- IHSG dibuka menguat ke level 5.442 pada perdagangan Senin, 26 Oktober 2026, namun berbalik melemah ke level 5.418.
- Pergerakan indeks dipengaruhi oleh ketidakpastian pasar global, isu MSCI, serta arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat.
- BRI Danareksa merekomendasikan tiga saham pilihan yaitu HRUM, ANTM, dan CUAN untuk perdagangan pada hari tersebut.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada awal perdagangan, Senin, 26 Oktober 2026. IHSG dibuka menguat 0,06 persenke level 5.442.
Berdasarkan data Stockbit, hingga pukul 09.05 WIB, IHSG justru berbalik memerah 0,38 persen ke level 5.418.
Pada perdagangan waktu itu sebanyak 1,92 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp749,55 miliar serta frekuensi sebesar 126.680 kali.
Di waktu itu, terdapat 252 saham menghijau, sedangkan, 282 saham merosot. Sisanya, 429 saham masih belum bergerak alias stagnan.
![Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/03/51819-ihsg-indeks-harga-saham-gabungan-saham-ihsg-melemah-ihsg-anjlok.jpg)
Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:
Top Gainer
- PTSP
- ENAK
- KONI
- BTEK
- MKNT
Top Loser
- RLCO
- PNSE
- ALKA
- MMIZ
- SMLE
Proyeksi IHSG
IHSG berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, setelah ditutup naik 0,95 persen ke level 5.43 pada akhir pekan lalu. Namun, pergerakan indeks masih dibayangi ketidakpastian pasar global, isu MSCI, serta arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau The Fed.
Mengutip riset BRI Danareksa, secara teknikal, IHSG berhasil bertahan di atas level psikologis 5.400. Namun, indeks masih berada di bawah Moving Average 20 hari (MA20) yang berada di kisaran 5.813, sehingga tren jangka pendek belum sepenuhnya pulih.
Area resistance terdekat berada pada rentang 5.494 hingga 5.539. Jika mampu menembus area tersebut, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan.
Sebaliknya, area support berada di level 5.400 hingga 5.366. Apabila tekanan jual kembali meningkat dan indeks menembus area tersebut, IHSG berpotensi menguji support berikutnya di kisaran 5.244 hingga 5.116.
Indikator MACD masih berada di zona negatif, meskipun histogram mulai menunjukkan perbaikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa penguatan IHSG masih berpotensi berupa technical rebound, sehingga belum dapat dikonfirmasi sebagai pembalikan tren atau reversal.
Dalam riset BRI Danareksa untuk perdagangan Senin (26/10/2026), tiga saham yang masuk daftar pilihan adalah, PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.