Gaduh Buku Merah SBY, Beredar Surat Imajiner Pepo: Saya Minta Maaf

Galih Prasetyo Suara.Com
Kamis, 22 Februari 2024 | 12:10 WIB
Gaduh Buku Merah SBY, Beredar Surat Imajiner Pepo: Saya Minta Maaf
Gaduh Buku Merah SBY, Beredar Surat Imajiner Pepo: Saya Minta Maaf [Istimewa]

Suara.com - Pasca ketua umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dilantik Presiden Jokowi menjadi Menteri ATR/BPN, buku merah yang ditulis SBY jadi perbincangan publik.

Mantan kader Demokrat yang saat ini bergabung ke PDIP, Ferdinand Hutahaean juga ikut mengomentari buku tersebut pasca AHY dilantik jadi Menteri ATR di Istana Negara kemarin.

Di akun X miliknya, Ferdinand menyindir soal buku merah itu dengan cuitan seolah surat imajiner yang belakangan juga tengah viral. Ferdinan menuliskan bahwa ternyata buku merah itu bukan merugikan tapi malah menguntungkan.

Baca juga:

"Saya minta maaf karena telah menulis buku Cawe Cawe Jokowi," cuit Ferdinand seperti dikutip, Kamis (22/2).

"Ternyata saya salah, dulu saya pikir Cawe Cawe Jokowi itu merugikan saya, ternyata sebaliknya malah menguntungkan. Dengan demikian buku tersebut saya cabut dan batalkan," tambahnya.

Di akhir cuitannya, Ferdinand menuliskan, "Ttd Pepoh," untuk informasi, Pepoh merupakan panggilan sayang SBY dari mendiang sang istri, Ani Yudhoyono.

Buku dengan judul Pilpres 2024 dan Cawe-cawe Presiden Jokowi ditulis SBY dan rilis pada 26 Juni 2023. Buku ini dirilis di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta.

Menurut Herzaky Mahendra Putra sebagai jubir Partai Demokrat mengatakan bahwa buku tersebut untuk menambah wawasan para kader Demokrat untuk memahami situasi di Pemilu 2024.

Baca Juga: AHY Sibuk di Hari Pertama Kerja, Bertemu Pejabat Hingga Temani Jokowi Resmikan Bendungan

“Tulisan ini dimaksudkan untuk memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman para pimpinan dan kader Demokrat mengenai situasi Pilpres 2024 dan cawe-cawe Presiden Jokowi,” jelasnya dalam keterangan tertulis saat itu.

Isi buku dengan total 27 halaman itu ternyata berisi pemikiran serta pandangan SBY sebagai mantan Presiden melihat polah Jokowi di Pemilu 2024.

Salah satu poin menarik dari buku tersebut ialah pendapat SBY terkait anggapan ketidaksukaan Jokowi kepada Anies Baswedan. SBY dalam buku itu tegas menuliskan bahwa tidak ada yang boleh melarang dan tak menyalahkan Jokowi jika memang benar tidak suka dengan Anies Baswedan.

Di buku itu juga SBY menyoroti sejumlah hal, pertama soal pernyataan Jokowi bakal cawe cawe di Pilpres 2024 demi kepentingan bangsa.

Poin kedua perihal Jokowi ingin sebenarnya Pilpres 2024 hanya mempertemukan dua pasangan calon. Lalu ada pendapat SBY soal anggapan Jokowi berikan dukungan untuk paslon tertentu.

Serta pandangan SBY soal Jokowi yang dianggap jadi pihak penentu siapa capres-cawapres yang harus diusung oleh sejumlah parpol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI