Pesan Anies buat Menteri Bahlil yang Ngoceh Skenario Kampus Kritik Jokowi

Eko Faizin Suara.Com
Kamis, 08 Februari 2024 | 17:14 WIB
Pesan Anies buat Menteri Bahlil yang Ngoceh Skenario Kampus Kritik Jokowi
Capres nomor urut 01, Anies Baswedan berbincang saat agenda Desak Anies di Purwokerto, Jabar. [Youtube Desak Anies Purwokerto]

Suara.com - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menduga jika gerakan akademisi yang belakangan mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan bagian skenario. 

Anies meminta Bahlil Lahadalia untuk fokus sesuai tugasnya mengurus bidang investasi.

"Kalau nggak, semua nanti pada ngurusin Pilpres. Republik ini harus jalan," katanya dalam penggalan video yang dibagikan akun Twitter @Mdy_Asmara1701, Rabu (7/2/2024).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini diketahui berkampanye di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) meminta Bahlil agar fokus mengurus bidang investasi sesuai tugasnya.

"Jadi kalau Menteri Investasi (Bahlil), usul saya, biar konsentrasi saja urusan itu (investasi). Kalau tidak, malah menggambarkan bahwa sebetulnya selama ini ada rekayasa ya," terang Anies.

Dia menyinggung bahwa seseorang terbiasa membuat skenario, maka semuanya dinilai sebagai skenario, begitu juga sebaliknya.

"Tapi bagi yang tidak biasa pakai skenario, ya alami aja," tutur Anies.

Menurutnya, kita tidak bisa melarang orang curiga dan apalagi melarang orang berpikir dengan pikiran apapun.

Gerakan civitas akademika yang menyerukan selamatkan demokrasi Indonesia, kata Anies, merupakan gerakan yang timbul karena merespons situasi yang sedang terjadi.

"Kita tidak bisa ngatur pikiran orang kan. Tapi kalau kita lihat, kemunculan ini kan karena kondisi, dan kondisilah yang menyebabkan kondisi ini terjadi, direspons aja substansinya. Jangan terlalu banyak membahas soal siapa, bergerak di mana, kampus apa, isinya lah yang direspons. Jangan siapanya dan bagaimana," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang juga pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menyebut ada pihak yang mendalangi gerakan dan petisi para akademisi di berbagai perguruan tinggi kepada Jokowi.

Bahlil mengklaim sudah paham dengan gerakan yang organik atau bukan lantaran gerakan yang seharusnya dimulai dari mahasiswa tak berhasil, sehingga menyasar guru besar dan akademisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI