SDN Tebet Barat 08 Pagi Terapkan Belajar Daring Usai Tembok Kantin Ambruk Terkikis Air

Muhammad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 05 Mei 2026 | 14:24 WIB
SDN Tebet Barat 08 Pagi Terapkan Belajar Daring Usai Tembok Kantin Ambruk Terkikis Air
Tembok pembatas di belakang Sekolah Dasar (SD) Negeri Tebet Barat 08 roboh pada Senin (4/5/2026) kemarin. Tembok tersebut roboh usai hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta. (Foto dok. ist)
baca 10 detik
  • Tembok kantin SDN Tebet Barat 08 Pagi Jakarta Selatan roboh akibat faktor usia bangunan pada Senin malam.
  • Pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh guna menjamin keamanan siswa selama proses pembersihan puing berlangsung.
  • Insiden robohnya tembok sepanjang 40 meter tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka pada warga sekitar.

Suara.com - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN Tebet Barat 08 Pagi, Jakarta Selatan, dialihkan sementara ke sistem daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Keputusan ini diambil menyusul ambruknya tembok bangunan di area kantin sekolah pada Senin (4/5/2026) malam.

Kasatgas BPBD Jakarta Selatan, Sukendar, menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, faktor usia bangunan yang sudah tua sejak tahun 2015 serta terkikisnya material oleh air menjadi penyebab utama robohnya tembok sepanjang 40 meter tersebut.

"Faktor usia bangunan material yang sudah tua dan lapuk, serta usia bangunan sejak tahun 2015," ujar Sukendar saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).

Kerusakan fisik ini berdampak pada lima petak bangunan di bagian kantin.

Meskipun demikian, pihak BPBD dan otoritas terkait memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang terluka, mengingat peristiwa terjadi saat tidak ada aktivitas di lingkungan sekolah.

Petugas gabungan menangani tembok roboh di SDN Tebet Barat 08 Pagi, Jakarta, Selasa (5/5/2026) [Suara.com/ANTARA]
Petugas gabungan menangani tembok roboh di SDN Tebet Barat 08 Pagi, Jakarta, Selasa (5/5/2026) [Suara.com/ANTARA]

Kepala SDN Tebet Barat 08 Pagi, Daryono, menegaskan bahwa penerapan sistem belajar daring merupakan langkah prioritas untuk menjamin keamanan dan keselamatan para siswa.

"Ya karena memang untuk keamanan kan harus diutamakan. Jadi anak-anak hari ini dilaksanakan tetap KBM, tapi PJJ ya, daring," jelas Daryono.

Daryono menambahkan, sekolah akan dipulihkan untuk pembelajaran tatap muka segera setelah seluruh puing bangunan dibersihkan dan struktur bangunan yang tersisa dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

baca juga

Saat ini, tim gabungan dari BPBD dan Kelurahan Tebet Barat masih bersiaga di lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:17 WIB

Banjir Rob Intai Pesisir Jakarta hingga 8 Mei, BPBD Minta Warga Siaga Tengah Malam

Banjir Rob Intai Pesisir Jakarta hingga 8 Mei, BPBD Minta Warga Siaga Tengah Malam

News | Senin, 04 Mei 2026 | 09:55 WIB

Longsor Intai Jakarta, BPBD DKI Petakan 9 Kecamatan Rawan

Longsor Intai Jakarta, BPBD DKI Petakan 9 Kecamatan Rawan

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:41 WIB

Terkini

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:25 WIB

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:19 WIB

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 09:15 WIB

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:09 WIB

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:07 WIB

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:01 WIB

Dorong Ekonomi Digital,  ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

Karhutla Kepung Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan

Karhutla Kepung Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

Menembus Kesunyian dan Ketidakadilan dalam The Silence of Bones

Menembus Kesunyian dan Ketidakadilan dalam The Silence of Bones

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 08:59 WIB

×