Pengamat: Kalau PSI Lolos Parlemen, Lembaga Quick Count atau KPU Harus Diaudit

Baehaqi Almutoif

Minggu, 03 Maret 2024 | 16:24 WIB
Pengamat: Kalau PSI Lolos Parlemen, Lembaga Quick Count atau KPU Harus Diaudit
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep didampingi istrinya, Erina Gudono, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie, dan anggota Dewan Pembina PSI Isyana Bagoes Oka berfoto bersama dalam acara "Kampanye Akbar Mawar Melawan" di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (30/1/2024). ANTARA/Aditya Ramadhan

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi pembicaraan akhir-akhir ini. Data real count KPU per Sabtu 2 Maret 2023 pukul 21.00 WIB, PSI meraih 3,13 persen.

PSI diasumsikan bisa lolos parliamentary threshold 4 persen. Artinya, partai pimpinan Kaesang Pangarep masuk parlemen.

Publik pun menanggapinya secara pro dan kontra raihan PSI berdasarkan real count KPU tersebut. Pasalnya, perolehan partai berlambang bunga mawar itu naik signifikan dari beberapa hari lalu yang jauh di bawah 4 persen.

Baca Juga

Pengamat politik Adi Prayitno mengatakan, kalau PSI lolos ke parlemen harus ada yang diaudit, baik itu lembaga quick count maupun KPU.

Biasanya, kata Adi, hasil quick count tidak jauh berbeda dengan penghitungan KPU.

"Dua-duanya harus diaudit karena biasanya quick count itu akurat. Pilpres dan pileg misalnya, pilpresnya siapa yang menang, pilegnya siapa yang menang. Termasuk siapa partai politik yang tidak lolos. Kalau ada partai politik yang diprediksi gak lolos tiba-tiba lolos berarti quick count harus diaudit atau KPU-nya diaudit," ujarnya saat hadir di acara Cawe-cawe di kanal YouTube Official iNews dikutip, Minggu (3/3/2024).

Menurutnya, penting dilakukan sinkronisasi untuk menghindari kesimpangsiuran di tengah masyarakat. Sebab, lembaga survei ini legal terdaftar di KPU.

"Biasanya quick count yang dipublikasi itu dia daftar ke KPU. Semuanya dilaporkan, metodologi, soal pendanaan, tentang margin of error, akurasi datanya, dan seterusnya," katanya.

baca juga

Apabila ternyata PSI merasa dirugikan dengan hasil quick count karena perbedaan dengan real count, boleh mengadukannya. Nantinya akan diaudit baik lembaga survei maupun KPU.

"Quick count nggak bener tuh, bisa laporkan ke KPU bahwa quick count yang dianggap nggak benar nanti bisa diadili oleh KPU. KPU menghadirkan ahli menghadirkan, ahli-ahli statistik kode etik dan seterusnya. Dikumpulkan nanti diadu yang benar ini sebenarnya siapakah, quick count-kah atau KPU semuanya bisa diaudit secara terbuka," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netizen Ungkap Kronologi Suara PSI Naik Drastis, Data KPU Menggelembung?

Netizen Ungkap Kronologi Suara PSI Naik Drastis, Data KPU Menggelembung?

Kotak Suara | Minggu, 03 Maret 2024 | 15:35 WIB

Suara PSI Meroket, Nasib Istri Giring Ganesha Justru Melempem di Dapil Neraka Jateng

Suara PSI Meroket, Nasib Istri Giring Ganesha Justru Melempem di Dapil Neraka Jateng

News | Minggu, 03 Maret 2024 | 15:00 WIB

Suara Partai Mendadak Turun Drastis, PPP 'Semprot' KPU Gegara Sirekap

Suara Partai Mendadak Turun Drastis, PPP 'Semprot' KPU Gegara Sirekap

Kotak Suara | Minggu, 03 Maret 2024 | 12:42 WIB

Terkini

Nikmatnya Sambal Pencit: Kuliner 'Survival' Low Budget yang Kini Jadi Menu Populer Restoran

Nikmatnya Sambal Pencit: Kuliner 'Survival' Low Budget yang Kini Jadi Menu Populer Restoran

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:40 WIB

Tamparan Rp100 Ribu: Ironi Anak Guru di Blitar dalam Pusaran Perundungan

Tamparan Rp100 Ribu: Ironi Anak Guru di Blitar dalam Pusaran Perundungan

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Siasat BI Lampung Jaga Harga Cabai Tak Pedas di Akhir Tahun

Siasat BI Lampung Jaga Harga Cabai Tak Pedas di Akhir Tahun

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:25 WIB

Wamenkop Soroti Pelamar Kerja Membludak di Bekasi, Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban?

Wamenkop Soroti Pelamar Kerja Membludak di Bekasi, Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban?

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:23 WIB

10 Sifat Buruk Zodiak Gemini yang Jarang Diketahui

10 Sifat Buruk Zodiak Gemini yang Jarang Diketahui

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:05 WIB

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:47 WIB

×