KASAL Harap Status Pengungsi Rohingya Didalami: Korban Konflik atau TPPO?

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 15 Januari 2024 | 14:28 WIB
KASAL Harap Status Pengungsi Rohingya Didalami: Korban Konflik atau TPPO?
Satu pengungsi Rohingya yang mendarat di Aceh Besar sebagai tersangka penyelundup manusia. [Antara]

Suara.com - Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf TNI Angkatan Laut menyarankan pemerintah Indonesia agar menyelidiki status pengungsi Rohingya secara resmi.

Hal ini dilakukan agar memastikan bahwa mereka benar-benar merupakan pengungsi akibat konflik perang atau imigran gelap yang menjadi korban perdagangan orang, sesuai dengan ketentuan aturan internasional.

"Sekarang sudah tegas bahwa ada niat dan upaya TPPO, ini dikategorikan atau distatuskan. Apakah mereka benar-benar pengungsi akibat perang atau imigran gelap? Itu yang harus diselidiki," kata Ali usai menghadiri upacara tabur bunga Hari Dharma Samudera di Jakarta, Senin (15/1/2024).

Menurut dia, gelombang pengungsi Rohingya yang masuk ke wilayah NKRI akan ditangani TNI AL bersama pihak terkait hingga akhirnya masalah dapat diserahkan kepada Komisioner Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR).

Setelah pemerintah mengetahui adanya indikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menjadi penyebab datangnya pengungsi secara berulang, ia menjelaskan bahwa TNI bersama dengan pemangku kepentingan lainnya mengambil tindakan untuk memeriksa status atau alasan kedatangan mereka ke wilayah perairan Indonesia.

Namun, menurut Ali, usaha tersebut menghadapi kendala karena berdasarkan ketentuan internasional, jika pengungsi Rohingya ternyata merupakan individu yang melarikan diri ke negara lain akibat konflik perang, suatu negara tidak diizinkan menolak kedatangan mereka.

"Sama halnya dengan datangnya pengungsi akibat kekerasan atau genosida," kata dia, dikutip dari Antara.

Permasalahan yang utama pengungsi ini sesuai dengan aturan internasional, menurut dia, agak sulit karena Indonesia harus menerima atau tidak.

"Kalau pada aturan internasional, namanya pengungsi akibat dari peperangan, pengungsi dari kekerasan, genosida, dan kegiatan lain itu tidak boleh ditolak seperti yang disampaikan Bu Menlu, sama seperti itu," ujar Ali.

Lebih lanjut Ali menyebut sejumlah pihak yang terlibat dengan TNI untuk menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan NKRI, yakni Bakamla, Pol Laut, Kepolisian Daerah Istimewa Aceh, dan pihak KKP, terutama dalam mengatasi pengungsi Rohingya yang jumlahnya sampai saat ini terus bertambah.

Kerja sama tersebut, kata dia, terus diperkuat agar dapat mengusut tuntas motif para pengungsi, hingga menyelidiki oknum-oknum yang membawa kepentingan pribadinya.

"Itu yang diselidiki terus. Kalau memang ini imigran gelap, kita halau. Beberapa kali KRI kita di Sabang, KRI Bontang dan beberapa KRI lainnya sekarang berjaga-jaga di perairan Sabang dan sekitar Aceh di Sumatera Utara," kata Kasal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Unggah Kegiatannya di Bangka Belitung, Anies Diminta Warganet Jadi Presiden Rohingya dan Sales

Prabowo Unggah Kegiatannya di Bangka Belitung, Anies Diminta Warganet Jadi Presiden Rohingya dan Sales

News | Jum'at, 12 Januari 2024 | 20:01 WIB

Wakil MPU Aceh Teungku Faisal Minta Warga Tak Lagi Menolak Imigran Rohingya

Wakil MPU Aceh Teungku Faisal Minta Warga Tak Lagi Menolak Imigran Rohingya

Your Say | Rabu, 10 Januari 2024 | 13:33 WIB

Mengabdi Sebagai PNS Selama 30 Tahun, Jadi Hal yang Meringankan Rafael Alun

Mengabdi Sebagai PNS Selama 30 Tahun, Jadi Hal yang Meringankan Rafael Alun

News | Senin, 08 Januari 2024 | 16:29 WIB

Poliparty: Isu-isu Penting Ini Dibahas di Debat Capres Ketiga, Apa Saja?

Poliparty: Isu-isu Penting Ini Dibahas di Debat Capres Ketiga, Apa Saja?

Video | Sabtu, 06 Januari 2024 | 08:00 WIB

Mahasiswa Aceh Usir Pengungsi Rohingya Disebut Xenofobia, Istilah Apa Itu?

Mahasiswa Aceh Usir Pengungsi Rohingya Disebut Xenofobia, Istilah Apa Itu?

Lifestyle | Minggu, 31 Desember 2023 | 09:30 WIB

Indonesia Wajib Urus Pengungsi Rohingya atau Tidak? Simak Penjelasannya

Indonesia Wajib Urus Pengungsi Rohingya atau Tidak? Simak Penjelasannya

News | Jum'at, 29 Desember 2023 | 19:08 WIB

Terkini

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:06 WIB

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:02 WIB

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:57 WIB

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:53 WIB

Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari

Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:47 WIB

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB

CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan

CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:38 WIB

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB