Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak

Galih Prasetyo

Selasa, 05 Mei 2026 | 14:22 WIB
Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak
Abbas Araghchi bertemu Vladimir Putin di St. Petersburg. Rusia membuka peluang menjadi mediator dalam negosiasi Iran dan Amerika Serikat. [Dok. X IranInIndonesia]
baca 10 detik
  • Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengecam rencana operasi militer Amerika Serikat di Selat Hormuz pada Selasa (5/5/2026).
  • Pemerintah Iran menilai intervensi militer Washington di Selat Hormuz justru akan memperburuk konflik regional yang sedang terjadi saat ini.
  • Militer Iran menyatakan kesiapan penuh menjaga Selat Hormuz dan memperingatkan kapal asing agar berkoordinasi sebelum melintasi wilayah tersebut.

Suara.com - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengecam keras rencana Amerika Serikat melakukan intervensi di Selat Hormuz melalui operasi Project Freedom.

Teheran menilai langkah tersebut hanya akan memperdalam ketegangan kawasan dan menyeret Washington ke konflik regional yang lebih besar.

Dalam pernyataan yang diunggah di akun X miliknya pada Selasa (5/5/2026), Araghchi menegaskan bahwa krisis politik di kawasan tidak bisa diselesaikan dengan kekuatan militer.

“Peristiwa di Hormuz menunjukkan bahwa tidak ada solusi militer untuk krisis politik,” ujarnya seperti dilansir dari Tasnim News.

Abbas Araghchi juga memperingatkan Amerika Serikat agar tidak terpancing kembali masuk ke konflik yang lebih dalam di Timur Tengah.

Selat Hormuz (CNN)
Selat Hormuz (CNN)

Menurut Abbas Araghchi, Project Freedom justru akan menjadi Project Deadlock atau proyek kebuntuan bagi Washington.

Pernyataan itu muncul setelah militer Iran mengancam akan menyerang setiap kekuatan asing, khususnya Amerika Serikat, yang mencoba memasuki atau mendekati Selat Hormuz.

Komandan Markas Pusat Khatam al-Anbia, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, menegaskan Iran siap menjaga jalur strategis tersebut dengan kekuatan penuh.

“Kami akan mengelola keamanan Selat Hormuz secara tegas dan penuh kemampuan,” kata Abdollahi.

baca juga

Ia juga meminta seluruh kapal dagang dan tanker minyak tidak melintasi jalur itu tanpa koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran.

Ketegangan di Selat Hormuz meningkat tajam setelah konflik bersenjata Iran dengan Amerika Serikat dan Israel pecah awal tahun ini.

Dalam perang selama 40 hari, Iran melancarkan serangan balasan ratusan gelombang rudal dan drone ke target-target militer AS dan Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:45 WIB

Profil Timnas Iran: Misi Team Melli Hancurkan Tembok Fase Grup dan Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Iran: Misi Team Melli Hancurkan Tembok Fase Grup dan Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:34 WIB

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:17 WIB

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:39 WIB

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:42 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×