Menginap di Kulon Progo, Ganjar Teringat Ibunya Gara-gara Hal Ini

Bella

Selasa, 30 Januari 2024 | 16:57 WIB
Menginap di Kulon Progo, Ganjar Teringat Ibunya Gara-gara Hal Ini
Calon Presiden Ganjar Pranowo saat menginap di rumah waga di Kulon Progo, Yogyakarta. [Suara.com/Instagram Ganjar Pranowo]

Suara.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo kembali menginap di rumah warga. Kali ini, rumah milik Sudarsih warga Dusun Jabolawang, Desa Pagerharjo Kulonprogo yang menjadi lokasi Ganjar menginap.

Disana, mantan Gubernur Jawa Tengah itu sempat mengenang kembali masa kecilnya di Desa. Apalagi saat berada di dapur tungku milik Sudarsih yang mirip sekali dengan dapur di rumahnya dulu.

Suami Siti Atikoh itu juga teringat kembali dengan Ibunya, Sri Suparmi yang telah wafat pada maret 2015. Rupanya waktu kecil, ia kerap menunggu Ibunya memasak sambil nongkrong di dapur.

Selvi Ananda dan Gibran Makan Sepiring Berdua: Duduknya Mantu Jokowi Anggun Banget

Viral SBY Makan Mie Instan, Auranya Curi Perhatian: Ditinggal Ibu Ani, Seperti Tak Semangat

Gibran Belum Move On Kirab Kebangsaan di Semarang, Publik: Jateng Tetap Banteng

"Jadi keinget ibu. Soalnya dapur di rumah dulu seperti ini. Dan seneng banget nongkrong di dapur nungguin ibu masak," kata Ganjar di Instagram, dikutip Selasa.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Sudarsih yang sudah mengizinkannya menginap. Ganjar juga berterima kasih kepada seluruh warga yang telah menyambutnya dengan penuh kehangatan.

"Maturnuwun nggih Mbah Sudarsih sudah mengizinkan saya nginep di ndaleme panjenengan. Angler tenan. Apalagi ada klambunya. Wah anget. Sedulur-sedulurku warga Dusun Jabolawang, Desa Pagerharjo Kulonprogo, maturnuwun nggih sampun dikancani jagongan," kata Ganjar.

baca juga

Selain menginap di rumah warga, Ganjar juga sempat bertemu dengan kelompok perempuan, anak-anak, serta penyandang disabilitas. Disana, ia menyampaikan visi dan misi Ganjar-Mahfud untuk menyuarakan kesetaraan bagi seluruh kalangan di Indonesia.

“Setiap kali kita menyiapkan rancangan pembangunan, maka sering kali ada yang tertinggal. Siapa mereka? Kelompok perempuan sering tertinggal, anak-anak sering tertinggal, lanjut usia sering tertinggal, khusus adalah kawan-kawan penyandang disabilitas. Maka, marilah kita perhatikan agar kesetaraan itu ada, termasuk dalam pendidikan,” kata Ganjar, Minggu.

Menurut Ganjar, untuk penyandang disabilitas, secara konsep dan teori, perencanaan pembangunan ke depan yang inklusif terhadap kelompok tersebut tidak sulit untuk direncanakan. Selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, dia mengaku telah belajar kepada para penyandang disabilitas agar pemerintah lebih arif dalam merancang pembangunan, sehingga dapat menyejahterakan mereka.

“Ini (penyandang disabilitas) harus dengan tindakan khusus, tidak bisa disamakan dengan yang lain,” ucapnya.

Maka menurut Ganjar, penyandang disabilitas perlu mendapatkan perlakuan khusus dalam akses transportasi, evakuasi diri, pendidikan, keterampilan, pengembangan diri, hingga akses terhadap permodalan.

“Inilah yang menjadi perhatian kita dan kawan-kawan dari penyandang disabilitas, mereka menyampaikan masukan kepada saya. Masih banyak yang harus dikoreksi, termasuk tadi saya mengaku salah karena setiap kami di panggung, kami berpidato, kami gegap gempita selalu ada yang teriak-teriak (dari kalangan disabilitas yang tidak bisa mendengar). Saya sedih pada soal itu, maka tadi ada salah satu yang mengingatkan, maka kadang-kadang kami membayar dengan hal yang sederhana, kami turun dan mereka minta foto, rasanya itu sudah senang,” ungkap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernyataan Keras Kakak Megawati Sebut Jokowi 'Gampang Mau Diapain', Pihak Istana Sepakati Ucapan Ganjar, Apa Itu?

Pernyataan Keras Kakak Megawati Sebut Jokowi 'Gampang Mau Diapain', Pihak Istana Sepakati Ucapan Ganjar, Apa Itu?

News | Selasa, 30 Januari 2024 | 16:54 WIB

Momen Siti Atikoh dan Krisdayanti Joget di Alin-alun Kota Batu: Panutan Sekali Ya

Momen Siti Atikoh dan Krisdayanti Joget di Alin-alun Kota Batu: Panutan Sekali Ya

News | Selasa, 30 Januari 2024 | 16:05 WIB

Beda Nasib Kiesha Alvaro dan Alam Ganjar, Anak Pasha Ungu Harus Banting Tulang Cari Nafkah Sejak Usia 11 Tahun

Beda Nasib Kiesha Alvaro dan Alam Ganjar, Anak Pasha Ungu Harus Banting Tulang Cari Nafkah Sejak Usia 11 Tahun

Lifestyle | Selasa, 30 Januari 2024 | 14:44 WIB

Arie Kriting Bahas Soal Etika, Sindiran Ibu Indah Permatasari: Ngaca-ngaca

Arie Kriting Bahas Soal Etika, Sindiran Ibu Indah Permatasari: Ngaca-ngaca

Your Say | Selasa, 30 Januari 2024 | 14:25 WIB

Ucapannya Dipelintir, Penjelasan Mahfud MD Terkait 'Ibu Lahirkan Anak Tak Berakhlak Itu Dosa'

Ucapannya Dipelintir, Penjelasan Mahfud MD Terkait 'Ibu Lahirkan Anak Tak Berakhlak Itu Dosa'

Your Say | Selasa, 30 Januari 2024 | 12:18 WIB

Aktif Kampanye, Pendidikan Alam Ganjar Disinggung Netizen: Daripada Nyanyi, Mending Nyusun Skripsi

Aktif Kampanye, Pendidikan Alam Ganjar Disinggung Netizen: Daripada Nyanyi, Mending Nyusun Skripsi

Lifestyle | Selasa, 30 Januari 2024 | 11:14 WIB

Pantas Siti Atikoh Tak Punya Tas Branded Seperti Selvi Ananda, Selisih Harta Ganjar dan Gibran Tembus Rp10 M

Pantas Siti Atikoh Tak Punya Tas Branded Seperti Selvi Ananda, Selisih Harta Ganjar dan Gibran Tembus Rp10 M

Lifestyle | Selasa, 30 Januari 2024 | 11:01 WIB

Terkini

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

×