometer. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Terkini 13 September 2023, Guncang Wilayah Jepara Jawa Tengah

Gempa Terkini 13 September 2023, Guncang Wilayah Jepara Jawa Tengah

News | Rabu, 13 September 2023 | 16:08 WIB

Ciri Gempa Bumi yang Menimbulkan Tsunami, Kenali 3 Jenisnya

Ciri Gempa Bumi yang Menimbulkan Tsunami, Kenali 3 Jenisnya

Tekno | Rabu, 13 September 2023 | 14:44 WIB

Sejarah Gempa Maroko dari Tahun ke Tahun, 1960 Jadi yang Terdahsyat

Sejarah Gempa Maroko dari Tahun ke Tahun, 1960 Jadi yang Terdahsyat

News | Selasa, 12 September 2023 | 20:57 WIB

Gempa Terkini 12 September 2023: Kekuatan Hingga Dampak Guncangan di Maluku dan Aceh

Gempa Terkini 12 September 2023: Kekuatan Hingga Dampak Guncangan di Maluku dan Aceh

News | Selasa, 12 September 2023 | 17:34 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB