Fakta Baru Terungkap, Tentara Israel Lakukan Kesalahan Fatal Tembak Tiga Sandera

Chandra Iswinarno

Jum'at, 29 Desember 2023 | 17:12 WIB
Fakta Baru Terungkap, Tentara Israel Lakukan Kesalahan Fatal Tembak Tiga Sandera
Warga Palestina meninggalkan Gaza bagian utara menuju wilayah selatan ditengah serangan Israel pada Jumat (10/11/2023). [Mohammad ABED/AFP]

Suara.com - Sebuah fakta baru terungkap dari hasil penyelidikan tewasnya tiga sandera yang merupakan warga Israel dalam sebuah penyergapan pada 10 Desember 2023 silam yang dilakukan tentara negara zion tersebut.

Berdasarkan laporan yang dibuat, Tentara Israel mengabaikan teriakan minta tolong dari para sandera dalam Bahasa Ibrani. Namun Tentara Israel menganggap hal itu sebagai upaya tipuan yang dilakukan Hamas agar mereka masuk ke dalam gedung di Distrik Shejaiya, Kota Gaza.

"Para tentara juga mendengar teriakan 'sandera' dalam bahasa Ibrani pada 10 Desember, namun menafsirkannya sebagai 'upaya penipuan teroris' oleh militan Hamas untuk memikat mereka ke dalam gedung di distrik Shejaiya di Kota Gaza," menurut hasil penyelidikan tersebut yang diterbitkan, Kamis (28/12/2023) waktu setempat seperti dikutip Alarabiya.

"Para sandera kemungkinan juga melarikan diri dari gedung tersebut, dan pada tanggal 15 Desember tentara Israel menembak mereka setelah salah mengidentifikasi mereka sebagai ancaman," kata penyelidikan.

Dalam peristiwa tersebut, dua sandera tewas di tempat. Sedangkan, sandera ketiga melarikan diri dan saat itu tentara diperintahkan menahan tembakan untuk mengidentifikasinya.

Masih menurut laporan tersebut, Komandan Tentara Israel sempat meminta sandera yang masih hidup untuk maju ke arah tentara.

Namun, dua tentara yang tidak mendengar perintah tersebut, karena kebisingan dari tank yang berada di dekatnya, malah menembak sandera tersebut hingga tewas.

Ketiga sandera yang ditembak tersebut, semuanya bertelanjang dada dan salah satunya membawa bendera putih. Pada 14 Desember 2023, sebuah drone tentara mengidentifikasi tanda-tanda 'SOS' dan 'bantuan, tiga sandera' di gedung dekat tempat ketiga sandera ditembak.

"Tentara 'gagal dalam misinya menyelamatkan para sandera dalam peristiwa ini,'" kata Panglima militer Herzi Halevi dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan bersama dengan laporan penyelidikan.

baca juga

Menurutnya, seharusnya peristiwa penembakan terhadap ketiga sandera tersebut bisa dicegah.

Setelah pembunuhan para sandera diumumkan, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan duka mendalam atas terjadinya peristiwa tersebut.

"Hal itu 'menghancurkan hati saya' dan 'menghancurkan hati seluruh bangsa,” katanya.

Tiga sandera yang ditembak tentara Israel tersebut diidentifikasi bernama Yotam Haim, Alon Shamriz dan Samer El-Talalqa.

Pembunuhan terhadap ketiga sandera pria tersebut, memicu protes di Tel Aviv. Demonstran menuntut pihak yang berwenang membuat rencana baru untuk memulangkan 129 sandera yang masih ditahan di Jalur Gaza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RS Indonesia Difitnah Lagi, Tentara Israel Klaim Temukan Mobil Sandera yang Dikaitkan Peristiwa 7 Oktober

RS Indonesia Difitnah Lagi, Tentara Israel Klaim Temukan Mobil Sandera yang Dikaitkan Peristiwa 7 Oktober

News | Rabu, 27 Desember 2023 | 11:29 WIB

China: Resolusi DK PBB Tak Sesuai Harapan, Serangan Israel Harus Segera Dihentikan Tanpa Syarat

China: Resolusi DK PBB Tak Sesuai Harapan, Serangan Israel Harus Segera Dihentikan Tanpa Syarat

News | Selasa, 26 Desember 2023 | 09:11 WIB

Kejam! Israel Serang Kamp Pengungsian Di Gaza, 70 Orang Tewas

Kejam! Israel Serang Kamp Pengungsian Di Gaza, 70 Orang Tewas

News | Senin, 25 Desember 2023 | 14:48 WIB

Terkini

IPW ke Panglima TNI: Jangan Biarkan Oknum Lindungi Koruptor dan Coreng Citra Institusi!

IPW ke Panglima TNI: Jangan Biarkan Oknum Lindungi Koruptor dan Coreng Citra Institusi!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:53 WIB

Nanoplastik ditemukan di Antartika: Bagaimana bisa Sampai ke Sana?

Nanoplastik ditemukan di Antartika: Bagaimana bisa Sampai ke Sana?

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:29 WIB

Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR

Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:54 WIB

Tak Hanya Saksi, IPW Sebut 2 Brigjen TNI Satroni Polda Metro Hendak Ambil Paksa Barang Bukti

Tak Hanya Saksi, IPW Sebut 2 Brigjen TNI Satroni Polda Metro Hendak Ambil Paksa Barang Bukti

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:43 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK

Sudah Jadi Tersangka, Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:42 WIB

Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu

Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:37 WIB

Geger Isu Teror di Kantor BGN, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Geger Isu Teror di Kantor BGN, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:29 WIB

Garansi Harga BBM Rakyat Kecil Tak Naik, Prabowo Sentil Pengusaha Pakai Lamborghini

Garansi Harga BBM Rakyat Kecil Tak Naik, Prabowo Sentil Pengusaha Pakai Lamborghini

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:20 WIB

Prabowo Didesak Turun Tangan, Cegah Konflik Polri-Kejaksaan Makin Melebar: TNI Jangan Ikut Campur

Prabowo Didesak Turun Tangan, Cegah Konflik Polri-Kejaksaan Makin Melebar: TNI Jangan Ikut Campur

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:16 WIB

Nama Febrie Terseret Isu Korupsi, Habiburokhman: Jika Bukti Kuat Harus Diproses

Nama Febrie Terseret Isu Korupsi, Habiburokhman: Jika Bukti Kuat Harus Diproses

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:14 WIB

×