Alasan Aksi Bela Palestina di Kampus-kampus Amerika Lebih Masif dari Indonesia

M Nurhadi

Jum'at, 03 Mei 2024 | 17:48 WIB
Alasan Aksi Bela Palestina di Kampus-kampus Amerika Lebih Masif dari Indonesia
Arsip - Seorang pria mengibarkan bendera Palestina dalam aksi unjuk rasa pro-Palestina yang digelar di luar Universitas Columbia di New York, Amerika Serikat, 23 April 2024. (ANTARA FOTO/Xinhua/Li Rui/Spt)

Suara.com - Gelombang dukungan kepada Palestina yang menjadi korban genosida Israel terus mengalir dari seluruh penjuru dunia. Baru – baru ini aksi bela Palestina di kampus – kampus di Amerika muncul lebih masif dan panas. Bahkan, terkesan lebih masif jika dibandingan dengan di Indonesia yang notabene adalah komunitas muslim terbesar dunia. 

Perhatian dunia internasional tertuju ke aksi mogok kuliah yang dilakukan oleh mahasiswa Columbia University. Mereka memutuskan untuk membatalkan kelas tatap muka sebagai bentuk protes.

Kampus yang masuk dalam jajaran Ivy League pendidikan Negeri Paman Sam itu memang dikenal dengan sejarah gerakan mahasiswa dalam merespons isu – isu global.

Melansir ABC News, lebih dari 100 demonstran pro-Palestina ditangkap di ruang hijau Columbia University pekan lalu, memicu protes serupa di kampus-kampus di wilayah itu.

Aksi protes terhadap kekejaman Israel juga dilakukan puluhan mahasiswa di Universitas New York dan Universitas Yale. Puluhan demonstran dari kedua kampus ini bahkan diamankan oleh aparat.

Ada juga mahasiswa Universitas New York yang memutuskan berkemah di halaman kampus sebagai bentuk protes. Di Harvard Yard, akses masyarakat umum sampai dibatasi. 

Protes – protes itu tentu berdampak pada ketegangan di lingkungan internal kampus. Mahasiswa pro-Palestina terus mendesak agar universitas tempat mereka bernaung mengeluarkan pernyataan resmi telah mengutuk Israel yang melakukan genosida terhadap warga Palestina. Tak sampai di situ, para mahasiswa juga meminta kampus melepaskan diri dari kerja sama dengan perusahaan – perusahaan yang memasok senjata ke Israel. 

Di sisi lain, beberapa mahasiswa Yahudi berpendapat bahwa sebagian besar kritik terhadap Israel telah berubah menjadi antisemitisme, membuat mereka merasa tidak aman dan terintimidasi. 

Ketegangan antara warga Yahudi dan pro-Palestina memang jarang terjadi di Indonesia mengingat sedikitnya populasi mereka. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah kenapa aksi – aksi pro-Palestina di negara minoritas muslim – seperti Amerika Serikat – cenderung lebih masif. 

baca juga

Profesor ilmu politik di Universitas California, Omar Wasow, menganalisis fenomena meluasnya dukungan terhadap Palestina seperti adegan tepuk tangan bagi para penonton teater. 

Dalam pertunjukan teater, biasanya penonton di barisan depan akan memulai tepuk tangan setelah acara selesai. Sontak, penonton bagian belakang akan mengikutinya dan seluruh ruangan pun riuh. Begitu pula dengan dukungan terhadap Palestina. Columbia bak penonton di barisan depan teater tersebut.

Lalu, diikuti dengan kampus – kampus lain di sekitar New York yang juga menjadi lokasi kampus Columbia. Kampus – kampus lain itu bak penonton di belakangnya. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tewas di Penjara, 500 Jasad Warga Palestina Masih Ditahan Israel

Tewas di Penjara, 500 Jasad Warga Palestina Masih Ditahan Israel

News | Jum'at, 03 Mei 2024 | 15:19 WIB

Ulasan Buku Antropologi Pendidikan Aneh: Biasanya Tidak Apa-Apa, Menarik dan Mendalam!

Ulasan Buku Antropologi Pendidikan Aneh: Biasanya Tidak Apa-Apa, Menarik dan Mendalam!

Your Say | Jum'at, 03 Mei 2024 | 10:30 WIB

Cara Lapor Penyalahgunaan KIPK 2024, Marak Temuan Mahasiswa Hedon Penerima Bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah

Cara Lapor Penyalahgunaan KIPK 2024, Marak Temuan Mahasiswa Hedon Penerima Bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah

News | Jum'at, 03 Mei 2024 | 09:52 WIB

Unjuk Rasa Bela Palestina di AS Pecah, Polisi Tangkap 300 Demonstran

Unjuk Rasa Bela Palestina di AS Pecah, Polisi Tangkap 300 Demonstran

News | Kamis, 02 Mei 2024 | 09:43 WIB

Publik Soroti Banyak KIP Kuliah Tak Tepat Sasaran hingga Viral: Pemerintah Lebih Jeli Lagi Dong!

Publik Soroti Banyak KIP Kuliah Tak Tepat Sasaran hingga Viral: Pemerintah Lebih Jeli Lagi Dong!

News | Kamis, 02 Mei 2024 | 02:55 WIB

Menteri Urusan Haji dan Umroh Arab Saudi Apresiasi Indonesia Konsisten Bela Palestina

Menteri Urusan Haji dan Umroh Arab Saudi Apresiasi Indonesia Konsisten Bela Palestina

News | Kamis, 02 Mei 2024 | 01:05 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×