Strategi Tiki Taka Ganjar-Mahfud dengan AMIN Berbuah Blunder Elektoral

Wakos Reza Gautama | Suara.com

Kamis, 01 Februari 2024 | 14:53 WIB
Strategi Tiki Taka Ganjar-Mahfud dengan AMIN Berbuah Blunder Elektoral
Ilustrasi Slank deklarasi dukungan ke Paslon Ganjar dan Mahfud di Markas Slank, Studio Potlot, Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (20/1/2024). Strategi tiki taka Ganjar-MAhfud berbuah blunder. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Terus merosotnya elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD diakibatkan kesalahan timnya dalam menerapkan strategi pemenangan.

Pengamat Politik M Qodari mengatakan, paslon Ganjar-Mahfud tidak mempunyai konsep yang jelas mengenai strategi pemenangan.

"Mereka kurang pemahaman terhadap situasi dan kondisi elektoral pada hari ini, logika elektoralnya lemah sehingga manuver-manuvernya ga konsisten," kata Qodari dikutip dari Youtube Cokro TV.

Baca Juga:

GKR Bendara Putri Sultan Jogja Jajan di Gerobak Angkringan, Tingkahnya Menjadi Sorotan Publik

PSI dan Empat Partai Lainnya Dicoret dari Peserta Pemilu di Jateng, kalau Dapat Suara Tak Akan Dihitung

Direktur Eksekutif Indo Barometer ini menduga tim Ganjar-Mahfud masih menggunakan cara berpikir yang konvensional dalam pertarungan pilpres 2024.

Cara berpikir konvensional itu kata Qodari adalah memandang Pilpres 2024 ini adalah pertarungan popularitas calon presiden dan calon wakil presiden.

Ditambah lagi lanjut Qodari, Ganjar-Mahfud merasa yakin punya kolam suara yang kokoh dan mesin politik yang juga kuat.

Padahal di Pilpres 2024 ini menurut dia, agak berbeda dibanding pilpres-pilpres sebelumnya karena pola suaranya bukan ditentukan ketiga capres tapi oleh Presiden Jokowi.

"Pak Jokowi menciptakan dua kolam suara pada Pilpres 2024. Kolam yang tidak puas dengan Jokowi dan kolam yang puas Jokowi," ujar Qodari.

Hal lain yang membuat merosotnya elektablitas Ganjar-Mahfud menurut Qodari karena emosi terhadap Jokowi yang tidak mendukung capres PDIP.

Reaksi marah dari kubu Ganjar-Mahfud ini mewujud dalam bentuk langkah-langkah politik. Harusnya kata Qodari, langkah politik elektoral adalah produk pemikiran kepala dingin.

Semestinya saran Qodari, kubu Ganjar-Mahfud tetap konsisten mendukung pemerintahan Jokowi, bersaing dengan Prabowo-Gibran.

Walau Gibran anak Jokowi, ujar Qodari, harusnya kubu 03 harusnya tetap mengatakan sebagai pihak paling Jokowi dengan cara mendukung semua program-program Jokowi.

"Tapi yang dilakukan Ganjar-Mahfud banyak menyerangnya. Harusnya konsisten saja mendukung Pak Jokowi. Cari elemen yang bisa meyakinkan publik bahwa memang Ganjar-Mahfud pasangan yang lebih bisa mewujudkan dan paling mirip dengan Pak Jokowi," beber Qodari.

Tapi karena emosi, marah dengan Jokowi karena mendukung Prabowo-Gibran, menurut Qodari, maka yang muncul adalah pernyataan bersifat menyerang.

Padahal kalau bicara teks visi dan misi Ganjar-Mahfud adalah melanjutkan program Jokowi. Tapi teks tertulis dengan teks lisannya beda.

"Jadi apa yang sudah dirumuskan di visi misi melanjutkan Pak Jokowi harus dibarengi dengan narasi lisan paralel dengan buku visi dan misi bukan tiki taka dengan Anies. Ganjar itu harusnya tiki taka dengan Prabowo," ujar Qodari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Dua Bocah Nyanyi Lagu untuk Prabowo, Liriknya Menohok: Dulu Emosi Gebrak Meja

Viral Dua Bocah Nyanyi Lagu untuk Prabowo, Liriknya Menohok: Dulu Emosi Gebrak Meja

News | Kamis, 01 Februari 2024 | 14:49 WIB

Sore Ini, Prabowo Bakal Kampanye Bareng AHY dan Demokrat di Stadion Gajayana Malang

Sore Ini, Prabowo Bakal Kampanye Bareng AHY dan Demokrat di Stadion Gajayana Malang

Kotak Suara | Kamis, 01 Februari 2024 | 14:41 WIB

Tegak Lurus dengan Hasil Ijtima Ulama, Rizieq Shihab: Ustad, Jangan Ajak Saya Kampanye

Tegak Lurus dengan Hasil Ijtima Ulama, Rizieq Shihab: Ustad, Jangan Ajak Saya Kampanye

Kotak Suara | Kamis, 01 Februari 2024 | 14:10 WIB

Puji Mahfud Gentlemen usai Mundur dari Kabinet Jokowi, Hasto: Moga Menular ke Prabowo

Puji Mahfud Gentlemen usai Mundur dari Kabinet Jokowi, Hasto: Moga Menular ke Prabowo

Kotak Suara | Kamis, 01 Februari 2024 | 14:10 WIB

Anies Pakai Baju Adat Mandailing Saat Kampanye: Pesisir Pantai Barat Sumut Jadi Prioritas Pembangunan

Anies Pakai Baju Adat Mandailing Saat Kampanye: Pesisir Pantai Barat Sumut Jadi Prioritas Pembangunan

Kotak Suara | Kamis, 01 Februari 2024 | 14:02 WIB

Terkini

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:00 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:10 WIB

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:22 WIB

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:19 WIB

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:02 WIB

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 07:43 WIB

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB