Bertemu Pemimpin Turki dan Yordania, Jokowi Bicarakan Upaya untuk Palestina Merdeka

Ria Rizki Nirmala Sari

Minggu, 12 November 2023 | 10:50 WIB
Bertemu Pemimpin Turki dan Yordania, Jokowi Bicarakan Upaya untuk Palestina Merdeka
Pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di sela- sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di King Abdulaziz International Convention Center (KAICC), Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (11/11/2023). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Turki mengambil kesepakatan soal Palestina. Melalui pertemuan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, keduanya bersepakat untuk sama-sama menyelesaikan konflik di Gaza.

Bukan hanya itu, Jokowi dan Erdogan juga bersepakat bakal mewujudkan kemerdekaan Palestina. Hal tersebut disampaikan ketika keduanya menggelar pertemuan bilateral di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di King Abdulaziz International Convention Center (KAICC), Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (11/11/2023).

"Serta mengingatkan dunia untuk selesaikan akar masalah yaitu kemerdekaan Palestina berdasarkan two state solution," kata Jokowi.

Baik Jokowi dan Erdogan juga menyebut bahwa Turki dan Indonesia aktif untuk terus mencoba berkontribusi pada penyelesaian masalah di Gaza.

Pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di sela- sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di King Abdulaziz International Convention Center (KAICC), Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (11/11/2023). (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di sela- sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di King Abdulaziz International Convention Center (KAICC), Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (11/11/2023). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Kedua pemimpin juga membahas penguatan kerja sama bilateral dan sepakat untuk mengintensifkan perundingan Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement (IT-CEPA) sehingga dapat diselesaikan pada tahun 2024.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi menekankan, OKI mesti berada di garda terdepan. OKI dimintanya harus bisa mendesak gencatan senjata demi kemanusiaan.

"Memastikan akses bantuan kemanusiaan yang aman, predictable, sustainable, dan menjangkau seluruh warga," tuturnya.

Sementara itu, Indonesia dikatakannya, akan menggunakna seluruh saluran untuk menyuarakan keadilan dan kemanusiaan bagi bangsa Palestina, termasuk Sidang Majelis Umum PBB, Dewan HAM, dan Mahkamah Kejahatan Internasional.

Bertemu Raja Yordania

baca juga
Pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Raja Yordania Abdullah II bin Al Hussein di sela- sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di King Abdulaziz International Convention Center (KAICC), Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (11/11/2023). (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Raja Yordania Abdullah II bin Al Hussein di sela- sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di King Abdulaziz International Convention Center (KAICC), Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (11/11/2023). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Sebelum bertemu Erdogan, Jokowi juga sempat melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Yordania, Abdullah II bin Al Hussein. Dalam kesempatan itu, Jokowi memberikan dukungan ke Yordania dalam upaya mewujudkan perdamaian menuju Palestina merdeka.

"Mendukung upaya King Abdullah mendorong perlunya terobosan politik bagi dimulainya proses perdamaian menuju kemerdekaan Palestina," kata Jokowi.

Kepada Raja Abdullah, Jokowi mengungkapkan, Indonesia dengan Yordania memiliki posisi yang sama dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Kepala Negara menyebut, Yordania merupakan custodian situs suci agama Islam dan Kristen di Yerusalem.

Indonesia merupakan salah satu co-sponsor Resolusi Majelis Umum PBB yang disahkan 27 Oktober lalu di New York.

Lebih lanjut, Jokowi juga menekankan pentingnya OKI bersatu jadi bagian dari solusi dan menghasilkan langkah konkret agar situasi di Gaza membaik.

Gencatan senjata harus segera dilakukan dan koridor kemanusiaan harus diwujudkan segera.

"Pemindahpaksaan warga Palestina harus ditolak. Akses bantuan kemanusiaan harus dipastikan aman, predictable, sustainable , dan menjangkau seluruh warga."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RS Al Shifa Gaza Jadi Sasaran Rudal Hingga Sniper Israel Sebabkan Komunikasi Terputus, WHO Serukan Gencatan Senjata

RS Al Shifa Gaza Jadi Sasaran Rudal Hingga Sniper Israel Sebabkan Komunikasi Terputus, WHO Serukan Gencatan Senjata

News | Minggu, 12 November 2023 | 10:27 WIB

Profil Daniel Hagari, Jubir Militer Israel yang Tuduh Rumah Sakit Indonesia di Palestina Jadi Markas Hamas

Profil Daniel Hagari, Jubir Militer Israel yang Tuduh Rumah Sakit Indonesia di Palestina Jadi Markas Hamas

Lifestyle | Minggu, 12 November 2023 | 10:15 WIB

Curhat Kakak Relawan Indonesia di Gaza, Adik Cuma Minta Ini Jelang Berangkat: Doakan Jadi Syahid

Curhat Kakak Relawan Indonesia di Gaza, Adik Cuma Minta Ini Jelang Berangkat: Doakan Jadi Syahid

News | Minggu, 12 November 2023 | 10:16 WIB

Ancaman Kelaparan di Gaza Akibat Israel: Warga Antre 9 Jam demi Sebuah Roti Untuk Sekeluarga

Ancaman Kelaparan di Gaza Akibat Israel: Warga Antre 9 Jam demi Sebuah Roti Untuk Sekeluarga

News | Minggu, 12 November 2023 | 10:22 WIB

Memang Boleh Boikot Produk Pro Israel tapi Masih Pakai Instagram cs? Ustaz Dennis Lim Bilang Begini

Memang Boleh Boikot Produk Pro Israel tapi Masih Pakai Instagram cs? Ustaz Dennis Lim Bilang Begini

News | Minggu, 12 November 2023 | 10:19 WIB

Terkini

Emiten TAPG Mulai Investasi Jangka Panjang di Sektor Lingkungan

Emiten TAPG Mulai Investasi Jangka Panjang di Sektor Lingkungan

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:39 WIB

Kerusakan Alat Lumpuhkan ATM 128 Bank, Pengelola Pastikan Bukan Serangan Siber

Kerusakan Alat Lumpuhkan ATM 128 Bank, Pengelola Pastikan Bukan Serangan Siber

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:37 WIB

Beras SPHP Diduga Dioplos, Begini Modus Mafia Beras Kelabui Konsumen

Beras SPHP Diduga Dioplos, Begini Modus Mafia Beras Kelabui Konsumen

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:27 WIB

Bikin Pengunjung Betah dan Ingin Kembali? Ini yang Perlu Dibenahi Tempat Wisata

Bikin Pengunjung Betah dan Ingin Kembali? Ini yang Perlu Dibenahi Tempat Wisata

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 16:22 WIB

Hasto Tuntaskan Soekarno Run Blitar, Acungkan Salam Tiga Jari di Garis Finish

Hasto Tuntaskan Soekarno Run Blitar, Acungkan Salam Tiga Jari di Garis Finish

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:10 WIB

Juni and the Anything Tree, Suara Kecil Anak-Anak untuk Menyelamatkan Alam

Juni and the Anything Tree, Suara Kecil Anak-Anak untuk Menyelamatkan Alam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 16:10 WIB

3 Zodiak Paling Hoki dan Bahagia Hari Ini, Minggu 8 November 2026: Keberuntungan Besar Menanti Anda

3 Zodiak Paling Hoki dan Bahagia Hari Ini, Minggu 8 November 2026: Keberuntungan Besar Menanti Anda

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 16:07 WIB

ISIS Come Back! Sudah Serang Israel Sejak Sebulan Lalu

ISIS Come Back! Sudah Serang Israel Sejak Sebulan Lalu

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:05 WIB

Helikopter Jatuh di Sungai Barito, Dua WNA Selamat, 1 Awak WNI Masih Dicari

Helikopter Jatuh di Sungai Barito, Dua WNA Selamat, 1 Awak WNI Masih Dicari

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:59 WIB

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:49 WIB

×