Admin Grup Telegram Penista Agama Ditangkap di Kota Serang: Ternyata Seorang Difabel

Andi Ahmad S

Jum'at, 22 Maret 2024 | 21:56 WIB
Admin Grup Telegram Penista Agama Ditangkap di Kota Serang: Ternyata Seorang Difabel
Tampang Admin Grup Telegram Penista Agama Ditangkap di Kota Serang [Instagram]

Suara.com - Jagad media sosial dihebohkan dengan keberadaan sebuah grup telegram bernama 'Islam Sesat' yang memiliki lebih 1.000 anggota berisi penistaan terhadap Agama Islam.

Diketahui, grup itu melakukan penghinaan hingga cacian terhadap Agama Islam. Bahkan beredar sebuah video yang membuang Alquran ke dalam kloset hingga ada pula yang menginjak-injaknya.

Menanggapi hal itu, aparat kepolisian pun langsung bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial DS (19) yang diduga menjadi admin grup telegram tersebut di sebuah rumah kontrakan di Lingkungan Rau, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang pada Jumat (22/3/2024) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Sofwan Hermanto mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku DS dan 2 orang saksi atas kasus yang tengah viral tersebut.

"Iya saat ini kita masih lakukan pendalaman, kita periksa 2 orang saksi dan kita lakukan interogasi juga terhadap pelaku DS," kata Sofwan kepada awak media, Jumat (22/3/2024) sore.

Disampaikan Sofwan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku DS mengaku disuruh oleh seseorang berinisial M alias A yang dikenalnya melalui Facebook untuk memprovokasi orang-orang yang ada di dalam grup telegram tersebut.

"Hasil interogasi sementara, mulanya DS ini kenalan dengan M alias A lewat Facebook. Dari Facebook mereka berkomunikasi lewat WhatsApp. Setelah komunikasi lewat WhatsApp, si M alias A ini mengajak gabung ke grup telegram. Oleh M alias A ini, si DS hanya bertugas untuk memanas-manasi, untuk mengomentari bila ada yang berkomentar positif," ungkapnya.

"Si DS ini hanya melakukan atau menuliskan keterangan merendahkan salah satu agana. Jadi tudak membuat video atau melakukan secara nyata," imbuh Sofwan.

Meski begitu, ditegaskan Sofwan, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, termasuk melakukan pengejaran terhadap M alias A serta menelusuri lokasi pembuatan video-video yang menistakan agama yang beredar di dalam grup telegram tersebut.

baca juga

Pasalnya, dikatakan Sofwan, pelaku DS yang seorang difabel dan tidak tamat SD itu diduga hanya dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan perbuatan yang telah menistakan agama.

"Kita masih lakukan pendalaman, termasuk terhadap yang menyuruh DS ini, termasuk lokasi video yang beredar itu kita masih lakukan pendalaman. Dan supaya tidak ada asumsi yang melakukan hal itu sodara DS, karena sodara DS ini hanya disuruh," terang Sofwan.

"Kami sampaikan sodara DS ini hanya bersekolah sampai kelas 4 SD, dan dia tidak mendapatkan pendidikan layak, termasuk pendidikan agama. Dan sodara DS ini dia tidak bisa berjalan (tuna daksa) dan harus menggunakan alat bantu, aktivitasnya hanya duduk, tiduran dan maen HP. Dengan waktu yang kosong ini berpeluang dimanfaatkan oleh oknum," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Kota Serang, Amas Tadjudin menyampaikan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus dugaan penistaan agama tersebut kepada kepolisian agar bisa diusut secara tuntas.

Untuk itu, disampaikan Amas, pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh konten-konten yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan antar umat beragama di Indonesia.

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap dalam keadaan nyaman, tenang dan tidak terganggu dengan persitiwa tersebut, termasuk agar tidak bertindak hukum sendiri. Serahkan sepenuhnya kepada polisi. Kami pun serahkan kepada kepolisian untuk melakukan proses hukum," ungkap Amas.

Kontributor : Yandi Sofyan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Tangkap Admin Grup Telegram Islam Sesat, Diduga Karena Konten Penistaan Agama

Polisi Tangkap Admin Grup Telegram Islam Sesat, Diduga Karena Konten Penistaan Agama

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 17:11 WIB

Pria Ngaku Nabi Ingin Bubarkan Agama Islam Berakhir di Jeruji Besi

Pria Ngaku Nabi Ingin Bubarkan Agama Islam Berakhir di Jeruji Besi

News | Kamis, 21 Maret 2024 | 13:59 WIB

Target Shin Tae-yong Hadapi Vietnam, Main Menyerang Hingga Minimal Tidak Banyak Kebobolan

Target Shin Tae-yong Hadapi Vietnam, Main Menyerang Hingga Minimal Tidak Banyak Kebobolan

Bola | Kamis, 21 Maret 2024 | 10:35 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×