5 Omongan Nyelekit Ahok: Terbaru, Khawatir Jokowi Ditipu Prabowo Subianto

Tasmalinda

Minggu, 11 Februari 2024 | 13:49 WIB
5 Omongan Nyelekit Ahok: Terbaru, Khawatir Jokowi Ditipu Prabowo Subianto
Basuki Tjahja Purnama alias Ahok (tangkap layar)

Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok makin sering mengeluarkan pernyataan mengenai kepemimpinan Joko Widodo atau Jokowi setelah melepaskan jabatannya sebagai komisaris PT Pertamina (Persero).

Terbaru Ahok mengungkapkan jika ia khawatir Jokowi ditipu Prabowo Subianto. Berikut 5 omongan Ahok menyelikit mengenai Jokowi, pencalonan anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang diduetkaan dengan Prabowo Subianto.

1. Ahok khawatir Jokowi ditipu Prabowo Subianto

Pernyataan Ahok ini bukan sekali dilontarkan. Ahok sempat menyayangkan jika Gibran Rakabuming ialah hanya cawapres Prabowo Subianto.

Apalagi Prabowo punya jejak sejarah melawan Jokowi pada dua periode pemilihan presiden (Pilpres) sebelumnya.

Namun Prabowo selalu kalah.

Bava Juga:

Ternyata Ada Aturan Resmi TNI Kalau Anggotanya Nikahi Ayu Ting Ting, Ini Syaratnya

Beda Adab Para Musisi Jelang Pilpres 2024, Iwan Fals Paling Beda Sendiri?

Diam-diam Liburan ke Banyuwangi, Ternyata Ayu Ting Ting dan Keluarga Muhammad Fardhana Menginap di Hotel Ini

Ahok mengaku pernah mengingatkan Jokowi mengenai pencalonan Gibran ini. Dia blak-blakan mengungkapkan jika khawatir Jokowi ditipu Prabowo.

"Khawatir Bapak tertipu, takut saya," kata Ahok yang mengenang ucapannya kepada Jokowi.

2. Ahok sarkas sebut tidak ada Presiden 'Joki'

Pada kesempatan diwawancarai, Ahok pun pernah menekankan jika jabatan Cawapres seperti yang diinginkan Gibran tidak akan mampu 'mengendalikan' capresnya.

Pernyataan ini seolah menerangkan alasan Ahok mengungkapka jika Jokowi dan Gibran tak bisa kerja.

"Nek, et Bu, saya bilang Gibran nanti tidak bisa kerja. Dipotong tuh," ujar Ahok.

Ahok pun melanjutkan mengenai pernyataan yang mengungkapkan Jokowi tak bisa kerja.

"Jokowi?, Jokowi pun tak bisa kerja. Maksudnya, Gibran ini wakil bos. Dalam stuktur partai kita, wakil cuma ban sarep. titik. Trus pak Jokowi masih bisa kerjaa? tanya Ahok kemudian.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun kemudian memastikan, Jokowi pun tidak akan bisa bekerja jika Prabowo Subianto sudah menjadi Presiden.

"Jika pak Jokowi tidak menjabat lagi, emang Prak Prabowo mau yang kerja pak Jokowi, emangnya joki? tanya Ahok kemudian.

3. Ahok sempat sebut Jokowi dan Gibran tidak bisa kerja

Pernyataan sebelumnya, ayah dari  Nicholas Purnama ini mempertanyakan apakah Jokowi dan Gibran akan bisa kerja.

Hal ini berlangsung saar ada perempuan yang merupakan pendukung Prabowo yang mempertanyakan Ahok mengenai IKN.

Ahok kemudian menjelaskan dengan nada tinggi, perkara Gibran yang menjadi Cawapres Jokowi. Saat itu, ia menolak dipimpin oleh Prabowo Subianto yang dianggap memiliki kesehatan yang menurun.

"Tapi persoalan pilih presiden ini, kita tidak mau pilih orang yang sudah tidak sehat. Kita tidak mau pilih orang yang emosional. Tidak terbukti bisa kerja," ujar Ahok dengan nada tinggi.

Barulah kemudian, Ahok mengungkapkan jika ada alasan Gibran dan Jokowi tidak bisa kerja.

"Di mana bukti Gibran bisa kerja selama jadi wali kota, lalu ibu kira Jokowi juga bisa kerja," tanya Ahok kemudian. 

Belakangan Ahok meluruskan pernyataan tersebut. Menurut Ahok, pernyataan tersebut dipotong dan dalam beberapa kesempatan ia menjelaskan sikap sanksi jika Prabowo menjadi presiden masih akan menjalankan program-program Nawacita Jokowi.

4. Ahok Sesalkan Gibran sebagai cawapres Prabowo

Dalam sesi wawancara lainnya, Ahok pun sempat menyesalkan jika Gibran sebagi wakil Prabowo Subianto. Kala itu penekanan Ahok lebih kepada Prabowo ialah lawan politik Jokowi pada dua kali Pilpres.

"Ini wakilnya Prabowo bos," ujar Ahok.

"Orang yang dua kali ini, gua bantuin lu," sambung Ahok kemudian.

Mantan kader Gerindra ini ingin menekankan jika Jokowi ingin melanjutkan program kerja, seharusnya memasangkan Gibran sebagai calon presiden (capres) bukan cawapres Prabowo Subianto.

5. Analogikan Jokowi, Prabowo dan Gibran dengan politik di Filipina.

Dalam pertemuan dialog kebangsaan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (7/2), Ahok pun sempat kembali menjelasakan khawatirannya mengenai Jokowi bakal ditipu Prabowo.

Ahok menceritakan contoh dinamika politik di Filipina. Presiden Ferdinand Bongbong Marcos Jr dengan aliansi uniteam di ambang perpecahan.

Mantan presiden Filipina Rodrigo Duterte ancam ingin menggulingkan Marcos Jr dari kursi Presiden. Padahal, Rodrigo sudah memasangkan anaknya, Sara Duterte, sebagai wakil presiden Bongbong Marcos.

"Berantem sekarang, Bongbong tak peduli, Duterte sumpah mau menggulingkan Bongbong. Presiden itu, adalah kepala pemerintahan dan negara. Bisa apa nanti kalau sudah jadi presiden," tanya Ahok kemudian.

Ahok kembali menegaskan agar mencegah pengkhianatan Jokowi setelah Pemilu 2024.

"Saya sebagai teman yang ingin pekerjaan Pak Jokowi berlanjut 10 tahun lagi dan itu hanya bisa dilanjutkan oleh Pak Ganjar," tegas Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:41 WIB

Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Sespri Prabowo Rizky Irmansyah Jadi Sorotan

Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Sespri Prabowo Rizky Irmansyah Jadi Sorotan

Video | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:07 WIB

'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode

'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29 WIB

Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan

Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15 WIB

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?

Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:35 WIB

FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi

FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:49 WIB

Kalimat 'Endasmu' dari Prabowo Muncul Usai Singgung Wartawan di Penas

Kalimat 'Endasmu' dari Prabowo Muncul Usai Singgung Wartawan di Penas

Video | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:00 WIB

Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah Imbas Rugi Terus

Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah Imbas Rugi Terus

Video | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:03 WIB

Slip of the Tongue 'Ndasmu' Prabowo di Penas: Gaya Autentik atau Asal?

Slip of the Tongue 'Ndasmu' Prabowo di Penas: Gaya Autentik atau Asal?

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 10:28 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB