Waduh! Gaya Kepemimpinan Jokowi Dicap Mirip Donald Trump, Cendekiawan Ini Ungkap Kesamaannya

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 11 Desember 2023 | 18:54 WIB
Waduh! Gaya Kepemimpinan Jokowi Dicap Mirip Donald Trump, Cendekiawan Ini Ungkap Kesamaannya
Ilustrasi--Waduh! Gaya Kepemimpinan Jokowi Dicap Mirip Donald Trump, Cendekiawan Ini Ungkap Kesamaannya. (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Demokratis kembali menyinggung soal kemunduran demokrasi yang terjadi di Indonesia saat ini. Bahkan, kondisi ini dianggap mirip dengan ketika Amerika Serikat dipimpin oleh eks Presiden Donald Trump.

Perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil sekaligus Cendekiawan, Sukidi mengatakan, Amerika yang notabene sudah merdeka ratusan tahun dengan sistem demokrasi terdepan pernah berada dalam kondisi kemunduran saat dipimpin Donald Trump.

"Buat saya Donald Trump ini adalah figur sempurna dari seorang penguasa yang Machiavellian, yang menggunakan politik dan kekuasaan dengan cara-cara yang brutal, bahkan telah menampilkan dirinya sebagai figur yang begitu didambakan oleh Machiavelli, pemimpin yang ditakuti," ujar Sukidi kepada wartawan, Senin (11/12/2023).

Selama kepemimpinan Trump, masyarakat Amerika disebutnya dikenalkan politic of fear alias politik ketakutan.

"Amerika mengalami satu situasi di mana demokrasi di Amerika mengalami yang disebut sebagai democratic backsliding. Inilah yang akhir-akhir ini kita rasakan juga di Indonesia," ucapnya.

Donald Trump Positif Covid-19. (SAUL LOEB / AFP & Anadolu Agency/Tayfun Coskun)
Donald Trump. (SAUL LOEB / AFP & Anadolu Agency/Tayfun Coskun)

Di Indonesia, kata Sukidi, sedang masuk dalam era resesi dan kemerosotan demokrasi. Hal ini terlihat dari kasus di Mahkamah Konstitusi (MK), Ketua Komisi Pembetantasan Korupsi (KPK) jadi tersangka, hingga dugaan pengarahan aparat untuk Pemilu.

"Demokrasi kita sedang dibunuh secara perlahan, secara gradual, dan secara sistematis, terutama oleh para penguasa Machiavellian yang mempraktekkan kekuasaan dan politik secara brutal melalui instrumen Konstitusi, melalui instrumen hukum, melalui pelemahan instrumen demokrasi lainnya," ucapnya.

Karena itu, dengan kondisi ini ia tak yakin Pemilu bisa berjalan secara netral. Seharusnya, semua pihak meyakini republik harusnya hadir untuk mengakomodir semua kepentingan tanpa pandang bulu demi kepentingan satu atau segelintir kelompok.

"Republik untuk semua menjadi Republik untuk melayani kepentingan satu orang, satu keluarga, satu golongan, dan yang terakhir adalah masyarakat sipil begitu dipinggirkan, dan ini berjalan begitu halus karena ini dijalankan dengan topeng kekuasaan dan topeng kerakyatan," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribut-ribut Pemilihan Gubernur Jakarta, Jokowi Lebih Setuju Dipilih Rakyat atau Presiden?

Ribut-ribut Pemilihan Gubernur Jakarta, Jokowi Lebih Setuju Dipilih Rakyat atau Presiden?

News | Senin, 11 Desember 2023 | 15:32 WIB

Pesan Jokowi ke BEM UGM Usai Diberi Gelar Alumni Paling Memalukan: Kita Ini Ada Etika...

Pesan Jokowi ke BEM UGM Usai Diberi Gelar Alumni Paling Memalukan: Kita Ini Ada Etika...

News | Senin, 11 Desember 2023 | 14:34 WIB

Zulkifli Hasan Sebut Jokowi Gabung PAN, Benarkah?

Zulkifli Hasan Sebut Jokowi Gabung PAN, Benarkah?

Kotak Suara | Senin, 11 Desember 2023 | 13:44 WIB

Gielbran Ketua BEM UGM Sebut Kinerja Presiden Jokowi Memalukan, Memang Seperti Apa?

Gielbran Ketua BEM UGM Sebut Kinerja Presiden Jokowi Memalukan, Memang Seperti Apa?

News | Senin, 11 Desember 2023 | 16:00 WIB

Terkini

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

×