Fedi Nuril Ancam Boikot Calon Kepala Daerah dari 4 Partai Ini Jika Tidak Jadi Oposisi

Wakos Reza Gautama Suara.Com
Rabu, 03 April 2024 | 14:35 WIB
Fedi Nuril Ancam Boikot Calon Kepala Daerah dari 4 Partai Ini Jika Tidak Jadi Oposisi
Ilustrasi Aktor Fedi Nuril. Fedi Nuril ancam boikot calon kepala daerah dari 4 partai ini. [Instagram/Fedi Nuril]

Suara.com - Aktor Fedi Nuril kembali garang mengungkapkan sikap politiknya di media sosial X. Pemeran Fahri di Film Ayat Ayat Cinta ini sampai mengancam boikot. 

Awalnya Fedi Nuril menyampaikan pilihan politiknya di Pemilu 2024 lalu. Fedi mengaku memilih empat partai pada Pemilu 2024.

Empat partai yang dicoblos Fedi Nuril ialah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sebagai pemilih keempat partai itu, Fedi Nuril meminta kepada partai-partai politik itu untuk menjadi oposisi di Pemerintahan Prabowo-Gibran. 

"Kepada @PDI_Perjuangan @NasDem @DPP_PKB @PKSejahtera. Saya pemilih Anda di pileg 2024. Saya berharap Anda menjadi oposisi agar checks & balances di pemerintahan yang baru bisa berjalan dengan baik," ujar Fedi Nuril.

Jika tidak menjadi oposisi, Fedi Nuril mengancam akan memboikot calon kepala daerah maupun calon di pemilu 2029 yang diusung keempat partai politik tersebut. 

"Jika Anda tidak menjadi oposisi, saya tidak akan lagi memilih Anda atau siapa pun calon Anda di pilkada 2024 dan pemilu 2029," tutur Fedi Nuril.

Menurut dia, sikap politiknya ini mengikuti saran dari pakar hukum tata negara UGM Zainal Moechtar saat berbincang dengan Novel Baswedan di podcast. 

Dalam perbincangan itu, Zainal mengatakan, masyarakat harus dididik bahwa dia lah pemilik kedaulatan. Dan ini kata dia, tidak disadari kebanyakan masyarakat. Menurut Zainal, masyarakat kebanyakan malah melepas kedaulatan ke partai politik.

Baca Juga: Fedi Nuril Ancam PDIP hingga Partai Pengusung Anies: Jika Anda Tidak Jadi Oposisi, Saya Tidak Akan...

Padahal Zainal mengatakan, partai politik bukanlah pemegang kedaulatan. Pemegang kedaulatan berdasarkan UU, ujar Zainal adalah masyarakat. Karena itu menurut Zainal masyarakat lah yang harus mengontrol keinginan partai politik. 

"Caranya adalah salah satunya pemilih harus minta ke partai politiknya, saya milih anda karena saya mau anda jadi oposisi. Kalau tidak misalnya saya akan boikot siapapun kandidat anda di Pilkada 2024," ujar Zainal Moechtar. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI