Efriza Sebut Ganjar-Mahfud Kalah Karena Sikap Jumawa, Arogan, dan Tinggi Hati

Muhammad Yunus

Sabtu, 17 Februari 2024 | 17:25 WIB
Efriza Sebut Ganjar-Mahfud Kalah Karena Sikap Jumawa, Arogan, dan Tinggi Hati
Capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo (kiri) dan Mahfud MD (kanan) menyapa relawan saat kampanye akbar di Benteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/2/2024).[ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat].

Suara.com - Pengamat politik Citra Institute Efriza menilai, kalahnya PDIP lantaran terlalu jumawa dan arogan.

PDIP tidak belajar pada masa lalu saat dikalahkan oleh SBY. Sikap jumawa, arogan, tinggi hati, dan sikap merendahkan SBY. Saat itu Megawati menyebut SBY jendral yang tidak merakyat.

Masyarakat selalu mengkritisi kepemimpinan seorang calon, ini tidak dipahami PDIP. Ternyata Jokowi baik, tapi sikap ambigu PDIP yang merecoki.

"Dia (PDIP) ajukan Jokowi tapi dia menyerang pemerintah," kata Efriza dalam sebuah wawancara.

"Dia pula (PDIP) membuat UU Pemilu yang disepakati presiden dan DPR RI, namun dia pula yang menyalahkan," kata Efriza.

Efriza mengatakan, masyarakat Indonesia tidak suka orang sombong.

Terbukti Prabowo yang dua kali kalah Pilpres, mampu merubah sikapnya di Pilpres yang ketiganya. Sehingga bisa mendapat simpati masyarakat.

Dengan hasil ini, membuktikan bahwa Jokowi seorang diri bisa mengalahkan PDIP satu partai politik.

Suara pasangan calon nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD berada di posisi paling buncit dalam hasil quick count Pilpres 2024.

baca juga

Bahkan perolehan suara Ganjar-Mahfud tak menyentuh angka 20 persen di berbagai lembaga survei hasil hitung cepat.

Kalahnya PDIP ini kemudian dikaitkan dengan sosok Presiden Jokowi, yang berkali-kali diserang oleh kader PDIP termasuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Efriza bahkan menyebut PDIP tidak pernah mencalonkan Jokowi untuk menjadi presiden. Tapi hasil survei yang menyebut sosok Jokowi sangat diinginkan rakyat menjadi presiden.

Hasil survei ini yang masuk ke dalam internal PDIP. Kemudian PDIP mau mengusung Jokowi untuk menjadi calon presiden.

Sakit hati presiden Jokowi, kata Efriza, sudah terjadi sejak tahun 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Real Count Mengejutkan! Suara Komeng Kalahkan Ganjar-Mahfud di Jawa Barat

Hasil Real Count Mengejutkan! Suara Komeng Kalahkan Ganjar-Mahfud di Jawa Barat

Kotak Suara | Sabtu, 17 Februari 2024 | 14:10 WIB

Ini Penyebab Mahfud MD Tidak Komunikasi Dengan Ganjar Pranowo Selama 4 Hari

Ini Penyebab Mahfud MD Tidak Komunikasi Dengan Ganjar Pranowo Selama 4 Hari

News | Sabtu, 17 Februari 2024 | 13:48 WIB

Mahfud MD Bicara Pemilihan Ulang, Pemenang Bisa Diskualifikasi

Mahfud MD Bicara Pemilihan Ulang, Pemenang Bisa Diskualifikasi

News | Sabtu, 17 Februari 2024 | 13:40 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×