Tuntut Ganti Rugi, Gerbang RS Haulussy Ambon Digembok Pemilik Lahan, Pasien-Perawat Sempat Terkurung

Bangun Santoso Suara.Com
Jum'at, 29 Desember 2023 | 09:40 WIB
Tuntut Ganti Rugi, Gerbang RS Haulussy Ambon Digembok Pemilik Lahan, Pasien-Perawat Sempat Terkurung
Seorang warga sementara berjalan menuju pintu gerbang RSUD Haulussy Ambon untuk membuka gembok dan memberikan jalan bagi seorang tenaga medis yang hendak pulang. (28/12) (ANTARA/daniel/)

Suara.com - Pintu gerbang masuk RSUD dr. M. Haulussy Ambon, Maluku, digembok oleh pihak Yohanes Tisera alias Buke selaku pemilik lahan akibat tuntutan pembayaran ganti rugi lahan sekitar Rp 42 miliar lebih tidak dipenuhi Pemerintah Provinsi Maluku.

"Hari ini ada aksi penyegelan pintu gerbang RSUD Haulussy dan kehadiran kami untuk memberikan imbauan kamtibmas," kata Kapolsek Nusaniwe Iptu Johan Anakotta di Ambon, Kamis (29/12/2023).

Kapolsek bersama sejumlah personel menemui pemilik lahan yang diwakili penasihat hukumnya Adolf H serta Raja (Kades) Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe (Kota Ambon) Yohanes Tisera saat dilakukan aksi penyegelan.

Penyegelan dilakukan pada dua gerbang utama depan rumah sakit, sebuah pintu menuju apotek, dan pintu gebang bagian belakang rumah sakit yang merupakan jalan masuk menuju kamar jenazah RSUD.

Menurut dia, aksi penyegelan berlangsung aman dan tidak ada protes sehingga polisi meninggalkan lokasi RSUD dan tinggal penasihat hukum berserta sejumlah orang yang melakukan penjagaan gerbang RSUD yang sudah disegel.

Disegelnya semua pintu masuk RSUD Haulussy karena sejak pekan lalu telah dilakukan pemasangan spanduk penyegelan oleh pemilik lahan akibat tiga tahun memperjuangkan pembayaran ganti rugi lahan namun tidak ada realisasi dari Pemprov setempat.

Pantauan di RSUD tersebut, tersisa dua pasien gagal ginjal yang sementara menjalani perawatan cuci darah ditambah 26 pasien rawat jalan.

Sementara sejumlah tenaga medis yang sementara bertugas hendak pulang harus meminta warga yang memegang kunci gembok untuk membuka pintu gerbang agar mereka bisa pulang.

Dampak dari aksi mogok para dokter dan tenaga perawat hingga pegawai honor daerah di RSUD Haulussy sejak Senin, (18/12) hingga aksi penyegelan rumah sakit juga turut dirasakan para warga yang berjualan di depan RSUD, tukang ojek, maupun supir angkot.

Baca Juga: Gelar Christmas E-Lifes di Ambon, PT PLN Persero Lengkapi dengan Pameran Mobil Listrik untuk Tujuan Ini

"Biasanya kios kami yang menjual makanan, minuman, atau rokok cukup laris di malam hingga pagi hari, tetapi sekarang sangat sepi dan ada beberapa kios yang terpaksa tutup," ujar Marice, salah satu penjaga kios.

Salah satu pengemudi angkot jurusan Terminal Mardika-Kudamati juga mengakui penumpang sangat sepi karena aktivitas pelayanan kesehatan di RSUD Haulussy mandek. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI