Pertempuran Sengit di Jateng, Bambang Pacul Akui Kalah Peluru dan Kalah Komandan

Wakos Reza Gautama

Selasa, 06 Februari 2024 | 20:59 WIB
Pertempuran Sengit di Jateng, Bambang Pacul Akui Kalah Peluru dan Kalah Komandan
Ilustrasi Ketua Bappilu PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul. Bambang Pacul mengakui pertempuran di Jawa Tengah sengit pada Pilpres 2024. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengakui pertempuran di Jawa Tengah sangat sengit pada Pilpres 2024.

Dibanding Pilpres 2019 lalu, Bambang Pacul mengatakan, pertempuran merebut suara di Jawa Tengah pada Pilpres kali ini sangat keras.

Untuk itu Bambang Pacul mengaku sudah menyiapkan yang terbaik dalam menghadapi pertempuran di Jawa Tengah. 

Baca Juga:

Gibran Dikerubungi Mak-Mak Saat Kampanye: Mbak Selvi Gimana Perasaannya

Berbeda Kubu dengan Anang Hermansyah di Debat Capres Terakhir, Sikap Aurel Dipuji

"Ini persiapan untuk Jawa Tengah, ini persiapan terbaik yang saya miliki," ujar Bambang Pacul dikutip dari Youtube Deddy Corbuzier. 

Menurut Bambang Pacul Pilpres 2024 kali ini pertempurannya lebih keras karena lawan yang dihadapi berbeda dibanding Pilpres 2019.

"Lebih gampang 5 tahun lalu, kami ngomong apa adanya. Ini berat. Kami kalah amunisi," ujar Ketua Komisi III DPR RI ini. 

Layaknya dalam sebuah pertempuran, Bambang mengatakan, ada yang namanya pasukan infanteri, kavaleri dan artileri. 

"Kami memiliki artileri, kavaleri dan infanteri. Kavaleri kami ada, artileri ada tapi tidak sekuat yang lalu, infanteri kami punya tapi juga terbatas," kata Bambang.

Menurut dia, pasukan infanteri yang dimiliki pihaknya sangat kuat tapi senjata yang dibawa hanya pisau bayonet dan tali sehingga kalah peluru. 

"Infanterinya kuat yang dibawa pisau bayonet dan tali saja. Kalah peluru. Kalah peluru dan kalah komandan kali. Kita ga akan nyerah," ucap dia. 

Perkataan Bambang Pacul ini membuat Deddy Corbuzier penasaran. Ia bertanya siapa komandan yang dimaksud Bambang. 

"Yaudah sama-sama pahamlah itu. Apakah Pacul mengeluh? No," ucap Bambang Pacul.  

Jawa Tengah memang menjadi tempat pertaruhan PDIP dalam memenangkan paslon Ganjar-Mahfud. Sebab Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai basis terkuat PDIP.

Namun berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia pada periode 10-16 Januari 2024, elektabilitas Ganjar-Mahfud disalip paslon Prabowo Gibran. 

Elektabilitas Ganjar-Mahfud sebesar 40,7 persen sementara Prabowo-Gibran di angkat 42,1 persen. Peningkatan suara Prabowo-Gibran ini dikarenakan faktor Jokowi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TKN Paslon 02 Minta Bawaslu Usut Kasus Pencoblosan Surat Suara Ganjar-Mahfud di Malaysia

TKN Paslon 02 Minta Bawaslu Usut Kasus Pencoblosan Surat Suara Ganjar-Mahfud di Malaysia

Kotak Suara | Selasa, 06 Februari 2024 | 20:21 WIB

Survei Poltracking: Prabowo-Gibran Kuasai 32 Kabupaten/Kota di Jatim

Survei Poltracking: Prabowo-Gibran Kuasai 32 Kabupaten/Kota di Jatim

Kotak Suara | Selasa, 06 Februari 2024 | 20:20 WIB

Komnas HAM Hingga LPSK Peringatkan Jokowi: Bansos dan Wewenang Jangan Disalahgunakan untuk Pemenangan Paslon..

Komnas HAM Hingga LPSK Peringatkan Jokowi: Bansos dan Wewenang Jangan Disalahgunakan untuk Pemenangan Paslon..

Kotak Suara | Selasa, 06 Februari 2024 | 20:07 WIB

Denny Siregar Soroti Dampak Negatif Program Makan Gratis, Impor Pangan Berpotensi Meningkat?

Denny Siregar Soroti Dampak Negatif Program Makan Gratis, Impor Pangan Berpotensi Meningkat?

News | Selasa, 06 Februari 2024 | 20:03 WIB

Disambut Olok-olokan dan Spanduk Paslon Lain, Ganjar Malah Ajak Pendukung Prabowo Makan dan Selfie Bareng

Disambut Olok-olokan dan Spanduk Paslon Lain, Ganjar Malah Ajak Pendukung Prabowo Makan dan Selfie Bareng

Your Say | Selasa, 06 Februari 2024 | 19:44 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB