Nexus EcoSTEAM Publikasikan Kajian Strategi Integrasi STEAM

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 07 Januari 2024 | 19:05 WIB
Nexus EcoSTEAM Publikasikan Kajian Strategi Integrasi STEAM
Talkshow Menavigasi Indonesia yang diselenggarakan pada pada Jumat, (5/1/2024) lalu. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Nexus EcoSTEAM merilis website dan mempublikasi kajian tentang pembangunan berkelanjutan, pengelolaan lingkungan hidup, dan sosial Indonesia. Kajian tersebut untuk mendorong, mengawal dan mengintegrasikan STEAM di masyarakat Indonesia.

Seiring dengan perkembangan Indonesia yang terus mencapai kemajuan dan keberlanjutan, Nexus EcoSTEAM menyadari perlunya sebuah platform kolaboratif baik dari state actor maupun non-state actor untuk meningkatkan kontribusi terhadap visi kemajuan dan keberlanjutan Indonesia. Nexus EcoSTEAM percaya kerja kolektif antara para pelaku industri, akademisi, masyarakat sipil, dan pembuat kebijakan dapat menjadi inisiator pembentuk masa depan Indonesia yang lebih cerah.

Peluncuran kajian strategi integrasi STEAM dilakukan dalam Talkshow Menavigasi Indonesia yang diselenggarakan pada pada Jumat, (5/1/2024) lalu. Talkshow dihadiri oleh 60-an peserta dari berbagai background mulai dari mahasiswa, aktivis, akademisi, pengusaha, dan professional/pakar di bidangnya

Mengambil sub-tema Integrasi “STEAM Sebagai Pilar Mewujudkan Kemajuan & Keberlanjutan", acara ini menampilkan diskusi panel yang menarik, presentasi yang mendalam, dan sesi tanya jawab interaktif yang menggali aspek-aspek utama pembangunan yang berkelanjutan, Triple Bottom Line (People Planet, Prosperity), konservasi lingkungan, Sustainable Development Goals, dan beragam inovasi, semua hal tersebut diulas dengan STEAM yang digunakan sebagai pisau analisa.

Dalam Talkshow tersebut, salah satu ahli restrukturisasi keuangan, Muliandy Nasution menegaskan, salah satu janji pada kampanye pilpres yang menarik untuk dianalisa adalah program makan siang dan susu gratis, tidak hanya karena manfaatnya bagi masyarakat seperti insentif pada roda perekonomian, peningkatan kualitas hidup dan SDM. Tetapi juga dikarenakan program tersebut sangat mungkin dilakukan tanpa menggunakan APBN.

"Dampak positif dari program tersebut adalah penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan produktivitas UMKM, peningkatan belanja masyarakat sehingga perekonomian secara mikro akan menguat," katanya.

Muliandy mengatakan, tantangan pada eksekusi program bukan pada sumber pendanaan, tetapi bagaimana pengelolaan dan pertanggungjawaban alokasi pendanaan. Karena, program ini akan melibatkan banyak pihak sehingga memerlukan monitoring dan evaluasi yang ketat.

Di lain hal, Wakil Ketua Dewan Pakar TKN, Budiman Sudjatmiko yang juga merupakan salah satu narasumber dalam Talkshow berpendapat, masa depan Indonesia yang berkelanjutan dicapai melalui upaya kolaboratif dalam mewujudkan inovasi (community-driven innovation). Hal ini bisa dimulai dengan pembangunan dari desa dimana IKN akan berperan sebagai integrator dan aggregator upaya kolaboratif ini.

Acara Talkshow “Menavigasi Indonesia” dapat menjadi platform di mana para pemimpin, pakar, dan masyarakat sipil dapat berkumpul untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan wawasan, guna menumbuhkan visi kolektif untuk Indonesia yang lebih maju dan berkelanjutan.

baca juga

Budiman percaya dengan semakin banyaknya kelompok-kelompok yang membicarakan sains, teknologi, dan matematika sebagai salah satu variabel penentu kemajuan bangsa, maka di masa yang akan datang, Indonesia akan dapat bersaing dengan Tiongkok maupun Amerika sebagai negara adidaya.

Praktisi energi terbarukan dan sustainable development, Hokkop Situngkir berpendapat, hilirisasi adalah kunci pembangunan energi terbarukan Indonesia secara berkelanjutan. SDM Indonesia saat ini tidak kalah bersaing dengan SDM dari negara lain. Hanya saja terkait riset dan adopsi teknologi harus diakselerasi dengan dorongan oleh negara melalui perguruan tinggi. Contoh aktual riset dan adopsi teknologi yang digunakan oleh Hokop Situngkir yaitu penerapan GIS (Geopraphic Information System) dan BIM (Building Information Modelling) dalam pengembangan energi terbarukan

Sebagai informasi, Nexus EcoSTEAM mengundang para pemimpin, pelaku industri, pakar, akademisi, dan masyarakat sipil untuk turut berpartisipasi secara kolaboratif dalam agenda pembangunan yang berkelanjutan dalam rangka menata masa depan Indonesia yang lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persiapan Gibran Nonton Debat Capres Ketiga: Potong Rambut dan Wajah Dimasker

Persiapan Gibran Nonton Debat Capres Ketiga: Potong Rambut dan Wajah Dimasker

Video | Minggu, 07 Januari 2024 | 16:00 WIB

Debat Capres Kedua Jam Berapa? Anies, Prabowo dan Ganjar Bakal Adu Gagasan Malam Ini 7 Januari 2024

Debat Capres Kedua Jam Berapa? Anies, Prabowo dan Ganjar Bakal Adu Gagasan Malam Ini 7 Januari 2024

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 17:06 WIB

Gibran Rakabuming ke Salon Jelang Debat Capres, Segini Kisaran Harga Perawatannya

Gibran Rakabuming ke Salon Jelang Debat Capres, Segini Kisaran Harga Perawatannya

Lifestyle | Minggu, 07 Januari 2024 | 16:58 WIB

Saat Ganjar dan Cak Imin Sindir Keberpihakan Jokowi Jelang Debat Capres Ketiga

Saat Ganjar dan Cak Imin Sindir Keberpihakan Jokowi Jelang Debat Capres Ketiga

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 16:52 WIB

3.100 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Debat Capres di Istora Senayan

3.100 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Debat Capres di Istora Senayan

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 16:04 WIB

Atta Halilintar Ledek Aaliyah Massaid Ikut Kajian Rumah Tangga tapi Belum Menikah

Atta Halilintar Ledek Aaliyah Massaid Ikut Kajian Rumah Tangga tapi Belum Menikah

Your Say | Kamis, 07 Desember 2023 | 13:06 WIB

Terkini

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:19 WIB

×