Relawannya Diduga Meninggal Dianiaya, Ganjar Pranowo: Segera Diurus

Minggu, 31 Desember 2023 | 06:09 WIB
Relawannya Diduga Meninggal Dianiaya, Ganjar Pranowo: Segera Diurus
Paslon Capres-Cawapres Ganjar Pranowo - Mahfud MD di di Djakarta Theater, Jakarta Sabtu (30/12/2023).[Suara.com/Yaumal Asri]

Suara.com - Seorang relawan pasangan capres-cawapres nomor urut tiga, Ganjar-Mahfud meninggal dunia diduga dianiaya di Yogyakarta.

Menanggapi kabar itu, Ganjar Pranowo mengaku turut berduka cita atas peristiwa tersebut.

"Saya turut berduka, kemarin saya dikabari ada relawan yang meninggal dunia," kata Ganjar di di Djakarta Theater, Jakarta Sabtu (30/12/2023).

Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud disebutnya telah diminta turun untuk mengusutnya.

"Maka kami minta tim pemenangan untuk segera urus. Dan sekarang tim hukum mendalami soal itu," tegasnya.

Sebelumnya, Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis mengungkap ada salah satu relawan yang meninggal karena diduga dianiaya.

Paslon Capres-Cawapres Ganjar Pranowo - Mahfud MD di di Djakarta Theater, Jakarta Sabtu (30/12/2023).[Suara.com/Yaumal Asri]
Paslon Capres-Cawapres Ganjar Pranowo - Mahfud MD di di Djakarta Theater, Jakarta Sabtu (30/12/2023).[Suara.com/Yaumal Asri]

Korban bernama Muhandi Mawanto dan meninggal pada 24 Desember 2023.

"Mereka yang meninggal dunia ini adalah relawan pendukung Ganjar-Mahfud dan yang diduga mengalami kekerasan dan brutalitas oknum paslon yang lain," kata Todung.

Ditegaskannya hal itu tidak dapat dibiarkan. Aparat penegak hukum harus mengambil tindakan tegas.

Baca Juga: TPN Klaim Ganjar-Mahfud Datangi 178 Lokasi Kampanye Dalam 1 Bulan: Jauh Di Atas Paslon Lain

"Ini tidak bisa dibenarkan, karena kita ingin pemilu yang damai, pemilu yang tertib, pemilu yg sesuai aturan," katanya.

Dia memastikan TPN akan mengambil tindakan demi keadilan korban.

"Jadi semua brutalitas dan tindakan-tindakannya kekerasan yang dilakukan itu melanggar hukum. Dan itu tidak bisa kita terima. Dan kita akan memproses ini secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

"Brutalitas ini membahayakan, kekerasan ini membahayakan pemilu kita karena ini menimbulkan iklim ketakutan dan kita tidak boleh membiarkan ini," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI