Kepala BMKG Bantah Video Viral 'Megathurst Lumpuhkan Jakarta' di TikTok, Begini Penjelasannya

Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 16 Maret 2024 | 19:25 WIB
Kepala BMKG Bantah Video Viral 'Megathurst Lumpuhkan Jakarta' di TikTok, Begini Penjelasannya
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati merilis daftar wilayah berstatus cuaca ekstrem pada malam tahun baru, Jumat (30/12/2022). [Screenshot Zoom BMKG]

Suara.com - Sebuah video menarasikan Jakarta mengalami kelumpuhan akibat gempa megathrust sempat viral di TikTok. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati membantah narasi tersebut.

Bantahan itu disampaikan Dwikorita, karena dalam video yang viral turut menyertakan pernyataannya.

Baca Juga:

Mantan Istri Dedi Mulyadi Bagikan Momen Persiapkan Menu Buka Puasa Pertama: Bareng Suami Baru

Usai Tak Lolos Pileg 2024, Jansen Demokrat: Mungkin 99 Persen Caleg Terpilih Karena Politik Uang

Kantor hingga Rumah Digeledah, Uang Puluhan Miliar Milik Crazy Rich Helena Lim Disita Kejagung

Padahal, pernyataan Dwikorita yang terdapat dalam video itu sengaja dipotong sehingga membuat masyarakat menjadi resah.

Ia lantas menjelaskan, pernyataan yang dimaksud pernah disampaikannya saat rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI pada Kamis (14/3/2024).

"Saya tengah memberi penjelasan kepada anggota dewan mengenai alasan perlunya pembangunan Gedung Operasional Peringatan Dini Tsunami atau Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) di Bali," kata Dwikorita dalam keterangannya, Sabtu (16/3/2024).

baca juga

Kemudian, Dwikorita menekankan, lumpuh yang ia maksud dalam video itu yakni terputusnya jaringan komunikasi yang disebabkan rusaknya berbagai infrastruktur komunikasi seperti Base Transceiver Station (BTS) akibat gempa megathrust.

Hal ini lah yang coba diantisipasi BMKG dengan membangun Gedung Operasional Peringatan Dini Tsunami atau InaTEWS di Bali, meskipun di Jakarta sudah ada.

Keberadaan gedung InaTEWS di Bali ini sebagai bagian dari mitigasi dan manajemen risiko dalam kondisi darurat apabila sewaktu-waktu operasional InaTEWS di Kemayoran Jakarta mengalami kelumpuhan.

Hal tersebut didasari pada skenario terburuk yaitu jika gempa terjadi di lepas pantai Samudra Hindia pada jarak kurang lebih dari 250 kilometer dari tepi pantai.

Sebuah video menarasikan Jakarta mengalami kelumpuhan akibat gempa megathrust sempat viral di TikTok. [Tangkap layar]
Sebuah video menarasikan Jakarta mengalami kelumpuhan akibat gempa megathrust sempat viral di TikTok. [Tangkap layar]

Dalam skenario terburuk tersebut, lanjut Dwikorita, gempa megathrust berkekuatan M 8,7 melumpuhkan operasional InaTEWS BMKG di Jakarta, karena terputusnya (lumpuhnya) jaringan komunikasi, ataupun robohnya Gedung Operasional lama yang tidak disiapkan tahan gempa.

“Maka sebagai upaya Manajemen Risiko demi keberlanjutan operasional sistem Peringatan Dini, Gedung Operasional InaTEWS yang lama perlu dibangun kembali dengan standar bangunan tahan gempa dan tahan likuifaksi. Bangunan yang saat ini ditempati merupakan bekas Gedung Bandara Kemayoran yang dibangun di tahun 1980 an,” ujarnya.

“Sementara Gedung Operasional Cadangan yang ada di Denpasar perlu disiapkan dengan desain khusus Tahan Gempa. Gedung di Bali sebagai backup jika sewaktu-waktu InaTEWS yang di Jakarta benar-benar mengalami kelumpuhan,” sambungnya.

Dwikorita berharap dengan adanya penjelasan tersebut dapat meredakan rasa khawatir masyarakat akibat beredarnya potongan video pada aplikasi TikTok tersebut, dengan narasi yang tidak sesuai konten dan konteksnya.

Ia juga berharap masyarakat lebih jeli dan hati-hati, tidak menelan mentah-mentah isu atau kabar dari media sosial.

“Pastikan informasi yang diperoleh hanya dari BMKG. Karena hanya BMKG lah satu-satunya lembaga pemerintah yang diberi kewenangan dan tugas di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Prediksi Musim Kemarau Mundur ke Juli 2024, Daerah Mana Saja yang Mengalaminya?

BMKG Prediksi Musim Kemarau Mundur ke Juli 2024, Daerah Mana Saja yang Mengalaminya?

News | Sabtu, 16 Maret 2024 | 18:13 WIB

Wilayah Sulut Berpotensi Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Warga Waspadai Bajir dan Longsor

Wilayah Sulut Berpotensi Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Warga Waspadai Bajir dan Longsor

News | Sabtu, 16 Maret 2024 | 03:05 WIB

Tiga Bibit Siklon Biang Kerok Hujan Tak Henti di Jawa hingga NTT

Tiga Bibit Siklon Biang Kerok Hujan Tak Henti di Jawa hingga NTT

Tekno | Kamis, 14 Maret 2024 | 23:11 WIB

Gempa M 5,6 Guncang Bengkulu, Getaran Dirasakan hingga Lampung Barat

Gempa M 5,6 Guncang Bengkulu, Getaran Dirasakan hingga Lampung Barat

News | Senin, 04 Maret 2024 | 10:24 WIB

Cerah Berawan di Sebagian Besar Jakarta Pagi Ini, Waspada Hujan Ringan di Jaksel dan Jaktim Siang

Cerah Berawan di Sebagian Besar Jakarta Pagi Ini, Waspada Hujan Ringan di Jaksel dan Jaktim Siang

News | Senin, 04 Maret 2024 | 05:46 WIB

Terkini

Jenazah Dua Korban Kapal Virgo Transport 8 di Kudus, Kakak Adik Masih Terpisah

Jenazah Dua Korban Kapal Virgo Transport 8 di Kudus, Kakak Adik Masih Terpisah

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 16:37 WIB

Grace Respons Pernyataan Jokowi soal PSI yang Mulai Ditakuti

Grace Respons Pernyataan Jokowi soal PSI yang Mulai Ditakuti

Video | Selasa, 29 September 2026 | 16:37 WIB

Sudah 20 Tahun Tak Naik, Tarif Transjakarta hingga Transjabodetabek Disesuaikan per 1 Januari 2027

Sudah 20 Tahun Tak Naik, Tarif Transjakarta hingga Transjabodetabek Disesuaikan per 1 Januari 2027

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:37 WIB

Campursari Jadi Napas Cerita di Film Cidro Asmoro, Saat Persahabatan Diuji Popularitas

Campursari Jadi Napas Cerita di Film Cidro Asmoro, Saat Persahabatan Diuji Popularitas

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 16:34 WIB

Siapa Anggota DPR RI yang Semprot Kalapas Cibinong dan Dirjenpas? Ini Profil Yanuar Arif Wibowo

Siapa Anggota DPR RI yang Semprot Kalapas Cibinong dan Dirjenpas? Ini Profil Yanuar Arif Wibowo

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:33 WIB

Wacana Layer Baru Cukai Bikin Harga Rokok Makin Murah, CISDI: Potensi Tambah 1,1 Juta Perokok Baru

Wacana Layer Baru Cukai Bikin Harga Rokok Makin Murah, CISDI: Potensi Tambah 1,1 Juta Perokok Baru

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:31 WIB

Kevin Diks Bikin Media Jerman Terkejut: Jadi Tembok Indonesia, Gladbach Justru Kebobolan

Kevin Diks Bikin Media Jerman Terkejut: Jadi Tembok Indonesia, Gladbach Justru Kebobolan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:31 WIB

Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini

Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 16:30 WIB

Skandal Korupsi MBG: Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs Segera Jalani Sidang

Skandal Korupsi MBG: Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs Segera Jalani Sidang

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:28 WIB

Sitti Husniah Talenrang dari Parta Apa? Bupati Gowa yang Jadi Tersangka Pemerasan dan TPPU

Sitti Husniah Talenrang dari Parta Apa? Bupati Gowa yang Jadi Tersangka Pemerasan dan TPPU

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:28 WIB

×