Wamentan Harvick Dibikin Pusing Menterinya yang 'Hilang' di Luar Negeri

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 03 Oktober 2023 | 18:12 WIB
Wamentan Harvick Dibikin Pusing Menterinya yang 'Hilang' di Luar Negeri
Ayah Syahrul Yasin Limpo (Instagram/@syasinlimpo)

Suara.com - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi dibikin pusing lantaran Menteri Syahrul Yasin Limpo hilang kontak alias lost contact saat kunjungan ke luar negeri.

Hingga saat ini, Harvick mengaku masih terus mencari keberadaan Politisi NasDem tersebut yang belum ada kabar.

"Betul. Jadi sampai hari ini kita terus mencari keberadaan pak menteri karena memang sampai detik ini kita belum ada kabar mengenai keberadaan pak menteri sampai hari ini," katanya kepada wartawan, Selasa (3/10/2023).

Ia mengemukakan, menurut informasi terakhir yang diterimanya, saat mengunjungi Spanyol sempat bersama dengan tiga pejabat eselon I dan eselon II, serta beberapa staf.

"Kembali ke tanah airnya ini memang masing-masing karena mungkin tiket juga terbatas. Akhirnya terpisah," ujarnya.

Harvick sendiri belum bisa memastikan ke mana perginya orang nomor satu di Kementerian Pertanian tersebut. Lantaran peristiwa ini, untuk sementara waktu Harvick menggantikan sementara SYL.

"Secara organisasi, pak presiden mengarahkan kita agar tupoksi tetap berjalan sesuai tugas masing-masing di kementerian pertanian. Utamanya tentu saja karena ini menyangkut teknis ada lima direktorat jenderal empat badan satu sekjen, satu irjen ini kita harus tetap berjalan tidak boleh berhenti karena bagian dari pelayanan masyarakat," ujarnya.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi didampingi oleh PLt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto di Pasar Baru, Bekasi (Suara.com/Rendy Rutama Putra)
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi didampingi oleh PLt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto di Pasar Baru, Bekasi. [Suara.com]

Kasus Korupsi di Kementan

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kekinian sedang megusut dugaan kasus korupsi di Kementan yang diduga melibatkan Mentan SYL.

baca juga

Ketua KPK Firli Bahuri menyebut pengusutan kasus itu murni proses hukum sesusai dengan kewenangan lembaga antikorupsi.

"Itu sepenuhnya adalah proses hukum. Tidak ada proses lain. Tidak ada politis," kata Firli di Gedung KPK, Jakarta pada Kamis (15/6/2023).

KPK sendiri telah melakukan penyelidikan kasus tersebut sejak 16 Januari 2023. Puluhan orang disebut telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Terbaru pada Jumat (16/6/2023) besok, KPK memanggil Syahrul Yasin Limpo untuk dimintai keterangan.

Sementara itu, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Guntur buka suara soal kabar yang menyebut SYL dijadikan tersangka. Dia menyebut kasus itu masih dalam proses penyelidikan.

"Saat ini masih proses lidik," kata Asep dikonfirmasi Suara.com pada Rabu (17/6/2023).

Sementara itu, sumber Suara.com di internal KPK menyebut, lembaga anti korupsi melakukan ekspose kasus korupsi yang melibatkan seorang menteri aktif.

"Memang kemarin ada ekspos, lalu hasilnya disebut menteri aktif jadi tersangka," kata sumber Suara.com.

Namun demikian, dia menyebut surat perintah penyidikan (sprindik) belum diterbitkan.

"Sprindiknya sih belum terbit," ujarnya.

Reshuffle Kabinet

Terkait hal tersebut, isu reshuffle kabinet kembali bergulir. Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga Ketua DPR Puan Maharani berbicara soal wacana perombakan atau reshuffle menteri kabinet pemerintahan Jokowi.

Menurutnya, hal itu merupakan hak prerogratif presiden, tapi ia menyinggung kementerian yang sedang bermasalah terutama soal hukum bisa saja di-reshuffle menterinya.

Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani. [DOK DPP PDIP]
Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani. [DOK DPP PDIP]

"Reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif dari presiden," kata Puan di Selangor, Malaysia, Senin (2/10/2023).

Puan lantas menyoroti soal perkembangan kementerian yang kekinian sedang bermasalah terutama masalah hukum. Namun, berangkat dari latar belakang tersebut kemungkinan reshuffle bisa terjadi.

"Namun kalau melihat apa yang terjadi akhir-akhir ini bahwa ada kementerian yang kemudian menjadi mempunyai masalah hukum, tentu saja cepat atau lambat akan terjadi reshuffle atau penggantian menteri dari kementerian tersebut," tuturnya.

Sementara itu, Jokowi tidak menanggapi tentang isu perombakan kabinet di tengah kasus hukum yang diduga melibatkan dua menteri kabinet yakni Menteri Pertanian serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Jokowi yang tadinya sedang menjelaskan mengenai acara Istana Berbatik, saat mendengar pertanyaan soal reshuffle, terlihat menggelengkan kepala serta sempat mengernyitkan dahi.

Presiden Widodo lalu balik bertanya kepada jurnalis mendapat informasi itu dari mana.

"Dengar dari mana?" tanya Jokowi dilansir dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BREAKING NEWS: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Hilang Kontak, Jokowi Tunjuk Wamentan Jadi Menteri Ad Interim

BREAKING NEWS: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Hilang Kontak, Jokowi Tunjuk Wamentan Jadi Menteri Ad Interim

Sulsel | Selasa, 03 Oktober 2023 | 18:07 WIB

Teka-teki Keberadaan Mentan yang Hilang Usai Terseret Korupsi Kementan

Teka-teki Keberadaan Mentan yang Hilang Usai Terseret Korupsi Kementan

Lifestyle | Selasa, 03 Oktober 2023 | 17:30 WIB

Terakhir Mau Pulang dari Roma, Mentan SYL Kini 'Hilang' Bak Ditelan Bumi

Terakhir Mau Pulang dari Roma, Mentan SYL Kini 'Hilang' Bak Ditelan Bumi

Bisnis | Selasa, 03 Oktober 2023 | 17:27 WIB

Terkini

iPhone Duo Bermasalah? Pembeli Lapor Kerusakan di Layar Bagian Dalam

iPhone Duo Bermasalah? Pembeli Lapor Kerusakan di Layar Bagian Dalam

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:22 WIB

BUMI Akuisisi Perusahan Australia USD22 Miliar, Masuk Bisnis Tambang Emas

BUMI Akuisisi Perusahan Australia USD22 Miliar, Masuk Bisnis Tambang Emas

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:16 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Pramono Anung Pastikan Penataan Taman Puring Tak Gusur Pedagang Kecil

Pramono Anung Pastikan Penataan Taman Puring Tak Gusur Pedagang Kecil

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:14 WIB

26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi

26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi

Bekaci | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Garudayaksa Tumbang dari Persib akibat Gol Menit Akhir, Milos Joksic Soroti Kartu Merah

Garudayaksa Tumbang dari Persib akibat Gol Menit Akhir, Milos Joksic Soroti Kartu Merah

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Daftar HP Lipat RAM 12 GB Performa Gahar, Ini Harga Terbarunya di Indonesia

Daftar HP Lipat RAM 12 GB Performa Gahar, Ini Harga Terbarunya di Indonesia

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Ekonomi Kreatif Jadi Taruhan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Ekonomi Kreatif Jadi Taruhan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur

Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur

Bali | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:02 WIB

×