Disinggung Gibran Saat Debat, Ini yang Jadi Penyebab Gerakan Rompi Kuning di Prancis

Galih Prasetyo

Senin, 22 Januari 2024 | 09:03 WIB
Disinggung Gibran Saat Debat, Ini yang Jadi Penyebab Gerakan Rompi Kuning di Prancis
Polisi menembakkan gas air mata kepada massa aksi Rompi Kuning di Paris, Prancis, Sabtu (8/12/2018).

Suara.com - Calon wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka pada debat Pilpres 2024 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/1) sempat singgung gerakan Rompi Kuning di Prancis.

"Greenflation itu, kita kasih contoh yang simple saja. Demo rompi kuning di Prancis. Bahaya sekali. Sudah memakan korban. Ini yang harus diantisipasi. Jangan sampai terjadi di Indonesia. Belajar dari negara maju," kata Gibran kepada Mahfud MD saat bahas perihal greenflation.

Lantas benarkah gerakan Rompi Kuning di Prancis disebabkan adanya dampak greenflation?

Baca Juga:

Mouvement des Gilets jaunes alias gerakan Rompi Kuning terjadi sejak 17 November 2018. Gerakan ini berlangsung sampai sekarang di Prancis.

Gerakan ini kemudian juga menginspirasi gerakan sejenis di sejumlah negara di Eropa seperti Belgia dan Belanda. Mengutip dari laporan Le Monde, ada sejumlah faktor yang menyebabkan pecahnya Gerakan Rompi Kuning di Prancis.

Gerakan yang diinisiasi oleh kelas pekerja di Prancis ini awalnya disebabkan rasa khawatir dengan adanya kebijakan kenaikan harga bahan bakar tidak sebanding dengan beban hidup tidak proposional antara pajak yang dibebankan kepada kelas pekerja dan kaum menengah.

Para kaum pekerja berrompi kuning ini kemudian turun ke jalan untuk menuntut Presiden Prancis, Emmanuel Macron untuk turun dari jabatannya. Para kaum pekerja turun ke jalan dengan gunakan rompi kuning sebagai simbol perlawanan.

Hal ini dikarenakan sejak 2008, di Prancis ada kebijakan gunakan rompi kuning untuk para sopir memakainya, jika tidak akan mendapat sanksi hukum.

baca juga

Selain disebabkan karena kebijakan kenaikan harga bahan bakar, gerakan rompi kuning juga didorong karena penerapan pajak karbon.

Mengutip dari vie-publique, penerapan pajak karbon yang dituangkan dalam bentuk undang-undang pada Januari 2009 ini diprotes oleh kaum pekerja. Pada demo Februari 2009, aksi kaum pekerja membuat jalan nasional 164 Rennes dan Carhaix tak bisa dilalui.

Komisi Nasional Debat Publik alis CNDP pada Agustus 2018 mendesak agar penerapan pajak karbon ini dihentikan karnea dianggap memiliki dampak ekologis dan beresiko pada rumah tangga kaum pekerja yang rentan.

Selain itu, gerakan rompi kuning juga didasari karena pengetatan anggaran, digitalisasi administrasi, penekanan pajak solidaritas atas kekayaan pada 2017 hingga masalah globalisasi dan neoliberalisme.

Gerakan rompi kuning di Prancis ini memiliki tujuan yakni penurunan pajak bahan bakar dan motor, peningkatan standar kehidupan, menuntut Macron turun, penghentian langkah-langkah pengetatan anggaran yang tidak populer dan
transparansi serta akuntabilitas pemerintah terhadap kelas pekerja dan menengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Pakai Sepatu Seharga Seratus Ribu Saat Debat Cawapres

Gibran Pakai Sepatu Seharga Seratus Ribu Saat Debat Cawapres

Bisnis | Senin, 22 Januari 2024 | 09:00 WIB

Capek Usai Berdebat, Mahfud MD: Ada Saja Materi dan Gimmick Recehan

Capek Usai Berdebat, Mahfud MD: Ada Saja Materi dan Gimmick Recehan

Kotak Suara | Senin, 22 Januari 2024 | 08:57 WIB

All In! Ria Ricis Gabung Deretan Artis Pendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka

All In! Ria Ricis Gabung Deretan Artis Pendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka

Entertainment | Senin, 22 Januari 2024 | 08:56 WIB

Hilirisasi Paling Banyak Disebut, Ini Daftar Kata-kata Andalan Gibran Di Panggung Debat Semalam

Hilirisasi Paling Banyak Disebut, Ini Daftar Kata-kata Andalan Gibran Di Panggung Debat Semalam

Kotak Suara | Senin, 22 Januari 2024 | 08:56 WIB

Ramai Lagi Video Jokowi Meminta Tom Lembong Jawab Pertanyaan di Forum Internasional

Ramai Lagi Video Jokowi Meminta Tom Lembong Jawab Pertanyaan di Forum Internasional

Kotak Suara | Senin, 22 Januari 2024 | 08:43 WIB

Peluk Erat Anies ke Muhaimin Usai Debat Ternyata Bertepatan dengan Hari Spesial Ini

Peluk Erat Anies ke Muhaimin Usai Debat Ternyata Bertepatan dengan Hari Spesial Ini

Kotak Suara | Senin, 22 Januari 2024 | 08:39 WIB

Terkini

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

×