Pemprov DKI Terus Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Infrastruktur dalam Mengelola Sampah

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Kamis, 19 Oktober 2023 | 20:22 WIB
Pemprov DKI Terus Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Infrastruktur dalam Mengelola Sampah
Pj. Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono melepas secara simbolis pengangkutan pertama puluhan truk bermuatan bahan bakar alternatif RDF dari pengolahan sampah TPST Bantargebang. (Dok: Indocement)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan anggaran sekitar 36,34% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), atau setara dengan Rp 27,11 triliun sebagai upaya meningkatkan kualitas infrastruktur Jakarta, termasuk dalam pengelolaan sampah.

Peningkatan kualitas infrastruktur ini terbagi menjadi lima, yakni pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), pengelolaan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD), peningkatan kualitas pengelolaan sampah, pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), dan peningkatan kapasitas serta kualitas jalan dan jembatan.

Peningkatan kualitas pengelolaan sampah difokuskan pada pembangunan Landfill Mining dan Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Pemprov DKI juga bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk mengolah sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) buat Co-Firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Saat menandatangani Kesepakatan Bersama dengan PLN, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta memiliki target utama untuk mengurangi sampah kota dan mengelola sampah di Jakarta dengan strategi yang efisien.

“Dalam penyelesaian sampah ini kita harus efisien dan mengurangi biaya. Pemprov DKI dan PLN bersama-sama menuntaskan persoalan sampah. Dengan dukungan PLN, permasalahan sampah Jakarta yang terus-menerus ada sedikit demi sedikit bisa kita selesaikan bersama,” ujarnya.

Dalam memproduksi 1 ton BBJP diperlukan 3 ton sampah. Dalam satu hari, PLN membutuhkan 1.000 ton BBJP, sehingga Pemprov DKI bisa mengolah 3.000 ton sampah setiap hari. Biomassa yang berasal dari sampah ini digunakan untuk memasok kebutuhan di PLTU Lontar, Suralaya, Labuan, Pelabuhan Ratu, dan Indramayu.

Tak hanya mengurangi volume sampah yang tertimbun, lewat pengelolaan sampah jadi BBJP ini PLN dan Pemprov DKI bisa mengurangi emisi karbon. Sebab, sampah yang berada di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) mengeluarkan emisi tersendiri. Sedangkan ketika diubah menjadi biomassa co-firing, sampah justru berperan dalam mengurangi emisi karbon di PLTU.

Tidak hanya hanya itu, Pemprov DKI juga bekerja sama dengan PT Indocement sebagai off-taker RDF untuk hasil pengolahan sampah di TPST menjadi bahan bakar alternatif.

Pemprov DKI juga ingin mengoptimalkan pengelolaan sampah di hulu (melalui Kurangi, Pilah Olah, dan Jakarta Recycle Center), Tengah (TPS, TPS 3R/Reduce-Reuse-Recycle), TPS B3/Bahan Berbahaya Beracun, dan pengangkutan), serta Hilir (RDF, Landfill Mining, PLTSa/Pembangkit Listrik Sampah, Komposing, Rumah Maggot).

Dibandingkan Intermediate Treatment Facility (ITF), RDF memiliki keunggulan, seperti nilai investasi lebih kecil, waktu pembangunan yang relatif lebih cepat, serta biaya operasional yang lebih murah.

Pengoperasian RDF Plant di TPST Bantargebang sudah terealisasi pada Juni 2023 dengan input sampah 1.460 ton dan output RDF yang dikeluarkan 534 ton. Sedangkan pada Juli 2023, input sampahnya 4.048 ton dan output RDF 1.461 ton. Sementara pada Agustus 2023, input sampah 5.257 ton dan output RDF 1.814 ton.

Investasi pada pengolahan RDF, lanjut Pj. Gubenur Heru, merupakan salah satu upaya mengurangi tonase sampah di Jakarta. Pengelolaan RDF dapat bermanfaat untuk menjadi bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil (batu bara) di sektor industri.

"Pemda DKI tidak mengeluarkan biaya lainnya, selain investasi peralatan yang ada di sini dan upah tenaga kerja. Dengan adanya income dari hasil RDF ini, bisa untuk menambah investasi lagi, serta menambah atau merawat lokasi RDF ini. Kemudian, tujuan akhirnya juga tercapai, yakni mengurangi beban sampah yang ada di Bantargebang dan beban sampah yang ada di DKI Jakarta," ungkap Heru.

Pemprov DKI Jakarta pun terus mengembangkan sistem persampahan mereka dengan rumah maggot. Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Asep Kuswanto, RDF ini cocok diterapkan di Bantargebang dan Jakarta, mengingat kondisi wilayah yang bersuhu panas, sehingga mendukung proses pengeringan secara alami dalam pengolahan sampah. Selain itu, dalam prosesnya, RDF masih membutuhkan tenaga manusia, sehingga dapat menyerap tenaga kerja di bidang lingkungan hidup.

RDF di Bantargebang dibangun di lahan seluas 74.914 meter persegi yang dilengkapi sarana dan prasarana pendukung, seperti  kantor pengelola, laboratorium, gudang produk, jembatan timbang, kantor pemadam kebakaran, pencucian truk, workshop, gardu listrik, ruang kendali, dan instalasi pengolahan air limbah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inchcape Indonesia Siap Hadirkan Kendaraan Mewah Energi Baru di Tanah Air

Inchcape Indonesia Siap Hadirkan Kendaraan Mewah Energi Baru di Tanah Air

Otomotif | Kamis, 19 Oktober 2023 | 20:05 WIB

Bawa Ratusan Trash Bag, Pasukan Relawan Ganjar-Mahfud Gelar Operasi Semut di Depan Kantor KPU

Bawa Ratusan Trash Bag, Pasukan Relawan Ganjar-Mahfud Gelar Operasi Semut di Depan Kantor KPU

Kotak Suara | Kamis, 19 Oktober 2023 | 18:53 WIB

4 Inovasi Daur Ulang Plastik, Makin Optimis Indonesia Bebas Sampah Satu Ini!

4 Inovasi Daur Ulang Plastik, Makin Optimis Indonesia Bebas Sampah Satu Ini!

Your Say | Kamis, 19 Oktober 2023 | 16:35 WIB

Jaga Kelestarian Lingkungan, Warga Diajak Tanam Pohon di Pangalengan

Jaga Kelestarian Lingkungan, Warga Diajak Tanam Pohon di Pangalengan

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2023 | 07:15 WIB

Atasi Penumpukan Sampah, Pemkab Bantul Galakkan Lagi Pemilahan Sampah di Pasar-pasar

Atasi Penumpukan Sampah, Pemkab Bantul Galakkan Lagi Pemilahan Sampah di Pasar-pasar

Jogja | Rabu, 18 Oktober 2023 | 16:55 WIB

Siap-siap! Pemprov DKI Jakarta Mau Tarik Pajak Online Shop dan Ojol Cs

Siap-siap! Pemprov DKI Jakarta Mau Tarik Pajak Online Shop dan Ojol Cs

Bisnis | Rabu, 18 Oktober 2023 | 11:20 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB