Diminta Gus Ipul Ucapkan Selamat ke Prabowo-Gibran, PKB: Tak Ada Urgensinya

Dwi Bowo Raharjo, Rakha Arlyanto

Senin, 01 April 2024 | 19:48 WIB
Diminta Gus Ipul Ucapkan Selamat ke Prabowo-Gibran, PKB: Tak Ada Urgensinya
Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. (tangkap layar)

Suara.com - Ketua DPP PKB, Luluk Nur Hamidah, merespons permintaan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul terkait ajakan ikut mengucapkan selamat kepada Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Luluk menilai tidak ada urgensi untuk mengucapkan selamat kepada Prabowo-Gibran.

"Ya Gus Ipul ngomong itu dalam konteks sebagai apa beliaunya gitu saja. Dan saya kira tidak ada urgensi juga untuk mengucapkan atau tidak mengucapkan," kata Luluk di Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2024).

Luluk menerangkan bahwa proses Pemilu 2024 belum rampung sepenuhnya. Pasalnya saat ini masih berjalan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Karena fokus kita sekarang masih mengawal gugatan kita di MK. Jadi kalau mau mengucapkan selamat kepada siapa pun itu perkara yang paling mudah lah ya," jelas Luluk.

"Tetapi kita tuntaskan dulu deh, karena tahapan pemilu bagi kita belum selesai karena sengketa masih kita ajukan kan gitu," katanya menambahkan.

Sebelumnya, Gus Ipul meminta PKB untuk menerima hasil Pemilu 2024. Ia juga meminta partai tersebut memberikan ucapan selamat kepada presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.

"Saya kira sudah saatnya PKB untuk segera memberikan ucapan selamat kepada Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih," kata Gus Ipul melalui keterangannya, Minggu (31/3/2024).

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul ketika dirinya mengingatkan PKB untuk tidak banyak tingkah atau bermanuver setelah Pemilu 2024. Gus Ipul menggarisbawahi PKB bisa berdiri hingga saat ini berkat jasa ulama NU.

Karena itu, menurutnya, kemenangan yang diperoleh PKB di Pemilu 2024 tidak hanya bisa diklaim karena kerja keras Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Sebab, Gus Ipul menekankan banyak kiai-kiai bahkan ustaz di kampung yang ikut memperjuangkan PKB.

"Jangan sampai diklaim apa yang ada saat ini itu hanya kerja ketua umumnya saja, tapi itu adalah hasil kerja kolektif pengurus NU daerah,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKB Akui Internal Terbagi Dua, Ada yang Ingin Jadi Oposisi dan Gabung Koalisi Pemerintahan Prabowo

PKB Akui Internal Terbagi Dua, Ada yang Ingin Jadi Oposisi dan Gabung Koalisi Pemerintahan Prabowo

News | Senin, 01 April 2024 | 19:38 WIB

PDIP Tak Masalah Puan Ikut Bukber di Rumah Rosan Roeslani

PDIP Tak Masalah Puan Ikut Bukber di Rumah Rosan Roeslani

News | Senin, 01 April 2024 | 19:22 WIB

Otto Hasibuan Yakin Kehadiran 4 Menteri Jokowi Pada Sidang Sengketa Pilpres Akan Menguntungkan Prabowo-Gibran

Otto Hasibuan Yakin Kehadiran 4 Menteri Jokowi Pada Sidang Sengketa Pilpres Akan Menguntungkan Prabowo-Gibran

News | Senin, 01 April 2024 | 19:12 WIB

Gerindra Respons Tambahan Menko di Kabinet Prabowo-Gibran: Wajar, Negara Besar Kabinetnya Besar

Gerindra Respons Tambahan Menko di Kabinet Prabowo-Gibran: Wajar, Negara Besar Kabinetnya Besar

Kotak Suara | Senin, 01 April 2024 | 18:46 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB