Bikin Rakyat Menjerit, Pedagang Beras di Jakarta Minta Harga Distabilkan: Makan Gratis Nomor Sekian!

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 20 Februari 2024 | 17:04 WIB
Bikin Rakyat Menjerit, Pedagang Beras di Jakarta Minta Harga Distabilkan: Makan Gratis Nomor Sekian!
Bikin Rakyat Menjerit, Pedagang Beras di Jakarta Minta Harga Distabilkan: Makan Gratis Nomor Sekian! [Suara.com/Mae Harsa]

Suara.com - Harga beras terus melambung tinggi, hal itu berimbas pada hampir semua lapisan masyarakat. Berdasar pantauan Suara.com di Pasar Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa (20/2/2024), harga beras paling murah berada di angka Rp13 ribu per liter dan yang paling mahal mencapai Rp17 ribu per liter.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Ciracas, Jakarta Timur, Sarno berharap agar ekonomi kembali stabil.

"Harapan semua masyarakat sama, kestabilan ekonomi, keamanan. Stabil dah itu doang tuntutannya kok, kalau soal makan gratis-gratis itu kan nomor sekian," kata Sarno saat ditemui Suara.com, di Pasar Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa.

Ia berharap agar pemerintah kembali menstabilkan harga bahan pokok, khususnya beras. Sarno meminta agar para penguasa agar tidak memanipulasi harga.

Penampakan salah satu toko beras di Pasar Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa (20/2/2024). . (Suara.com/Muhamad Iqbal Fathurahman)
Penampakan salah satu toko beras di Pasar Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa (20/2/2024). . (Suara.com/Muhamad Iqbal Fathurahman)

"Masalahnya kan gitu, yang penting stabil-in dulu harga pokok, khusunya harga beras itu harus bener-bener kembali semula seperti dulu. Jangan istilahnya dimanipulasi orang-orang yang kuasa," ujarnya.

Sarno juga mengatakan bahwa dirinya saat ini tengah berusaha untuk mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau dari Bulog. Namun, seringkali ia tidak bisa mendapatkan beras yang diinginkan.

"Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pasar) dari Bulog itu harganya Rp10.800 sedangkan saya dapat Rp14.000 lebih," ujarnya.

Dirinya menginginkan harga beras dari Bulog yang sesuai Harga Eceran Tetap (HET) dari pemerintah. Akan tetapi dirinya justru seringkali mendapatkan harga yang tidak sesuai dengan HET.

"Kadang SPHP susah dapet-nya, saya sudah ngajuin berapa kali gak pernah dapet, sekarang bukan SPHP, jadi istilahnya komersil kita kepingin jual itu ya dengan harga komersil, bukan harga HET pemerintah, ini saya lagi ngajuin ke Bulog permintaan barang (beras) ke Bulog," jelasnya.

baca juga
Penampakan toko beras di Pasar Ciracas, Jakarta Timur. (Suara.com/M Iqbal Fathurahman)
Penampakan toko beras di Pasar Ciracas, Jakarta Timur. (Suara.com/M Iqbal Fathurahman)

Di tengah kondisi alam yang tidak menentu sehingga harga beras tidak stabil. Maka ia meminta pemerintah agar memerhatikan kondisi rakyat kecil.

Menurutnya, harga beras yang kian tinggi itu disebabkan oleh faktor iklim. Fenomena El Nino beberapa waktu lalu menyebabkan kemarau di hampir seluruh bagian pulau Jawa.

Hal itu menyebabkan Indonesia tidak memiliki stok beras yang cukup yang memaksa pemerintah melakukan impor beras.

"Karena gak ada beras Indonesia, gara-gara El Nino, kemarau panjang kan pulau Jawa gak ada panen, makanya sekarang 70 persen itu impor," jelasnya. (Muhamad Iqbal Fathurahman)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harganya Gak Ngotak Bikin Kabur Pembeli, Pedagang Beras di Jaktim Ngeluh: Keterlauan Banget!

Harganya Gak Ngotak Bikin Kabur Pembeli, Pedagang Beras di Jaktim Ngeluh: Keterlauan Banget!

News | Selasa, 20 Februari 2024 | 16:21 WIB

Habis Pemilu Beras Premium Mendadak Langka, Benarkah Untuk Bansos? Begini Kata Mendag Zulhas

Habis Pemilu Beras Premium Mendadak Langka, Benarkah Untuk Bansos? Begini Kata Mendag Zulhas

News | Selasa, 20 Februari 2024 | 11:00 WIB

Kebut Bantuan Beras karena Dalih Harga Naik, Jokowi di Depan Emak-emak Tangsel: Siapa yang Gak Setuju?

Kebut Bantuan Beras karena Dalih Harga Naik, Jokowi di Depan Emak-emak Tangsel: Siapa yang Gak Setuju?

News | Senin, 19 Februari 2024 | 14:22 WIB

Sambil Bagikan Beras 10 Kg, Jokowi ke Warga: Saya Lihat Pagi-pagi Cerah Semua, Ada Apa?

Sambil Bagikan Beras 10 Kg, Jokowi ke Warga: Saya Lihat Pagi-pagi Cerah Semua, Ada Apa?

News | Jum'at, 16 Februari 2024 | 13:23 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×