Kisah Solikin, Rawat Anak Yatim, Lindungi WNI di Malaysia Hingga Diganjar Penghargaan HWPA 2023

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 27 April 2024 | 23:01 WIB
Kisah Solikin, Rawat Anak Yatim, Lindungi WNI di Malaysia Hingga Diganjar Penghargaan HWPA 2023
Penerima Penghargaan Hasan Wirajudha Perlindungan Award (HWPA) Solikin Bin Martono. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Solikin Bin Martono mungkin boleh sangat berbahagia usai mendapat penghargaan Hassan Wirajuda Perlindungan Award (HWPA) 2023 pada Jumat (26/4/2024).

Lantaran dedikasinya melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di luar negeri mendapat apresiasi.

"Rasanya memang terharulah bagi saya, dapat penghargaan ini. Sebab saya tak pernah, saya pun duduk di dalam perantauan ini, saya datang ke Kementerian Luar Negeri Indonesia ini, sudah lah terharu, macam tak ada batasannya lah," kata Solikin usai diganjar penghargaan dalam kategori Mitra Kerja Perwakilan RI.

Bukan tanpa sebab, Solikin memang boleh dibilang sangat berjasa bagi perlindungan WNI yang bekerja di luar negeri khususnya di Langkawi, Malaysia.

Ia mengaku tergerak hatinya membantu sesama lantaran merasa prihatin dengan WNI karena menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) mendapatkan upah yang tak layak.

"Tiap-tiap bulan kerjanya macam itu. Jadi apabila terjadi sakit, karena mereka itu nggak ada duit, jadi terpaksa saya turun untuk membantu mereka, kerja-kerja sosial saya, itulah," tuturnya.

Sejak 1991, Solikin sudah berkecimpung membantu sesama, sebagai pekerja kontruksi, hatinya tergerak membantu anak-anak yatim dan saudara Islam di Kedah, Malaysia. Dari situ jiwa mulia Solikin merambah membantu para WNI yang kesulitan di Malaysia.

Bukan tanpa sebab, kala itu banyak WNI terkatung-katung di Malaysia mulai dari kesulitan untuk berobat hingga tak bisa membayar sewa kos-kosan.

"Jadi terpaksa mula-mula perjanjiannya itu dengan keluarganya, dia bilang 'Pak Solikin, pakailah duit Pak Solikin dulu. Bila sudah selesai urusan, yang di kampung (diganti), 'Pak minta maaf Pak, saya mana ada duit'. Jadi terpaksa kita ikhlaskanlah benda itu yang berlaku," katanya.

baca juga

Ikhlas Membantu

Solikin sendiri bukan orang yang bergelimang harta, bahkan untuk kehidupannya sendiri juga berpenghasilan yang tak jelas. Namun ia menegaskan, ikhlas dalam membantu sesama.

"Walaupun kita menolong secara individu, secara macam mana pun, namanya rezeki kita tak akan kering lah. Masih sumbernya masih ada saja, di situlah," ujarnya.

Apa yang dilakukan Solikin sendiri sebenarnya bukan perkara yang mudah. Ia mengakui kerap kali juga menemukan berbagai macam kesulitan. Namun ia tekun dan rela hati membantu para WNI yang bermasalah.

"Oke, bila ada apa terjadi, laporkan. Kejadian kemalangan, kejadian kena tangkap polis, kejadian kena tangkap migrasi. Pokoknya kejadian apa ke laporan saya, saya akan menghubungi siapa majikannya, siapa keluarganya."

"Kalau misalnya keluarganya ya nggak mampu, itu ya ikut perundangan, bagaimana kalau kita boleh tebus, ya kita tebus. Kalau kita proseskan pulang (ke Indonesia)," katanya.

Semua masalah sudah dihadapi oleh Solikin dalam aksinya melindungi WNI. Namun ada satu kata dia yang sangat berkesan dihidupnya.

Hal itu kala Solikin membantu WNI yang kedapatan ditangkap aparat karena bermasalah dengan majikannya. Namun justru dalam upaya membantu, Solikin malah dituduh melindungi tersangka WNI tersebut.

"Didakwa bahwa saya melindungi empat orang itu. Padahal itu bukan ulah saya, bukan ini, cuma saya ditugaskan," katanya.

"Itu pernah penjara dua minggu," sambungnya.

Kendati begitu, semangat Solikin nampaknya tidak pernah padam untuk melakukan tugas mulianya tersebut. Meski diganjar penghargaan HWPA 2023 dirinya masih akan terus berkecimpung melindungi WNI.

"Artinya tetap akan bergerak di membantu yang pulang ke Indonesia dan merasa kesulitan. Perjanjian kita dengan Paguyuban di sana, dengan rekan-rekan di sana, saya sampai ke air hayat saya kalau mau membantu. Itu saja," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dedikasi 'Suster Kargo' Sang Pejuang Anti Human Trafficking Dapat Anugerah HWPA 2023

Dedikasi 'Suster Kargo' Sang Pejuang Anti Human Trafficking Dapat Anugerah HWPA 2023

News | Sabtu, 27 April 2024 | 11:07 WIB

Menlu Sebut Tantangan Perlindungan WNI Makin Kompleks, Situasi Dunia Jadi Dinamika

Menlu Sebut Tantangan Perlindungan WNI Makin Kompleks, Situasi Dunia Jadi Dinamika

News | Sabtu, 27 April 2024 | 00:07 WIB

Usung Tema Pemberantasan TPPO Berbasis Teknologi, Kemenlu Gelar HWPA 2023

Usung Tema Pemberantasan TPPO Berbasis Teknologi, Kemenlu Gelar HWPA 2023

News | Kamis, 03 Agustus 2023 | 13:38 WIB

Terkini

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:54 WIB

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:45 WIB

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 20:43 WIB

Keysha Angelica Riset Gestur Pelakor Lewat Medsos demi Peran Citra di Kesetiaan

Keysha Angelica Riset Gestur Pelakor Lewat Medsos demi Peran Citra di Kesetiaan

Entertainment | Kamis, 05 November 2026 | 20:40 WIB

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:35 WIB

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:32 WIB

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 20:30 WIB

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:18 WIB

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:16 WIB

×