5 Fakta Banjir Demak dan Mitos Selat Muria yang Muncul Kembali

M Nurhadi

Rabu, 20 Maret 2024 | 16:11 WIB
5 Fakta Banjir Demak dan Mitos Selat Muria yang Muncul Kembali
Foto udara kondisi jalur pantura Demak-Kudus yang terendam banjir di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (9/2/2024). ANTARA FOTO/Aji Styawan/tom.

Suara.com - Banjir besar yang melanda area Demak tampaknya masih akan bertahan cukup lama. Setelah beberapa hari terakhir hujan terus turun, debit air di area tersebut masih terbilang besar. Sekilas tentang 3 fakta banjir Demak bisa Anda cermati di sini.

Banjir ini tidak hanya mengakibatkan kelumpuhan di area Demak saja, namun juga meluas hingga wilayah Kudus. Jelas, efek nyata bisa dirasakan di jalur Pantura, dan membuat banyak kegiatan terhambat dan memicu banyak kerugian masyarakat.

1. Jalur Demak-Kudus Lumpuh

Demak dan Kudus masuk dalam rangkaian jalur Pantura yang banyak digunakan oleh masyarakat. Praktis karena banjir ini jalur tersebut lumpuh. Penyebab utamanya adalah tanggul kiri Sungai Wulan jebol karena debit air terlalu tinggi.

Pihak kepolisian kemudian telah mencoba rekayasa arus lalu lintas dengan mengalihkan arus yang berasal dari Semarang ke Purwodadi untuk mengurangi kepadatan yang muncul.

2. Banjir Demak Paling Parah Sejak 32 Tahun Terakhir

Banjir yang terjadi tahun ini menjadi yang paling parah, setidaknya selama 32 tahun terakhir. Banjir serupa terakhir kali terjadi pada tahun 1992 lalu, yang juga membawa dampak besar bagi masyarakat dan perekonomian Demak.

Yang menjadi tolak ukur masyarakat adalah bahwa air sudah mencapai Alun-Alun Demak. Ketinggian ini dinyatakan terakhir kali terjadi pada tahun 1992 tersebut.

3. Ribuan Warga Mengungsi

baca juga

Dilaporkan bahwa banjir juga membuat ribuan orang mengungsi. BPBD Kabupaten Kudus mencatat sebanyak lebih dari 32,000 warga dari 29 desa merasakan dampak banjir, dan lebih dari 1,600 diantaranya memutuskan untuk mengungsi.

Pengungsi kemudian menyebar di 17 lokasi pengungsian yang ada di Kudus.

4. Mulai Surut

Dinyatakan oleh Pj Gubernur Jawa Tengah bahwa sebagian kabupaten dan kota di daerahnya yang mengalami banjir mulai surut. Meski demikian beberapa titik masih memiliki intensitas banjir tinggi, dan memerlukan penanganan lebih lanjut.

Kudus, Jepara, dan Demak, masih menjadi area yang termasuk dalam banjir intensitas tinggi.

5. Mitos Kembalinya Selat Muria

Menurut sejarah dan legenda, sebenarnya dahulu ada Selat Muria yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Muria. Selat ini menjadi area perdagangan yang ramai dan menjadikan area Demak, Jepara, Pati, dan Juwana sebagai kota perdagangan yang besar.

Di tahun 1657 kemudian endapan sungai yang bermuara di selat ini terbawa ke laut, sehingga Selat Muria semakin dangkal dan menghilang. Alhasil, Pulau Muria dan Pulau Jawa Menyatu. Banyak orang yang mengatakan bahwa banjir ini akan mengembalikan Selat Muria yang telah lama hilang meski hal ini belum terbukti secara penelitian.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Biang Kerok Rapor Buruk PSIS Semarang di BRI Liga 1 2023-2024

3 Biang Kerok Rapor Buruk PSIS Semarang di BRI Liga 1 2023-2024

Bola | Rabu, 20 Maret 2024 | 14:01 WIB

Gilbert Agius Belum Lempar Handuk, Optimistis PSIS Semarang Tembus Championship Series

Gilbert Agius Belum Lempar Handuk, Optimistis PSIS Semarang Tembus Championship Series

Bola | Selasa, 19 Maret 2024 | 20:15 WIB

Penampakan Komplek Makam Sunan Kalijaga di Demak Terendam Banjir, Netizen: Innalillahi

Penampakan Komplek Makam Sunan Kalijaga di Demak Terendam Banjir, Netizen: Innalillahi

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 14:52 WIB

PSIS Semarang Bisa Gagal ke Championship Series Jika Lengah di 3 Laga ini

PSIS Semarang Bisa Gagal ke Championship Series Jika Lengah di 3 Laga ini

Bola | Selasa, 19 Maret 2024 | 10:05 WIB

Sejumlah Batu Nisan Makam Tionghoa Dijadikan Penutup Selokan di Semarang, Kok Bisa?

Sejumlah Batu Nisan Makam Tionghoa Dijadikan Penutup Selokan di Semarang, Kok Bisa?

Video | Selasa, 19 Maret 2024 | 10:00 WIB

Heru Budi Akui Jakarta Belum Bebas Banjir, Ini Penyebabnya

Heru Budi Akui Jakarta Belum Bebas Banjir, Ini Penyebabnya

News | Senin, 18 Maret 2024 | 18:14 WIB

Terkini

Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso

Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:21 WIB

Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender

Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:08 WIB

Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis

Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:05 WIB

Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA

Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:58 WIB

Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif

Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:57 WIB

Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat

Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:54 WIB

Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda

Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:30 WIB

Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara

Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:26 WIB

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:19 WIB

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:13 WIB