Hoaks Rekaman Dimarahi Surya Paloh Pakai Teknologi AI, Anies Gerah: Jangan Kampanye Kebohongan!

Agung Sandy Lesmana, Rakha Arlyanto

Selasa, 23 Januari 2024 | 13:27 WIB
Hoaks Rekaman Dimarahi Surya Paloh Pakai Teknologi AI, Anies Gerah: Jangan Kampanye Kebohongan!
Hoaks Rekaman Dimarahi Surya Paloh Pakai Teknologi AI, Anies Gerah: Jangan Kampanye Kebohongan!. (ist/ dok IG @aniesbaswedan)

Akun tersebut mengunggah rekaman suara yang seolah-olah Anies dimarahi oleh Surya Paloh dengan narasi: "Detik-detik telponan bapak ketuwa Nasdem Surya Paloh berbicara dengan bapak Anis Waswedan calon presiden 2024."

Berikut dialog rekaman suara yang diduga antara Anies dan Surya Paloh:

"Saya sudah berusaha sekuat tenaga, pas di debat saya juga mati-matian untuk ngambil perhatian masyarakat."

"Ya tetap aja, tapi data mu itu ngawur bilang angin nggak punya KTP segala saya yang malu haduh Nies," terdengar rekaman yang mirip suara Surya Paloh.

"Itu saya berusaha kalem aja buat ngeles."

"Kesalahan masa lalu kamu itu kebanyakan sih, saya juga merasa dibohongin nih sama Mimin, di awal dia janjiin banyak banget hal sampai maunya jadi ketua tapi malah zonk."

"Pak kesalahan itu sudah saya tutup tutupin kalau soal Cak Mimin saya juga sebenarnya capek pak."

Ternyata Hoaks

Sebelumnya, Sekjen Partai NasDem, Hermawi Taslim buka suara usai rekaman suara yang diduga Anies dimarahi oleh Surya Paloh viral di media sosial. Hermawi memastikan bahwa rekaman suara itu hoaks.

baca juga
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan saat berkampanye di Lapangan Jambidan, Bantul, DIY, Selasa (23/1/2024). [Kontributor Suarajogja.id/ Julianto]
Capres nomor urut 1, Anies Baswedan saat berkampanye di Lapangan Jambidan, Bantul, DIY, Selasa (23/1/2024). [Kontributor Suarajogja.id/ Julianto]

"Dugaan rekaman percakapan antara Anies dan Pak Surya Paloh itu dipastikan hoaks," kata Hermawi dalam keterangannya, Selasa.

Hermawi memastikan bahwa rekaman suara yang beredar di media sosial tersebut sama sekali tidak mirip dengan suara Anies dan Surya Paloh.

"Suara Anies dan Pak Surya Paloh dalam rekaman itu jelas bukan gaya tutur dan intonasi keduanya," jelas dia.

Oleh sebab itu, Hermawi menyayangkan rekaman suara tersebut menjadi bahan untuk menjatuhkan Anies dan Surya Paloh. Baginya, rekaman suara tersebut sudah mengganggu pesta demokrasi Pemilu 2024.

Kekinian, Hermawi menyebut Partai NasDem masih pikir-pikir untuk melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

"NasDem masih mempertimbangkan menempuh jalur hukum. Kami mengingatkan publik agar jangan menyebarkan hoaks karena ada implikasi hukumnya," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasih Ultimatum, NasDem Siap Lapor Polisi Kasus Hoaks Anies Dimarahi Surya Paloh?

Kasih Ultimatum, NasDem Siap Lapor Polisi Kasus Hoaks Anies Dimarahi Surya Paloh?

Kotak Suara | Selasa, 23 Januari 2024 | 12:00 WIB

Tak jadi Diri Sendiri, Pakar Ekspresi Bongkar Gaya Cak Imin di Debat Cawapres: Keanies-aniesan!

Tak jadi Diri Sendiri, Pakar Ekspresi Bongkar Gaya Cak Imin di Debat Cawapres: Keanies-aniesan!

News | Selasa, 23 Januari 2024 | 11:20 WIB

Sebut Rekaman Suara Anies Dimarahi Surya Paloh Hoaks Murahan, Kubu AMIN Mau Investigasi?

Sebut Rekaman Suara Anies Dimarahi Surya Paloh Hoaks Murahan, Kubu AMIN Mau Investigasi?

Kotak Suara | Selasa, 23 Januari 2024 | 11:02 WIB

Viral Rekaman Suara Surya Paloh Marahi Anies, Timnas AMIN: Sangat Jelas Hoaks!

Viral Rekaman Suara Surya Paloh Marahi Anies, Timnas AMIN: Sangat Jelas Hoaks!

Kotak Suara | Senin, 22 Januari 2024 | 16:25 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×