Sosok WNI yang Diculik dan Disiksa di Malaysia: Kondisi Mengenaskan, Penculik Minta Rp1,7 M

Agatha Vidya Nariswari

Minggu, 24 September 2023 | 15:43 WIB
Sosok WNI yang Diculik dan Disiksa di Malaysia: Kondisi Mengenaskan, Penculik Minta Rp1,7 M
Ilustrasi penculikan (Freepik/nomadsoul1)

Suara.com - Seorang wanita Warga Negara Indonesia (WNI) dikabarkan diculik di Malaysia. Tak hanya diculik, bahkan korban disiksa selama 10 hari saat hendak berlibur bersama teman-temannya.

Kepala Polisi Negara Bagian Penang, Khaw Kok Chin menyampaikan korban diculik 3 pria ketika di negara bagian itu. Ketiga temannya dibebaskan oleh pelaku tanpa luka.

Wanita tersebut dikurung selama 3 hari di Butterworth dan 4 hari di Puchong, kemudian 3 hari di Shah Alam. WNI tersebut akhirnya berhasil diselamatkan dari sebuah rumah di Shah Alam setelah suaminya melapor ke polisi.

Penyelamatan tersebut dalam tindakan penggerebekan di Shah Alam, Selangor pada 5.25 pagi tanggal 17 September 2023.

Awalnya sang suami yang khawatir dengan keselamatan korban pun memutuskan pergi ke Malaysia dan melaporkan ke Kantor Polisi Kinrara di Selangor. Korban diketahui telah diculik pada 7 September dan sang suami baru dapat melapor pada 15 September.

"Dia mengaku istrinya diculik pada 7 September saat dia sedang berlibur di George Town bersama tiga temannya," kata Kepala Polisi Penang Comm Khaw Kok pada konferensi pers, Jumat (22/9), dari The Star.

Korban berasal dari Medan dan berusia 36 tahun. Saat ditemukan, korban dalam kondisi penuh luka di sekujur tubuhnya.

Berdasarkan luka-luka tersebut, korban diduga dirantai, disundut rokok, kuku jarinya ditusuk jarum, dan tangan kakinya diikat dengan tali kabel. Korban yang merupakan pemilik bisnis online itu dalam kondisi lemah dan tengah dirawat di rumah sakit. 

Para pelaku meminta tebusan sebesar 540 ribu ringgit atau Rp1,7 miliar. Polisi pun menginisiasi operasi Rantai Scorpion yang melibatkan kepolisian Pulau Pinang dan bukit Aman untuk menelusuri pelaku dan menyelamatkan WNI tersebut.

Sebanyak 14 pelaku pun ditangkap di lokasi yang berbeda-beda. Lokasi tersebut adalah Selangor, Kuala lumpur, dan Perak sekitar pukul 06.00 hingga 22.30 waktu setempat. Di antara 14 pelaku tersebut, terdapat 2 orang yang merupakan perempuan dengan kewarganegaraan asing. Diketahui kemudian, tersangka utama merupakan rekan bisnis suami korban.

Penculikan ini terjadi atas kegagalan pria itu membayar utang bisnis. Tersangka dan suami korban adalah kontraktor yang memiliki bisnis di Kuala Lumpur.

Pihak kepolisian pun menyita barang bukti berupa 23 ponsel, 36 pengikat kabel dan uang RM 4.800, kendaraan, dan rantai logam.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelatih Asal Malaysia Sebut Timnas Indonesia Sekarang Bukan Lawan Main Harimau Malaya Lagi, Ini Alasannya

Pelatih Asal Malaysia Sebut Timnas Indonesia Sekarang Bukan Lawan Main Harimau Malaya Lagi, Ini Alasannya

Bola | Minggu, 24 September 2023 | 11:18 WIB

Kornas Jokowi Milenial Tantang Buka-bukan Kasus Pembunuhan Aktivis HAM Munir

Kornas Jokowi Milenial Tantang Buka-bukan Kasus Pembunuhan Aktivis HAM Munir

Surakarta | Minggu, 24 September 2023 | 07:53 WIB

Masuk Radar Tokyo Verdy, Winger Timnas Malaysia Bakal Berbagi Kamar Ganti dengan Pratama Arhan?

Masuk Radar Tokyo Verdy, Winger Timnas Malaysia Bakal Berbagi Kamar Ganti dengan Pratama Arhan?

Bola | Sabtu, 23 September 2023 | 12:47 WIB

Geram Halo-halo Bandung Disadur Jadi Helo Kuala Lumpur, Anak Ismail Marzuki Tuntut Ini

Geram Halo-halo Bandung Disadur Jadi Helo Kuala Lumpur, Anak Ismail Marzuki Tuntut Ini

News | Jum'at, 22 September 2023 | 16:39 WIB

Update Ranking FIFA per September 2023: Indonesia Melesat, Dekati Malaysia

Update Ranking FIFA per September 2023: Indonesia Melesat, Dekati Malaysia

Bali | Jum'at, 22 September 2023 | 10:57 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB